berita padang - berita sumbar
headline
home berita Kesehatan

Aturan Baru BPJS Kesehatan : Telat Bayar Iuran Sebulan, Kepesertaan Langsung Non-aktif

Rabu, 14 September 2016 - 19:28:03 WIB - 563
Aturan Baru BPJS Kesehatan : Telat Bayar Iuran Sebulan, Kepesertaan Langsung Non-aktif

PADANG - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menegaskan akan menghentikan sementara kepesertaan BPJS Kesehatan bila terlambat melakukan pembayaran iuran kepesertaan.


Aturan baru ini berlaku dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran peserta terhadap pentingnya membayar iuran secara rutin.


"Peserta BPJS Kesehatan yang terlambat membayar iuran dalam satu bulan tidak akan dikenakan denda keterlambatan, tetapi kepesertaannya langsung dinon-aktifkan," kata Direktur Hukum, Komunikasi, dan Hubungan Antar-lembaga BPJS Kesehatan Bayu Wahyudi di Kantor BPJS Kesehatan, Jakarta, Rabu (14/9/2016).


Menurut dia, aturan baru ini sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 19 Tahun 2016 tentang Jaminan Kesehatan yang sudah ditandatangani Presiden Joko Widodo pada Maret 2016 lalu.


Ketentuan baru tersebut berlaku bagi peserta bukan penerima upah (PBPU) dan pekerja penerima upah (PPU).


Tujuan pemberlakuan aturan baru ini untuk meningkatkan kesadaran peserta terhadap pentingnya membayar iuran secara rutin. Pasalnya, dalam perkembangan program BPJS Kesehatan, banyak peserta yang sudah menggunakan fasilitas, tetapi tidak mau menanggung beban iuran.


Bayu menjelaskan, di aturan lama, peserta BPJS Kesehatan yang telat membayar iuran akan dikenakan denda sebesar dua persen dari total tunggakan. Batas toleransi menunggak adalah selama tiga bulan.


Pada aturan baru, layanan yang dinon-aktifkan sementara karena telat membayar iuran dapat kembali aktif jika peserta penjaminan membayarkan iuran dengan jumlah iuran yang tertunggak.


Dengan status kembali aktif, peserta bisa mendapat pelayanan kesehatan yang dijamin BPJS Kesehatan pada fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) dan rawat jalan pada fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan (FKRTL). (kmp)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: indonesia,kesehatan,nasional,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

UMSB Gandeng OlX Akademi Gelar Workshop UKM "Go Online" di Bukittinggi

UMSB Gandeng OlX Akademi Gelar Workshop UKM "Go Online" di Bukittinggi

BUKITTINGGI - Upaya pengembangan ekonomi kreatif dan destinasi wisata, Fakultas Pariwisata Universitas Muhammadiyah...

Video : Ada Ibu-ibu Mengaku Nabi, Warganet Heboh

Video : Ada Ibu-ibu Mengaku Nabi, Warganet Heboh

VIDEO - Seorang ibu asal Makassar baru saja membuat geger kalangan warganet. Bagaimana tidak, wanita tersebut mengaku...

Sopir Angkot Bukittinggi Ini Duta Sumbar Pemilihan Adi Yasa Teladan Nasional

Sopir Angkot Bukittinggi Ini Duta Sumbar Pemilihan Adi Yasa Teladan Nasional

BUKITTINGGI - Supir Angkutan Kota (angkot) dari Koperasi Ikabe Kota Bukittinggi Yoki terpilih menjadi duta Provinsi...

Heboh, Ada Ibu-ibu Mengaku Sebagai Nabi, Ada Kitabnya Juga, Isinya Bikin Tercengang

Heboh, Ada Ibu-ibu Mengaku Sebagai Nabi, Ada Kitabnya Juga, Isinya Bikin Tercengang

NASIONAL - Dalam menjalankan aksinya di tengah masyarakat, Hadasari yang mengaku diutus sebagai nabi ke-26 selalu...

Printer Inkjet Canon, 18 Tahun Menjadi Pilihan Masyarakat Indonesia

Printer Inkjet Canon, 18 Tahun Menjadi Pilihan Masyarakat Indonesia

PADANG - Canon melalui pt. Datascrip selaku authorized distributor di Indonesia berhasil mengukuhkan posisinya sebagai...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu