berita padang - berita sumbar
headline
home berita Kesehatan

Aturan Baru BPJS Kesehatan : Telat Bayar Iuran Sebulan, Kepesertaan Langsung Non-aktif

Rabu, 14 September 2016 - 19:28:03 WIB - 443
Aturan Baru BPJS Kesehatan : Telat Bayar Iuran Sebulan, Kepesertaan Langsung Non-aktif

PADANG - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menegaskan akan menghentikan sementara kepesertaan BPJS Kesehatan bila terlambat melakukan pembayaran iuran kepesertaan.


Aturan baru ini berlaku dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran peserta terhadap pentingnya membayar iuran secara rutin.


"Peserta BPJS Kesehatan yang terlambat membayar iuran dalam satu bulan tidak akan dikenakan denda keterlambatan, tetapi kepesertaannya langsung dinon-aktifkan," kata Direktur Hukum, Komunikasi, dan Hubungan Antar-lembaga BPJS Kesehatan Bayu Wahyudi di Kantor BPJS Kesehatan, Jakarta, Rabu (14/9/2016).


Menurut dia, aturan baru ini sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 19 Tahun 2016 tentang Jaminan Kesehatan yang sudah ditandatangani Presiden Joko Widodo pada Maret 2016 lalu.


Ketentuan baru tersebut berlaku bagi peserta bukan penerima upah (PBPU) dan pekerja penerima upah (PPU).


Tujuan pemberlakuan aturan baru ini untuk meningkatkan kesadaran peserta terhadap pentingnya membayar iuran secara rutin. Pasalnya, dalam perkembangan program BPJS Kesehatan, banyak peserta yang sudah menggunakan fasilitas, tetapi tidak mau menanggung beban iuran.


Bayu menjelaskan, di aturan lama, peserta BPJS Kesehatan yang telat membayar iuran akan dikenakan denda sebesar dua persen dari total tunggakan. Batas toleransi menunggak adalah selama tiga bulan.


Pada aturan baru, layanan yang dinon-aktifkan sementara karena telat membayar iuran dapat kembali aktif jika peserta penjaminan membayarkan iuran dengan jumlah iuran yang tertunggak.


Dengan status kembali aktif, peserta bisa mendapat pelayanan kesehatan yang dijamin BPJS Kesehatan pada fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) dan rawat jalan pada fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan (FKRTL). (kmp)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: indonesia,kesehatan,nasional,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI



BE SMART, READ MORE

Forum Komunitas Hijau (FKH) Kota Pariaman 2017-2019 Dikukuhkan

Forum Komunitas Hijau (FKH) Kota Pariaman 2017-2019 Dikukuhkan

PARIAMAN - Wakil Walikota Pariaman Genius Umar melantik kepengurusan Forum Komunitas Hijau (FKH) Kota Pariaman periode...

Pecahkan Rekor MURI, Padang Tampilkan 1000 Baju Kuruang Basiba

Pecahkan Rekor MURI, Padang Tampilkan 1000 Baju Kuruang Basiba

PADANG - Jika tak ada aral melintang, Padang kembali memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (Muri). Rencananya, Padang...

Inilah Lima Poin Tuntutan Aksi Bela Ranah Minang pada 10 April 2017 di Padang

Inilah Lima Poin Tuntutan Aksi Bela Ranah Minang pada 10 April 2017 di Padang

PADANG - Ratusan warga GNPF MUI Sumbar dan FMM Sumbar akan menggelar Aksi Bela Ranah Minang, kegiatannya berupa orasi...

Ini Peran Duo Srikandi Cantik Satpol PP Padang dalam Penegakan Perda

Ini Peran Duo Srikandi Cantik Satpol PP Padang dalam Penegakan Perda

PADANG - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang selama ini identik dengan kesan "serem". Tak ayal,...

Penyidik KPK Novel Baswedan Disiram Air Keras, Ini Kata Jokowi

Penyidik KPK Novel Baswedan Disiram Air Keras, Ini Kata Jokowi

NASIONAL - Presiden Joko Widodo telah menerima informasi terkait tindak kekerasan yang dilakukan kepada penyidik Komisi...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu