berita padang - berita sumbar
headline
konsultasi gigi home berita Kesehatan

Aturan Baru BPJS Kesehatan : Telat Bayar Iuran Sebulan, Kepesertaan Langsung Non-aktif

Rabu, 14 September 2016 - 19:28:03 WIB - 419
Aturan Baru BPJS Kesehatan : Telat Bayar Iuran Sebulan, Kepesertaan Langsung Non-aktif

PADANG - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menegaskan akan menghentikan sementara kepesertaan BPJS Kesehatan bila terlambat melakukan pembayaran iuran kepesertaan.


Aturan baru ini berlaku dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran peserta terhadap pentingnya membayar iuran secara rutin.


"Peserta BPJS Kesehatan yang terlambat membayar iuran dalam satu bulan tidak akan dikenakan denda keterlambatan, tetapi kepesertaannya langsung dinon-aktifkan," kata Direktur Hukum, Komunikasi, dan Hubungan Antar-lembaga BPJS Kesehatan Bayu Wahyudi di Kantor BPJS Kesehatan, Jakarta, Rabu (14/9/2016).


Menurut dia, aturan baru ini sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 19 Tahun 2016 tentang Jaminan Kesehatan yang sudah ditandatangani Presiden Joko Widodo pada Maret 2016 lalu.


Ketentuan baru tersebut berlaku bagi peserta bukan penerima upah (PBPU) dan pekerja penerima upah (PPU).


Tujuan pemberlakuan aturan baru ini untuk meningkatkan kesadaran peserta terhadap pentingnya membayar iuran secara rutin. Pasalnya, dalam perkembangan program BPJS Kesehatan, banyak peserta yang sudah menggunakan fasilitas, tetapi tidak mau menanggung beban iuran.


Bayu menjelaskan, di aturan lama, peserta BPJS Kesehatan yang telat membayar iuran akan dikenakan denda sebesar dua persen dari total tunggakan. Batas toleransi menunggak adalah selama tiga bulan.


Pada aturan baru, layanan yang dinon-aktifkan sementara karena telat membayar iuran dapat kembali aktif jika peserta penjaminan membayarkan iuran dengan jumlah iuran yang tertunggak.


Dengan status kembali aktif, peserta bisa mendapat pelayanan kesehatan yang dijamin BPJS Kesehatan pada fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) dan rawat jalan pada fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan (FKRTL). (kmp)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: indonesia,kesehatan,nasional,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI



BE SMART, READ MORE

Temuan Meriam Peninggalan VOC Hebohkan Warga Pasaman Barat

Temuan Meriam Peninggalan VOC Hebohkan Warga Pasaman Barat

PASAMAN BARAT - Warga Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) tepatnya di Kampung Rajang, Jorong Langgam, Kinali...

Pariaman Dinilai Tim Anugerah Pangripta Nusantara 2017

Pariaman Dinilai Tim Anugerah Pangripta Nusantara 2017

PARIAMAN - Walikota Pariaman Mukhlis Rahman menerima kunjungan Tim Penilai Tahap II Anugerah Pangripta Nusantara Tahun...

Ratusan Anak PAUD Pariaman Gelar Tari Massal di Pantai Gandoriah

Ratusan Anak PAUD Pariaman Gelar Tari Massal di Pantai Gandoriah

PARIAMAN - Wakil Walikota Pariaman Genius Umar membuka Tari Massal Anak PAUD Binaan AMURT se Kota Pariaman dan...

Prediksi Semen Padang FC vs Persib Bandung, Perebutan Juara 3 Piala Presiden 2017

Prediksi Semen Padang FC vs Persib Bandung, Perebutan Juara 3 Piala Presiden 2017

BOLA - Semen Padang FC dan Persib Bandung akan saling jegal dalam perebutan peringkat ketiga Piala Presiden 2017 di...

Kodim Agam-Artha Graha Peduli Salurkan Bantuan Bencana Banjir di Limapuluh Kota

Kodim Agam-Artha Graha Peduli Salurkan Bantuan Bencana Banjir di Limapuluh Kota

AGAM - TNI bersama Artha Graha peduli menyalurkan bantuan kepada korban bencana banjir dan longsor di Kabupaten...


KOMENTAR ANDA



abs sbk kaos minang unik dan lucu