berita padang - berita sumbar
headline
konsultasi gigi home berita Kesehatan

Aturan Baru BPJS Kesehatan : Telat Bayar Iuran Sebulan, Kepesertaan Langsung Non-aktif

Rabu, 14 September 2016 - 19:28:03 WIB - 355
Aturan Baru BPJS Kesehatan : Telat Bayar Iuran Sebulan, Kepesertaan Langsung Non-aktif

PADANG - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menegaskan akan menghentikan sementara kepesertaan BPJS Kesehatan bila terlambat melakukan pembayaran iuran kepesertaan.


Aturan baru ini berlaku dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran peserta terhadap pentingnya membayar iuran secara rutin.


"Peserta BPJS Kesehatan yang terlambat membayar iuran dalam satu bulan tidak akan dikenakan denda keterlambatan, tetapi kepesertaannya langsung dinon-aktifkan," kata Direktur Hukum, Komunikasi, dan Hubungan Antar-lembaga BPJS Kesehatan Bayu Wahyudi di Kantor BPJS Kesehatan, Jakarta, Rabu (14/9/2016).


Menurut dia, aturan baru ini sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 19 Tahun 2016 tentang Jaminan Kesehatan yang sudah ditandatangani Presiden Joko Widodo pada Maret 2016 lalu.


Ketentuan baru tersebut berlaku bagi peserta bukan penerima upah (PBPU) dan pekerja penerima upah (PPU).


Tujuan pemberlakuan aturan baru ini untuk meningkatkan kesadaran peserta terhadap pentingnya membayar iuran secara rutin. Pasalnya, dalam perkembangan program BPJS Kesehatan, banyak peserta yang sudah menggunakan fasilitas, tetapi tidak mau menanggung beban iuran.


Bayu menjelaskan, di aturan lama, peserta BPJS Kesehatan yang telat membayar iuran akan dikenakan denda sebesar dua persen dari total tunggakan. Batas toleransi menunggak adalah selama tiga bulan.


Pada aturan baru, layanan yang dinon-aktifkan sementara karena telat membayar iuran dapat kembali aktif jika peserta penjaminan membayarkan iuran dengan jumlah iuran yang tertunggak.


Dengan status kembali aktif, peserta bisa mendapat pelayanan kesehatan yang dijamin BPJS Kesehatan pada fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) dan rawat jalan pada fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan (FKRTL). (kmp)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: indonesia,kesehatan,nasional,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI



BE SMART, READ MORE

PKL Silahkan Berjualan, Tapi Harus Pintar-pintar dan Tak Ganggu Ketertiban Umum

PKL Silahkan Berjualan, Tapi Harus Pintar-pintar dan Tak Ganggu Ketertiban Umum

PADANG - Satpol PP Padang serius melakukan pembenahan terhadap Pedagang yang menempati fasilitas Umum (Fasum)....

Malam Pergantian Tahun di Agam, Delapan Pasangan Ilegal Terjaring Razia Gabungan

Malam Pergantian Tahun di Agam, Delapan Pasangan Ilegal Terjaring Razia Gabungan

AGAM - Sebanyak delapan pasangan ilegal terjaring dalam operasi gabungan yang digelar oleh Pemkab Agam, dalam rangka...

2500 Warga Muhammadiyah Sumbar Akan Ikuti Jalan Santai Meriahkan Milad Muhammadiyah 104 di Padang

2500 Warga Muhammadiyah Sumbar Akan Ikuti Jalan Santai Meriahkan Milad Muhammadiyah 104 di Padang

PADANG - PW Muhammadiyah Sumbar akan menggelar gerak jalan santai Muhammadiyah ke-107 Hijriah atau tahun ke 104 menurut...

Penggerebekan Judi Sabung Ayam di Payakumbuh Bocor, Polisi Bakar Sangkar dan Arena di Lokasi

Penggerebekan Judi Sabung Ayam di Payakumbuh Bocor, Polisi Bakar Sangkar dan Arena di Lokasi

PAYAKUMBUH - Kapolres Payakumbuh AKBP. Kuswoto, bersama sejumlah perwira memimpin langsung penggrebekan tempat judi...

Satpol PP Padang Sisir Jalan dari Lapai Hingga Plaza Andalas, Puluhan PKL Bandel Ditertibkan

Satpol PP Padang Sisir Jalan dari Lapai Hingga Plaza Andalas, Puluhan PKL Bandel Ditertibkan

PADANG - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang seakan tidak pernah bosan menegakkan Perda seperti...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu