minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Sawahlunto

Buka PRB III 2016 di Sawahlunto, Wagub Nasrul Abit : BPBD Kab/kota Harus Miliki SOP Mitigasi Bencana

Senin, 19 September 2016 - 22:49:41 WIB - 592
Buka PRB III 2016 di Sawahlunto, Wagub Nasrul Abit : BPBD Kab/kota Harus Miliki SOP Mitigasi Bencana

SAWAHLUNTO -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar mengadakan Jambore Pengurangan Risiko Bencana (PRB) keIII di Kota Sawahlunto selama lima hari, 18-22 September 2016. Kegiatan ini dibuka secara resmi Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit di Camping Ground Kota Sawalunto.


Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit dalam amanat mengatakan Sumbar memiliki potensi bencana yang cukup tinggi. Terdata 12 potensi bencana yang ada di Sumbar, diantaranya, gempa bumi, tsunami, gunung api, banjir, longsor, putting beliung, abrasi, kekeringan, kebakaran lahan, wabah penyakit, kegagalan teknologi dan angin topan, karena itu semua elemen harus memiliki pemahaman terhadap kebencanaan.


Menurutnya, masyarakat harus paham bagaimana cara penanggulangan bencana. "Sesuai dengan undang-undang nomor 24 tahun 2007 tentang penanggulangan bencana, bencana itu adalah tanggungjawab pemerintah dan masyarakat," katanya.


Karena itu, katanya, perlu dilakukan pembinaan serta pelatihan kepada relawan yang diharapkan nanti juga akan menyebarkan pemahamannya kepada masyarakat umum.


Jambore tersebut menurut dia juga diharapkan mampu meningkatkan koordinasi antar relawan di Sumbar.


Selain meningkatkan kemampuan relawan, jambore ini juga sebagai ajang untuk menyatukan formasi serta meningkatkan komunikasi. Sehingga, jika ada suatu bencana di suatu daerah, dengan terjalinnya komunikasi yang baik sesama relawan, maka relawan di daerah lainnya akan bisa segera membantu, katanya.


Untuk itu bentuklah SOP pencegahan bencana sehingga ketika terjadi bencana kita sudah siap, dan tidak bingung untuk berbuat apa, pesan Wakil Gubernur Sumatera Barat.


"Saat ini belum semua BNPB daerah memiliki SOP yang jelas, padahal SOP adalah pegangan jika ketika terjadi bencana. Setiap SOP disesuaikan dengan karakter daerah masing-masing karena setiap daerah memiliki potensi bencana yang berbeda-beda", ucap Nasrul Abit.


Wakil Gubernur Sumatera Barat berpesan kepada Bupati/Walikota untuk membiayai kegiatan dan kebutuhan BPBD masing-masing daerah.


"Rinci setiap kebutuhan BPBD masing - masing minimal 5 M cukup, coba bayangkan saja saat bencana terjadi petugas buat beli nasi bungkus saja tidak bisa, bagaimana mau bekerja," ucap Nasrul Abit.


Suksesnya BPBD adalah dengan sedikitnya korban jika terjadi bencana, dan mudah-mudahan kegiatan ini dapat memberikan manfaat kepada kita semua.


Selain itu petugas mesti siap 24 jam, tenaga sukarela kalau bisa dipermanenkan, sehingga dia menjadi bagian BPBD sehingga fokus dalam penanganan bencana, tambah Nasrul Abit.


Terakhir Wakil Gubernur Sumatera Barat membuka secara resmi Jambore Pengurangan Resiko Bencana (PRB) ke III Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2016 sekaligus membuka secara resmi Bulan Bakti Gotong Royong Kota Sawahlunto.


Sebelum upacara pembukaan diawali dengan penampilan marching band dan devile dari peserta jambore Kab/Kota se Sumatera Barat.


Serta penyerahan tropi bergilir dari Walikota Bukittinggi ke Wakil Gubernur Sumatera Barat, dan penyerahan tropi dari Wakil Gubernur ke Walikota Sawahlunto sebagai tuan rumah penyelenggara jambore ke III.


Kepala Pelaksana BPBD Sumatera Barat Nasridal Patria mengatakan kegiatan jambore ini merupakan realisasi dari komitmen pelaksanaan jambore ke II di Tanah Datar tahun 2015 dimana acara ini menjadi agenda rutin BPBD Sumatera Barat yang dimulai tahun sejak tahun 2014.


Maksud dan tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas kewaspadaan dan meningkatkan kemampuan relawan atau kelompok siaga bencana dalam mengatasi bencana sehingga terwujudnya kerjasama dalam penanggulangan bencana.


"Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 hari dari hari Minggu s/d Kamis (18-22 September 2016) yang diikuti oleh 18 Kab/Kota se Sumatera Barat dengan jumlah 270 orang," ujarnya


Dia menambahkan, jambore PRB itu digagas untuk membantu meningkatkan kapasitas relawan siaga bencana serta masyarakat Sumbar secara umum.


Sdmentara itu Walikota Sawahlunto Ali Yusuf mengatakan jambore ini merupakan salah satu indikator untuk mendongkrak pariwisata di kota Sawahlunto dan di Sumatera Barat umumnya.


"Kota Sawahlunto rawan longsor, berkat bantuan dan kerjasama dari BNPB Pusat, BPBD Sumatera Barat dan BPBD Kota Sawahlunto dapat menyelamatkan penduduk Kota Sawahlunto dari bencana longsor.


"Kami menghimbau dan mengajak kepada para peserta jambore untuk mengambil momen ini sehingga meningkatkan kesiapsiagaan kita terhadap bencana.


Deputi I Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB Wisnu Jaya sangat mengapresiasi kegiatan jambore ke III ini serta aktifnya pemerintah Sumatera Barat dalam melakukan kegiatan pencegahan bencana.


Dalam penanggulangan bencana pemerintah tidak bisa sendiri untuk itu kita bersama dengan masyarakat dan seluruh elemen dalam penanganan bencana


Pada kesempatan ini dilakukan Penyerahan bantuan secara simbolis peralatan gotong royong, dan pertunjukan atraksi, diantaranya sosialisasi vertical reschue dalam penanganan kebakaran di gedung bertingkat.


Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit membuka Rapat Koordinasi Pengurangan Risiko Bencana ke III tahun 2016 dengan tema "Kita Tingkatkan Komitmen Multi Pihak Dalam Pengurangan Risiko Bencana di Sumatera Barat" di Gedung Balai Diklat Tambang Bawah Tanah (BDTBT) Kota Sawahlunto, 19/09/2016.


Acara ini dihadiri oleh Deputi I Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB Wisnu Jaya, Walikota Sawahlunto Ali Yusuf, Bupati Agam Indra Catri, Perwakilan Bupati/Walikota se Sumatera Barat, Kepala Pelaksana BPBD Sumatera Barat Nasridal Patria, Forkopimda Kota Sawahlunto, serta SKPD dilingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Kota Sawahlunto. (RI)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: sawahlunto,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

KAMM Gelar Malam Apresiasi Tokoh Inspirasi Minang 2017

KAMM Gelar Malam Apresiasi Tokoh Inspirasi Minang 2017

PADANG - Memperingati Hari Sumpah Pemuda, Komunitas Anak-Anak Minang (KAMM) kembali menggelar Acara Malam Apresiasi...

Diduga Rem Blong, Truk Bermuatan Tisu Terjun ke Jurang Lembah Anai

Diduga Rem Blong, Truk Bermuatan Tisu Terjun ke Jurang Lembah Anai

PADANG PANJANG - Laka Lantas kembali terjadi di wilayah hukum Polres Padang Panjang, kendaraan truk BK 8391 FA dari...

Minimalisir Perilaku Maksiat, Satpol PP dan Damkar Kota Pariaman Gelar Sosialisasi Perda

Minimalisir Perilaku Maksiat, Satpol PP dan Damkar Kota Pariaman Gelar Sosialisasi Perda

PARIAMAN - Upaya Memberikan pemahaman, pembinaan dan edukasi kepada masyarakat terhadap esensi kebijakan produk hukum...

Danrem 032 WBR: Kenaikan Pangkat adalah Penghargaan dan Amanah

Danrem 032 WBR: Kenaikan Pangkat adalah Penghargaan dan Amanah

PADANG - Kenaikan pangkat pada hakekatnya adalah wujud penghargaan negara dan TNI kepada para prajuritnya, atas...

Ini Penjelasan BMKG Terkait Cuaca Buruk di Sumatera Barat

Ini Penjelasan BMKG Terkait Cuaca Buruk di Sumatera Barat

PADANG - Kepala Stasiun Metereologi Minangkabau mengatakan potensi terjadinya cuaca buruk dengan curah hujan intensitas...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu