berita padang - berita sumbar
headline
home berita Seni Budaya

Lomba Pasambahan Adat di Agam Sebagai Media Tarik Minat Anak Minang

Rabu, 21 September 2016 - 17:28:25 WIB - 495
Lomba Pasambahan Adat di Agam Sebagai Media Tarik Minat Anak Minang

AGAM - Lomba Pasambahan Adat sebagai media untuk memasyarakatkan "Pasambahan" sebagai salah satu budaya Minang, mendapat perhatian banyak kalangan di daerah itu yang berlangsung di GOR Padang Baru, Lubuk Basung, Agam, Sumatera Barat (Sumbar) Selasa (20/9/2016).


Bahkan, salah seorang pengamat sosial kemasyarakatan, D.St. Palimo menilai, mengatakan lomba tersebut merupakan media paling pas untuk menarik minat anak Minang untuk mempelajari pasambahan.


"Pasambahan merupakan budaya Minang, yang kini tak banyak yang mampu manyambah, baik sambah manjapuik marapulai, bahkan sambah paling simpel,seperti sambah makan, banyak yang tidak menguasainya," ujarnya.


Kepala Dinas Budpar Agam, Hadi Suryadi, SH mengakui, tujuan lomba dimaksud memang untuk memasyarakatkan pasambahan, sebadai salah satu budaya Minangkabau. Lomba dinilai media paling pas, agar anak muda Minang tertarik untuk mempelajari pasambahan.


Lomba yang diikuti wakil dari kecamatan yang ada di daerah itu, akhirnya dimenangkan Grup Ganto Minang, utusan dari Nagari Bawan, Kecamatan Ampek Nagari. Grup yang beranggotakan Bgd. Firdaus. M, S.Si, M. Arief, S.Sn, Anwars Fuadi, Suprimianto, S.Pd, Kardiman, dan F. Dt. Sati itu, mampu mengungguli peserta dari Tanjung Mutiara, yang harus puas berada di posisi kedua, dan utusan Baso, yang berada pada posisi III.


Menurut informasi, Ganto Minang merupakan sebuah grup pasambahan dari Nagari Bawan, Kecamatan Ampek Nagari. Grup itu dilatih S. Labai Marajo.


Untuk tampil pada Lomba Pasambahan, yang digelar Dinas Budpar Agam, grup tersebut membiayai diri mereka sendiri. Dalam artian, tidak menggangu keuangan Kecamatan Ampek Nagari.


Mereka datang ke tempat lomba dengan kendaraan sendiri, bukan mobil dinas camat, seperti peserta lain. Juga tidak ada petugas kecamatan yang mendampingi.


"Untuk biaya transpor, kami hanya mendapat bantuan dari pihak DPC PKS Ampek Nagari," ujar mereka pula.


"Kami mampu tampil mandiri, untuk apa mengganggu pihak kecamatan," ujar beberapa anggota grup. Sebagai pemuncak lomba, Ganto Minang berhak mendapatkan hadiah utama, berupa uang tunai, trofi, dan sertifikat. (andre)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Romeo
Tag: agam,seni-budaya,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI



BE SMART, READ MORE

Hadapi UNBK, SMK N 1 Payakumbuh Khawatir Mati Lampu

Hadapi UNBK, SMK N 1 Payakumbuh Khawatir Mati Lampu

PAYAKUMBUH - Sesuai dengan jadwal ujian nasional yang dikeluarkan dan telah ditetapkan oleh pemerintah Senin (3/4/2017)...

Marcel Sacramento Persembahkan Golnya untuk Handi Ramdhan yang Tengah Berduka

Marcel Sacramento Persembahkan Golnya untuk Handi Ramdhan yang Tengah Berduka

BOLA - Striker Semen Padang FC, Marcel Silva Sacramento membeberkan tentang aksinya saat selebrasi usai mencetak gol ke...

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan Beri Kuliah Umum di STIT SB Pariaman

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan Beri Kuliah Umum di STIT SB Pariaman

PARIAMAN - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Zulkifli Hasan, memberikan Kuliah Umum tentang 4 Konsensus...

Negara Biayai Pengobatan Novel Baswedan

Negara Biayai Pengobatan Novel Baswedan

NASIONAL - Presiden Joko Widodo telah memutuskan bahwa seluruh biaya pengobatan dan perawatan penyidik senior KPK,...

Cina Larang Muslim di Xinjiang Pelihara Janggut Panjang

Cina Larang Muslim di Xinjiang Pelihara Janggut Panjang

INTERNASIONAL - Pihak berwenang di Cina melarang 15 jenis perilaku yang dinilai terlalu ekstrem dalam bergama. Hal itu...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu