berita padang - berita sumbar
headline
home berita Seni Budaya

Lomba Pasambahan Adat di Agam Sebagai Media Tarik Minat Anak Minang

Rabu, 21 September 2016 - 17:28:25 WIB - 377
Lomba Pasambahan Adat di Agam Sebagai Media Tarik Minat Anak Minang

AGAM - Lomba Pasambahan Adat sebagai media untuk memasyarakatkan "Pasambahan" sebagai salah satu budaya Minang, mendapat perhatian banyak kalangan di daerah itu yang berlangsung di GOR Padang Baru, Lubuk Basung, Agam, Sumatera Barat (Sumbar) Selasa (20/9/2016).


Bahkan, salah seorang pengamat sosial kemasyarakatan, D.St. Palimo menilai, mengatakan lomba tersebut merupakan media paling pas untuk menarik minat anak Minang untuk mempelajari pasambahan.


"Pasambahan merupakan budaya Minang, yang kini tak banyak yang mampu manyambah, baik sambah manjapuik marapulai, bahkan sambah paling simpel,seperti sambah makan, banyak yang tidak menguasainya," ujarnya.


Kepala Dinas Budpar Agam, Hadi Suryadi, SH mengakui, tujuan lomba dimaksud memang untuk memasyarakatkan pasambahan, sebadai salah satu budaya Minangkabau. Lomba dinilai media paling pas, agar anak muda Minang tertarik untuk mempelajari pasambahan.


Lomba yang diikuti wakil dari kecamatan yang ada di daerah itu, akhirnya dimenangkan Grup Ganto Minang, utusan dari Nagari Bawan, Kecamatan Ampek Nagari. Grup yang beranggotakan Bgd. Firdaus. M, S.Si, M. Arief, S.Sn, Anwars Fuadi, Suprimianto, S.Pd, Kardiman, dan F. Dt. Sati itu, mampu mengungguli peserta dari Tanjung Mutiara, yang harus puas berada di posisi kedua, dan utusan Baso, yang berada pada posisi III.


Menurut informasi, Ganto Minang merupakan sebuah grup pasambahan dari Nagari Bawan, Kecamatan Ampek Nagari. Grup itu dilatih S. Labai Marajo.


Untuk tampil pada Lomba Pasambahan, yang digelar Dinas Budpar Agam, grup tersebut membiayai diri mereka sendiri. Dalam artian, tidak menggangu keuangan Kecamatan Ampek Nagari.


Mereka datang ke tempat lomba dengan kendaraan sendiri, bukan mobil dinas camat, seperti peserta lain. Juga tidak ada petugas kecamatan yang mendampingi.


"Untuk biaya transpor, kami hanya mendapat bantuan dari pihak DPC PKS Ampek Nagari," ujar mereka pula.


"Kami mampu tampil mandiri, untuk apa mengganggu pihak kecamatan," ujar beberapa anggota grup. Sebagai pemuncak lomba, Ganto Minang berhak mendapatkan hadiah utama, berupa uang tunai, trofi, dan sertifikat. (andre)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Romeo
Tag: agam,seni-budaya,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI



BE SMART, READ MORE

Edukasi Anak via Dongeng Aku Bisa Menjaga Diri

Edukasi Anak via Dongeng Aku Bisa Menjaga Diri

PADANG - Keceriaan terpancar dari wajah murid TK dan SD di Padang. Kehadiran dua pendongeng, Adiputra Septiantono (Kak...

Mendikbud RI Muhajir Effendy Sambangi TK Aisyiyah Ampang Padang

Mendikbud RI Muhajir Effendy Sambangi TK Aisyiyah Ampang Padang

PADANG -- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Prof Dr. Muhajir Effendy,M.AP mengadakan kunjungan kerja ke Kota Padang,...

Muslim Kasim Meninggal Dunia, Keluarga Besar Muhammadiyah Ikut Berduka

Muslim Kasim Meninggal Dunia, Keluarga Besar Muhammadiyah Ikut Berduka

PADANG - Sumatera Barat tengah berduka atas kepergian Muslim Kasim. Mantan Bupati Padang Pariaman itu diketahui...

Jusuf Kalla : Masjid Jangan Jadi Tempat Makar

Jusuf Kalla : Masjid Jangan Jadi Tempat Makar

NASIONAL - Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla mengatakan, masjid hendaknya tidak dijadikan sebagai tempat...

Satlantas Polres Bukittinggi Berlakukan E-Tilang

Satlantas Polres Bukittinggi Berlakukan E-Tilang

BUKITTINGGI - Kasat Lantas polres Bukittinggi, AKP Sukur Hendri Saputra, ketika ditemui di ruang kerjanya, Jumat...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu