berita padang - berita sumbar
headline
home berita Seni Budaya

Lomba Pasambahan Adat di Agam Sebagai Media Tarik Minat Anak Minang

Rabu, 21 September 2016 - 17:28:25 WIB - 538
Lomba Pasambahan Adat di Agam Sebagai Media Tarik Minat Anak Minang

AGAM - Lomba Pasambahan Adat sebagai media untuk memasyarakatkan "Pasambahan" sebagai salah satu budaya Minang, mendapat perhatian banyak kalangan di daerah itu yang berlangsung di GOR Padang Baru, Lubuk Basung, Agam, Sumatera Barat (Sumbar) Selasa (20/9/2016).


Bahkan, salah seorang pengamat sosial kemasyarakatan, D.St. Palimo menilai, mengatakan lomba tersebut merupakan media paling pas untuk menarik minat anak Minang untuk mempelajari pasambahan.


"Pasambahan merupakan budaya Minang, yang kini tak banyak yang mampu manyambah, baik sambah manjapuik marapulai, bahkan sambah paling simpel,seperti sambah makan, banyak yang tidak menguasainya," ujarnya.


Kepala Dinas Budpar Agam, Hadi Suryadi, SH mengakui, tujuan lomba dimaksud memang untuk memasyarakatkan pasambahan, sebadai salah satu budaya Minangkabau. Lomba dinilai media paling pas, agar anak muda Minang tertarik untuk mempelajari pasambahan.


Lomba yang diikuti wakil dari kecamatan yang ada di daerah itu, akhirnya dimenangkan Grup Ganto Minang, utusan dari Nagari Bawan, Kecamatan Ampek Nagari. Grup yang beranggotakan Bgd. Firdaus. M, S.Si, M. Arief, S.Sn, Anwars Fuadi, Suprimianto, S.Pd, Kardiman, dan F. Dt. Sati itu, mampu mengungguli peserta dari Tanjung Mutiara, yang harus puas berada di posisi kedua, dan utusan Baso, yang berada pada posisi III.


Menurut informasi, Ganto Minang merupakan sebuah grup pasambahan dari Nagari Bawan, Kecamatan Ampek Nagari. Grup itu dilatih S. Labai Marajo.


Untuk tampil pada Lomba Pasambahan, yang digelar Dinas Budpar Agam, grup tersebut membiayai diri mereka sendiri. Dalam artian, tidak menggangu keuangan Kecamatan Ampek Nagari.


Mereka datang ke tempat lomba dengan kendaraan sendiri, bukan mobil dinas camat, seperti peserta lain. Juga tidak ada petugas kecamatan yang mendampingi.


"Untuk biaya transpor, kami hanya mendapat bantuan dari pihak DPC PKS Ampek Nagari," ujar mereka pula.


"Kami mampu tampil mandiri, untuk apa mengganggu pihak kecamatan," ujar beberapa anggota grup. Sebagai pemuncak lomba, Ganto Minang berhak mendapatkan hadiah utama, berupa uang tunai, trofi, dan sertifikat. (andre)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Romeo
Tag: agam,seni-budaya,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Prediksi Liga 1 : Bhayangkara FC vs Semen Padang FC

Prediksi Liga 1 : Bhayangkara FC vs Semen Padang FC

BOLA - Pekan ke-7 Liga 1 musim 2017 kembali menyuguhkan laga yang tak kalah berkelas. Kali ini Bhayangkara FC akan...

Seorang Nenek Tewas Terjebak Kebakaran Rumah Gadang di Padang Panjang

Seorang Nenek Tewas Terjebak Kebakaran Rumah Gadang di Padang Panjang

PADANG PANJANG - Lagi-lagi warga Kota Padang Panjang, Sumatera Barat (Sumbar) menjadi korban musibah kebakaran yang...

Ini Empat Pemain Semen Padang FC Paling Diwaspadai Pelatih Persib Djadjang Nurdjaman

Ini Empat Pemain Semen Padang FC Paling Diwaspadai Pelatih Persib Djadjang Nurdjaman

BOLA - Deretan hasil buruk yang didapatkan di Padang membuat Persib Bandung harus sangat berhati-hati saat berduel...

Wako Pariaman Terima 93 Orang Lulusan Baru Fakultas MIPA UNAND

Wako Pariaman Terima 93 Orang Lulusan Baru Fakultas MIPA UNAND

PARIAMAN - Walikota Pariaman Mukhlis Rahman yang juga sebagai Ketua Ikatan Alumni MIPA UNAND, menghadiri sekaligus...

Melek Informasi dan Teknologi,  LPPA PW Aisyiyah Sumbar Gelar Pelatihan SIA

Melek Informasi dan Teknologi, LPPA PW Aisyiyah Sumbar Gelar Pelatihan SIA

PADANG - Upaya menciptakan kader unggulan, LPPA Pimpinan Wilayah Aisyiyah Sumatera Barat menggelar Pelatihan Sistem...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu