minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Metro

Dalang Pembunuh Yuyun Divonis Mati, 4 Terdakwa Dibui 20 Tahun

Jumat, 30 September 2016 - 06:44:13 WIB - 847
Dalang Pembunuh Yuyun Divonis Mati, 4 Terdakwa Dibui 20 Tahun

BENGKULU - Zainal alias Bos (23), terdakwa utama pembunuh Yuyun (14) siswa SMP di Rejanglebong divonis hukuman mati oleh Majelis hakim Pengadilan Negeri Rejanglebong, Provinsi Bengkulu.


"Terdakwa terbukti bersalah dan yang mengajak serta menyuruh terdakwa lainnya dalam kasus ini," kata Ketua majelis hakim PN Rejanglebong, Heny Farida, Kamis (29/9).


Sementara itu empat terdakwa lainnya, yakni Tomi Wijaya (19) alias Tobi, M Suket (19), Mas Bobby (20), dan Faisal alias Pis (19), masing-masing dijatuhi hukuman 20 tahun penjara.


Vonis tersebut sama dengan yang dituntut jaksa dalam sidang sebelumnya.


Selain itu, kelimanya juga harus membayar biaya perkara Rp 2.000, serta denda Rp 2 miliar atau hukuman pengganti tiga bulan penjara.


Sidang yang dilangsungkan dari pukul 13.10 WIB sampai pukul 14.30 WIB dan terbuka untuk umum itu dipimpin Heny Farida, dibantu dua hakim anggota Hendri Sumardi dan Fahrudin. Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) adalah Arlya Noviana Adam dan Novan Harpanto.


Kelimanya terdakwa itu terbukti telah melakukan pelanggaran pasal 340 KUHP junto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP, kemudian pasal 80 ayat 3 dan pasal 81 ayat 1 junto pasal 76d UU.No.35/2014, tentang Perlindungan Anak.


Sementara itu ibu korban Yana (34) dan suaminya Yakin (36),usai persidangan tidak menerima putusan majelis hakim, terutama untuk empat terdakwa yang hanya dijatuhi hukuman 20 tahun.


"Bu hakim, saya tidak menerima hukuman 20 tahun untuk empat pelaku pembunuh anak saya itu, saya minta agar empat terdakwa ini juga dihukum mati," ujarnya.


Ketegangan ini terjadi setelah majelis hakim mengetuk palu, dan lima terdakwa digiring petugas keluar gedung PN Rejanglebong guna dibawa ke Lapas Klas II-A Curup.


Kedua orang tua korban berupaya untuk menghampiri para terdakwa sambil memaki-maki kelimanya, sebelum dibawa petugas untuk diantar pulang ke rumahnya.


Di lain pihak tim penasehat hukum kelima terdakwa ini yaitu M Gunawan, Bahrul Fuadi dan Kristian Lesmana menyatakan akan pikir-pikir terhadap putusan majelis hakim tersebut, dan berupaya agar hukumannya diringankan, mengingat kelimanya belum pernah dihukum. (mrd)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: hukum,indonesia,kriminal,metro,nasional,pos-polisi

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Pers Rilis Qbar : Masyarakat Laporkan Dugaan Maladministrasi Komisi Informasi Sumbar

Pers Rilis Qbar : Masyarakat Laporkan Dugaan Maladministrasi Komisi Informasi Sumbar

PADANG - Perjuangan menolak masukan investasi pertambangan di daerah mereka belum juga surut. Kali ini masyarakat...

Video Peserta Basitungkin di Ajang Pacu Jawi di Desa Terindah Dunia Pariangan Sumbar

Video Peserta Basitungkin di Ajang Pacu Jawi di Desa Terindah Dunia Pariangan Sumbar

TANAH DATAR - Pacu Jawi merupakan acara permainan tradisional anak nagari (desa) kembali di Gelar di Desa terindah di...

Gerakan Anak Negeri Minta Anies-Sandi Berkomitmen Tegas Tolak Reklamasi Teluk Jakarta, Ini Alasannya

Gerakan Anak Negeri Minta Anies-Sandi Berkomitmen Tegas Tolak Reklamasi Teluk Jakarta, Ini Alasannya

JAKARTA - Gerakan Anak Negeri (GAN) Dalam keterangan persnya Kamis (12/10/2017) menolak reklamasi Teluk Jakarta dan...

Anggota DPR Minta Operasional Kereta Api di Padang Dihentikan Sementara, Ini Alasannya

Anggota DPR Minta Operasional Kereta Api di Padang Dihentikan Sementara, Ini Alasannya

PADANG - Anggota Komisi V DPR RI, Alex Indra Lukman meminta Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat, menghentikan...

Jadwal Timnas Indonesia U-19 vs Thailand U-19

Jadwal Timnas Indonesia U-19 vs Thailand U-19

BOLA - Timnas Indonesia U-19 akan kembali turun gelanggang di ajang uji coba internasional. Kali ini, tim asuhan Indra...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu