berita padang - berita sumbar
headline
home berita Metro

Karamba Jaring Apung dan Ikan Mati Sebabkan 91,44% Danau Maninjau Sumbar Tercemar

Rabu, 05 Oktober 2016 - 18:50:49 WIB - 591
Karamba Jaring Apung dan Ikan Mati Sebabkan 91,44% Danau Maninjau Sumbar Tercemar

PADANG - Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Nasrul Abit memimpin rapat Koordinas Penyelamatan Danau Maninjau bersama Pemerintah Kabupaten Agam pada Rabu (04/10/2016) di Istana Gubernuran, Kota Padang.


Turut hadir Wakil Bupati Agam Trinnda Farhan beserta SKPD yang tergabung dalam Tim Save Danau Maninjau Kabupaten Agam. Rapat ini diikuti oleh Plt Kepala Bappeda Sumbar Retty, Kepala Bapedalda Sumbar Asrizal Asnan, Kepala DKP Sumbar Yosmeri, dan mewakili Prasjaltarkim Sumbar Chandra Mustika.


Permasalahan yang ada di danau maninjau saat ini adalah penurunan kualitas ekosistem, penurunan kualitas air, terganggunya estetika danau, dan tata kelola aktifitas ekonomi dan lingkungan.


Untuk mengatasi permasalahan tersebut dibutuhkan koordinasi antara pemerintah Provinsi dan Kabupaten Agam, karena danau maninjau merupakan kawasan lindung Kabupaten Agam dan juga Destinasi Strategis Sumatera Barat bahkan Nasional.


Wakil Bupati Agam Trinnda Farhan mengatakan danau maninjau merupakan salah satu destinasi wisata strategis di Sumatera Barat, oleh sebab itu kita butuh menyamakan persepsi antara Provinsi dan Kabupaten Agam sehinggat fungsi masing-masing dapat dijalankan.


"Tercemarnya Danau Maninjau 91,44% dikarenakan oleh KJA (Karamba, Jaring, Apung) dan ikan mati. Total KJA yang kami peroleh adalah mencapai 17.226 KJA, dimana 10.000 milik perorang dan sisanya 7 ribu lebih milik pengusaha," ucap Edi Rusti yang merupakan Tim Save Danau Maninjau Kabupaten Agam.


Selain itu, saat ini dari 57 endemik di Danau Maninjau yang tercatat, sekarang tersisa 40, dan 17 endemik asli Maninjau dapat dikatakan hilang.


Edi Rusti menambahkan saat ini Pemerintah Kabupaten Agam telah membentuk Tim Save Danau Maninjau yang dipimpin langsung Wakil Bupati Agam, dan telah melakukan berbagai upaya diantaranya: pembersihan permukaan, dan berencana akan melakukan penyedotan sedimen yang terdapat didalam danau, pengurangan KJA hinggga mencapai 6000, dan penataan ekonomi sekitarnya.


"Penataan KJA menjadi 6000, hal ini telah tertuang dalam Perda Kabupaten Agam mengenai penyelamatan danau maninjau," tambah Edi.


Wakil Bupati Agam menambahkan kondisi saat ini kita belum memiliki payung hukum dari provinsi mengenai zonasi kawasan danau maninjau, sehingga perizinan yang akan diberikan oleh Kabupaten sulit dilakukan dan pengurangan jumlah KJA pun menjadi tidak optimal.


"Kita sangat butuh aturan mengenai zonasi ini," ucap Trinnda Farhan.


Menanggapi permsalahan tersebut Wakil Gubernur Sumatera Barat menginstruksikan untuk segera membentuk tim kecil untuk menyeleaikan masalah ini dan berkoordinasi dengan tim Kabupaten Agam.


"Kita Pemerintah Provinsi akan membentuk tim percepatan penyelamatan danau maninjau yang terdiri dari bappeda,bapedalda, prasjaltarkim, pariwisata, biro hukum, supaya tim ini dapat bergerak cepat sehingga payung hukum / pergub dapat segera dibuat," ucap Nasrul Abit. (hm)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: agam,metro,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI



BE SMART, READ MORE

KPPOD : Padang Peringkat 17 dari 32 Provinsi se-Indonesia

KPPOD : Padang Peringkat 17 dari 32 Provinsi se-Indonesia

PADANG - KPPOD menggelar seminar regional dan lokakarya terbatas di Hotel Pangeran Beach Padang, Jumat lalu. KPPOD...

Waspada, Aktivitas Gempa di Laut Pesisir Sumbar Meningkat, Ini Kata BMKG

Waspada, Aktivitas Gempa di Laut Pesisir Sumbar Meningkat, Ini Kata BMKG

PADANG - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Padang Panjang merilis, aktivitas kegempaan di wilayah laut...

Jembatan Siti Nurbaya Kota Padang Kembali jadi Arena Tawuran

Jembatan Siti Nurbaya Kota Padang Kembali jadi Arena Tawuran

PADANG - Diduga terlibat tawuran, tiga pemuda menggunakan sepeda motor babak belur dihajar warga Kampung Batu yang...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu