berita padang - berita sumbar
headline
home berita Internasional

Pergolakan di Tanah Khasmir, Wilayah Sengketa Antara India dan Pakistan

Jumat, 14 Oktober 2016 - 20:55:42 WIB - 337
Pergolakan di Tanah Khasmir, Wilayah Sengketa Antara India dan Pakistan

KHASMIR, INDIA - Khasmir adalah suatu wilayah yang menjadi persengketaan antara pemerintahan India, Gerilyawan Khasmir, dan Pemerintahan Pakistan. 99% dari 30 jutaan penduduk Kashmir menganut agama Islam ditengah mayoritas negara India yang memeluk Hindu.


Persengketaan telah berlangsung semenjak tahun 1947 hingga saat ini. Penduduk Kashmir telah lama bersuara, meneriakkan lantang keinginan mereka agar menjadi wilayah yang diakui kedaulatannya sendiri. Khasmir telah lama ingin mendirikan pemerintahan muslimnya, namun selalu mendapat perlakuan zhalim oleh Pemerintahan India. Pasalnya, daratan Kashmir adalah lembah yang subur, kaya sumber daya dan sangat indah.


Demonstrasi terjadi hampir disemua areal, tentara India bersenjata lengkap berjaga disemua sudut sejak dari Bandara Delhi hingga Srinagar. Begitu pula di semua jalanan Kashmir, semua bersiap siaga, memeriksa dan memantau segala aktivitas. Di Kashmir pula jaringan Internet hampir tidak ada, kecuali di hotel-hotel atau beberapa tempat tertentu. Semakin menutup akses pemberitaan tentang apa yang terjadi disini, luput dari media.


Muhammad Taufik SH, adalah Supervisor Beastudi Etos Padang, Program Beastudi Indonesia Dompet Dhuafa. Ia bekerja sebagai Pengacara di Kantor Advokat Miko Kamal Ph.D, menamatkan perkuliahan Jurusan Hukum Tata Negara Universitas Andalas (Unand) Angkatan 2010.


Pemuda asal Maninjau ini juga aktif dalam berbagai organisasi dan agenda kemanusiaan. BEM KM UNand, Menjadi Presiden Mahasiswa 2014-2015, LPI FHUA 2010/2015, Forum Indonesia Muda, dan kali ini dalam aksi kerelawanan bersama Indonesyam Muslim Care (Salah satu NGO yang berfokus bergerak untuk kemanusiaan khususnya Bumi Syam, Suriah dan Pakestina), pada Selasa (4/10), menginjakkan kaki di bumi Khasmir dalam aksi kerelawanan dan penyaluran bantuan.


"Alhamdulillah, ini adalah pengunjung pertama sejak tiga bulan terakhir", ujar Mohammad Syafei yang merupakan seorang pekerja wisata perahu tradisional (Shikara) di Danau Dal, Kashmir.


"Tidak ada pengunjung, tidak ada uang, tidak makan," namun Syafei tidak mengeluh. Senyumnya sumringah. Sekejap dikayuhnya Shikara sampai ketengah membawa tim Indonesyam ke alam romantisme "The Innocent Beauty" Danau Dal.


"Sepanjang dayung, kami bisa merasakan kejayaan Danau Dal sebelum konflik terjadi. Houseboat a.k.a Hotel Terapung berjejeran sepanjang pinggirang danau. Menanti tamu yang tak kunjung tampak ke haribaanya. Kami dibawa menyusuri gang kecil di kawasan danau, disitu ada pasar terapung yang tak kalah sepi ditinggal pewisata. Pergolakan telah mencikaroi segalanya, kehidupan sosial dan pendapatan," tutur Taufik.


Taufik menjelaskan, penyerahan bantuan dan donasi kepada saudara-saudara kita di Kashmir telah dilaksanakan dengan lancar dan khidmad. Tim Indonesyam membagikan santunan berupa bantuan finansial kepada warga Kashmir dan NGO Kemanusiaan SRO Batamaloo hasil dari pengumpulan donasi. InsyaAllah Tim Indonesyam kedepanya akan terus bekerjasama, meghimpun dan menyalurkan donasi terbaik untuk saudara Muslim kita dibelahan bumi manapun.


"Surga yang muslim Indonesia tuju, dan muslim Kashmir, Palestina, Syam, Rohingnya, Mesir, dan lainnya merupakan surga yang sama. Namun. Mereka membayar nya dengan berdarah-darah dan nyawa. Saya sangat berharap saudara-saudara Kashmir dapat berkunjung langsung ke Indonesia, berbagi kisah dan cerita. Bahwa, hidup tidak sekadar hidup, Islam adalah perjuangan," pungkas Taufik. (nisa)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi/Nisa
Tag: indonesia,internasional,metro,nasional,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI



BE SMART, READ MORE

Selama Setahun, 11,52 Juta Turis Kunjungi Indonesia, Terbanyak dari Tiongkok

Selama Setahun, 11,52 Juta Turis Kunjungi Indonesia, Terbanyak dari Tiongkok

NASIONAL - Badan‎ Pusat Statistik (BPS) melaporkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia...

Padang Bakal Punya Pangkalan Angkot, Ini Lokasinya

Padang Bakal Punya Pangkalan Angkot, Ini Lokasinya

PADANG - Pangkalan angkutan kota (angkot) di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) memang sudah lama "hilang"....

Ratusan Kader Nasyiatul dan Pelajar Muhammadiyah Meriahkan Muswil Terpadu NA-IPM 2017 di GOR UMSB

Ratusan Kader Nasyiatul dan Pelajar Muhammadiyah Meriahkan Muswil Terpadu NA-IPM 2017 di GOR UMSB

PADANG - Hari ini, Sabtu (25/2/2017) Nasyiatul Aisyiyah Sumbar dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah Sumbar menyelenggarakan...

Semen Padang FC Tantang Bhayangkara FC di Babak Delapan Besar, Ini Kata Kedua Pelatih

Semen Padang FC Tantang Bhayangkara FC di Babak Delapan Besar, Ini Kata Kedua Pelatih

BOLA - Salah satu hasil undian babak perempat Final Piala Presiden 2017 menempatkan Semen Padang FC bertemu dengan...

Tax Amnesty, Angin Segar yang Kurang Diminati

Tax Amnesty, Angin Segar yang Kurang Diminati

NASIONAL - Wakil Rektor Perbanas Institute, Dr. Wiwiek Prihandini, Ak., M.M., CA menuturkan harapan Pemerintah untuk...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu