minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Kriminal

Dugaan Korupsi Tanah Kampus, Mantan Wakil Rektor IAIN Imam Bonjol Dituntut 6 Tahun Penjara

Kamis, 24 November 2016 - 00:33:06 WIB - 670
Dugaan Korupsi Tanah Kampus, Mantan Wakil Rektor IAIN Imam Bonjol Dituntut 6 Tahun Penjara

PADANG – Mantan Wakil Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Imam Bonjol, Padang, Sumatera Barat, Salmadanis dituntut enam tahun penjara atas dugaan korupsi pengadaan tanah kampus III IAIN.

"Menuntut terdakwa dengan hukuman selama enam tahun penjara, dan denda sebesar Rp250 juta, subsider enam bulan kurungan," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Suparjo dan Ekky Cs di Padang, Rabu. (23/11/2016).

Dalam pertimbangan jaksa disebutkan hal yang memberatkan karena perbuatan terdakwa bertentangan dengan program pemerintah dalam memberantas korupsi. Sementara hal yang meringankan karena terdakwa belum pernah dihukum sebelumnya.

Jaksa menuntut terdakwa dengan pidana melanggar pasal 2 ayat (1), Juncto (Jo) pasal 18 ayat (1) huruf a dan b, ayat (2), dan ayat (3), Undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Terdakwa dituntut berdasarkan uraian fakta persidangan yang didukung 97 alat bukti, berupa keterangan saksi-saksi, keterangan ahli, surat, dan keterangan terdakwa.

Salmadanis dalam proyek pengadaan tanah yang akan dijadikan pembangunan kampus III IAIN itu, berlaku sebagai ketua panitia pengadaan.

Perbuatan terdakwa diduga telah merugikan keuangan negara sebesar Rp.1.946.701.050, dengan hilangnya hak penguasaan negara terhadap tanah seluas 65.231 meter.

Sementara penasehat hukum terdakwa Fauzi Novaldi, mengatakan kliennya dalam pengadaan tanah itu hanya memeriksa administrasi dan berkas saja.

"Kami akan mengajukan pembelaan secara tertulis pada sidang selanjutnya untuk membantah tuntutan jaksa," katanya.

Sementara majelis hakim Pengadilan Tipikor Padang yang diketuai Yose Ana Rosalinda, memutuskan untuk menunda sidang hingga rabu (30/11) dengan agenda mendengarkan pembelaan dari pihak terdakwa.

Dalam perkara tersebut juga terdapat satu terdakwa lainnya yaitu notaris Eli Satria Pilo, disidang dalam berkas terpisah. (AMOI/romeo)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Romeo
Tag: hukum,kriminal,metro,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Ini Daftar 33 Pemain Timnas Indonesia yang Dipanggil Luis Milla

Ini Daftar 33 Pemain Timnas Indonesia yang Dipanggil Luis Milla

BOLA - Pelatih timnas Indonesia Luis Milla Aspas menyertakan nama striker Ilija Spasojevic dalam daftar skuatnya. Spaso...

Hujan Badai Terjang Padang, BMKG Minta Warga Waspada

Hujan Badai Terjang Padang, BMKG Minta Warga Waspada

PADANG - Hujan badai menerjang Kota Padang, Akibatnya satu pohon tumbang dan kabel listrik yang menutup akses jalan di...

Peringatan Hari Pahlawan di Pariaman Diisi dengan Tabur Bunga

Peringatan Hari Pahlawan di Pariaman Diisi dengan Tabur Bunga

PARIAMAN - Pemerintah Kota Pariaman laksanakan upacara peringatan hari pahlawan di Balaikota pariaman sekaligus tabur...

Presiden Jokowi Minta Setya Novanto Hormati Proses Hukum

Presiden Jokowi Minta Setya Novanto Hormati Proses Hukum

JAKARTA - Presiden Joko Widodo meminta Ketua DPR Setya Novanto untuk menghormati proses hukum yang ada. "Saya...

Tuornament Tennis Beregu Ramaikan Sport Tourism Bukittinggi

Tuornament Tennis Beregu Ramaikan Sport Tourism Bukittinggi

BUKITTINGGI - Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota (HJK) Bukittinggi 22 Desember 2017, ke 233 tahun, Pemerintah...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu