minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Kriminal

Dugaan Korupsi Tanah Kampus, Mantan Wakil Rektor IAIN Imam Bonjol Dituntut 6 Tahun Penjara

Kamis, 24 November 2016 - 00:33:06 WIB - 596
Dugaan Korupsi Tanah Kampus, Mantan Wakil Rektor IAIN Imam Bonjol Dituntut 6 Tahun Penjara

PADANG – Mantan Wakil Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Imam Bonjol, Padang, Sumatera Barat, Salmadanis dituntut enam tahun penjara atas dugaan korupsi pengadaan tanah kampus III IAIN.


"Menuntut terdakwa dengan hukuman selama enam tahun penjara, dan denda sebesar Rp250 juta, subsider enam bulan kurungan," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Suparjo dan Ekky Cs di Padang, Rabu. (23/11/2016).


Dalam pertimbangan jaksa disebutkan hal yang memberatkan karena perbuatan terdakwa bertentangan dengan program pemerintah dalam memberantas korupsi. Sementara hal yang meringankan karena terdakwa belum pernah dihukum sebelumnya.


Jaksa menuntut terdakwa dengan pidana melanggar pasal 2 ayat (1), Juncto (Jo) pasal 18 ayat (1) huruf a dan b, ayat (2), dan ayat (3), Undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.


Terdakwa dituntut berdasarkan uraian fakta persidangan yang didukung 97 alat bukti, berupa keterangan saksi-saksi, keterangan ahli, surat, dan keterangan terdakwa.


Salmadanis dalam proyek pengadaan tanah yang akan dijadikan pembangunan kampus III IAIN itu, berlaku sebagai ketua panitia pengadaan.


Perbuatan terdakwa diduga telah merugikan keuangan negara sebesar Rp.1.946.701.050, dengan hilangnya hak penguasaan negara terhadap tanah seluas 65.231 meter.


Sementara penasehat hukum terdakwa Fauzi Novaldi, mengatakan kliennya dalam pengadaan tanah itu hanya memeriksa administrasi dan berkas saja.


"Kami akan mengajukan pembelaan secara tertulis pada sidang selanjutnya untuk membantah tuntutan jaksa," katanya.


Sementara majelis hakim Pengadilan Tipikor Padang yang diketuai Yose Ana Rosalinda, memutuskan untuk menunda sidang hingga rabu (30/11) dengan agenda mendengarkan pembelaan dari pihak terdakwa.


Dalam perkara tersebut juga terdapat satu terdakwa lainnya yaitu notaris Eli Satria Pilo, disidang dalam berkas terpisah. (AMOI/romeo)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Romeo
Tag: hukum,kriminal,metro,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Sambil Trabas, Gubernur Sumbar Serahkan Bantaun ke Daerah Terpencil Pesisir Selatan

Sambil Trabas, Gubernur Sumbar Serahkan Bantaun ke Daerah Terpencil Pesisir Selatan

PESISIR SELATAN - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menyerahakan bantuan Baznas Provinsi kepada masyarakat di 2...

Sempat Terhenti, Pembangunan Museum PDRI Senilai 600 Milyar di 50 Kota Dilanjutkan Kembali

Sempat Terhenti, Pembangunan Museum PDRI Senilai 600 Milyar di 50 Kota Dilanjutkan Kembali

LIMA PULUH KOTA - Pembangunan Monumen Bela Negara yang sebelumnya sempat terhenti, akhirnya akan dilanjutkan kembali....

Wakil Ketua Umum MUI Mendadak Kunjungi Kota Padang, Ada Apa?

Wakil Ketua Umum MUI Mendadak Kunjungi Kota Padang, Ada Apa?

PADANG - Wakil Ketua Umum MUI Buya Yunahar Ilyas mengadakan kunjungan dadakan ke Kantor PWM Sumbar Jalan Sawahan nomor...

Pemko Padang Imbau Daging Kurban Jangan Dibungkus Kantong Kresek Hitam, Ini Alasannya

Pemko Padang Imbau Daging Kurban Jangan Dibungkus Kantong Kresek Hitam, Ini Alasannya

PADANG - Agar warga terhindar dari penyakit dan zat berbahaya, Pemerintah Kota Padang mengimbau kepada panitia kurban...

DPD KNPI Pariaman Gelar Pelatihan Wawasan Kebangsaan

DPD KNPI Pariaman Gelar Pelatihan Wawasan Kebangsaan

PADANG PARIAMAN - Walikota Pariaman buka pelatihan wawasan kebangsaan kerjasama Dikpora. dan KNPI Pariaman di aula...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu