berita padang - berita sumbar
headline
home berita Agam

Belajar Pemanfaatan Tanah, DPRD Yogyakarta Kunker ke Agam Sumbar

Rabu, 07 Desember 2016 - 17:20:18 WIB - 222
Belajar Pemanfaatan Tanah, DPRD Yogyakarta Kunker ke Agam Sumbar

AGAM - DPRD Provinsi Yogyakarta melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten Agam dalam rangka menggali referensi tentang pengelolaan dan pemanfaatan tanah.


Rombongan yang berjumlah 17 orang itu diterima langsung oleh Bupati Agam yang diwakili Asisten Administrasi Umum Mulyadi, bersama beberapa kepala SKPD terkait, Rabu (7/12/2016).


Asisten Administrasi Umum, Mulyadi menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang tinggi kepada DPRD Provinsi Yogyakarta yang memilih dan menetapkan Kabupaten Agam tempat studi komperatif.


"Kami menyambut baik kedatangan anggota Legislatif DPRD Yogyakarta, disamping berbagi informasi semoga pertemuan ini juga bisa mempererat silahturahmi diantara kita," katanya.


Dalam paparannya, Mulyadi menjelaskan visi misi Pemerintah Kabupaten Agam yang tertuang pada RPJMD Kabupaten Agam 2016-2021 yaitu, terwujudnya Kabupaten Agam yang Berkeadilan, Inovatif, Sejahtera, Agamais dan Beradat (BISA).


Terkait persoalan tanah, Ia menyebutkan, bahwa di Agam khususnya di Minangkabau kepemilikan tanah sebagian besar milik tanah ulayat atau kaum yang dikuasai oleh nagari, penghulu dan Mamak Kepala Waris. Untuk mendapati luasan tanah ulayat milik siapa, cukup panjang proses adat yang dilalui. Jadinya, mensertifikatkan tanah bisa dikatakan cukup lama.


"Ini merupakan persoalan kita di Agam pada umumnya di Sumatera Barat. Namun, sebagian besar telah bisa diselesaikan melalui pendekatan persuasif bersama DPRD. Tentunya hal ini guna percepatan pembangunan di Kabupaten Agam," terangnya.


Sementara itu, Ketua Rombongan DPRD Yogyakarta, Suharwanta, mengatakan tujuan kunjungan kerja ke Agam dalam rangka silahturahmi dan berbagi pengetahuan terkait mencari referensi tentang pengelolaan tanah dan pemanfaatan tanah kesultanan.


"Kami di Yogyakarta merupakan wilayah kerajaan, maka kami memiliki tanah kesultanan. Dimana tanah tersebut diatur dan dilaksanakan menurut perjanjian atau kontrak politik yang dibuat oleh induk kerajaan.


Untuk itu kita berharap bersama-sama dengan Pemkab Agam untuk mencarikan solusi dan referensi bagaimana kiat-kiat Pemkab bersama DPRD dalam menyelesaikan masalah tanah di Agam," jelasnya. (andre)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: agam,daerah,nasional,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI



BE SMART, READ MORE

Wartawan 50 Kota dan Payakumbuh Distribusikan Bantuan untuk Korban Bencana ALam

Wartawan 50 Kota dan Payakumbuh Distribusikan Bantuan untuk Korban Bencana ALam

LIMA PULUH KOTA - Gabungan Wartawan yang bertugas di Kabupaten Lima Puluh Kota dan Kota Payakumbuh mendistribusikan...

Bukittinggi Pertama di Sumbar Serahkan LKPD 2016 ke BPK RI

Bukittinggi Pertama di Sumbar Serahkan LKPD 2016 ke BPK RI

BUKITTINGGI - Walikota Bukittinggi, H.M.Ramlan Nurmatias, S.H., Kamis (23/3/2017) di kantor BPK Perwakilan Sumbar di...

Padang Pariaman Bakal Punya Kawasan Pendidikan, 5 Kampus Dibangun

Padang Pariaman Bakal Punya Kawasan Pendidikan, 5 Kampus Dibangun

PADANG PARIAMAN - Kesungguhan Bupati Ali Mukhni membangun daerahnya selayaknya diapresiasi. Buktinya, ia terjun...

DPRD Tanah Datar Rampungkan Perda Pemilihan, Pengangkatan dan Pemberhentian Walnag

DPRD Tanah Datar Rampungkan Perda Pemilihan, Pengangkatan dan Pemberhentian Walnag

TANAH DATAR - DPRD Tanah Datar, Sumatera Barat, mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pemilihan, Pengangkatan,...

Temuan Meriam Peninggalan VOC Hebohkan Warga Pasaman Barat

Temuan Meriam Peninggalan VOC Hebohkan Warga Pasaman Barat

PASAMAN BARAT - Warga Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) tepatnya di Kampung Rajang, Jorong Langgam, Kinali...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu