berita padang - berita sumbar
headline
home berita Agam

Belajar Pemanfaatan Tanah, DPRD Yogyakarta Kunker ke Agam Sumbar

Rabu, 07 Desember 2016 - 17:20:18 WIB - 144
Belajar Pemanfaatan Tanah, DPRD Yogyakarta Kunker ke Agam Sumbar

AGAM - DPRD Provinsi Yogyakarta melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten Agam dalam rangka menggali referensi tentang pengelolaan dan pemanfaatan tanah.


Rombongan yang berjumlah 17 orang itu diterima langsung oleh Bupati Agam yang diwakili Asisten Administrasi Umum Mulyadi, bersama beberapa kepala SKPD terkait, Rabu (7/12/2016).


Asisten Administrasi Umum, Mulyadi menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang tinggi kepada DPRD Provinsi Yogyakarta yang memilih dan menetapkan Kabupaten Agam tempat studi komperatif.


"Kami menyambut baik kedatangan anggota Legislatif DPRD Yogyakarta, disamping berbagi informasi semoga pertemuan ini juga bisa mempererat silahturahmi diantara kita," katanya.


Dalam paparannya, Mulyadi menjelaskan visi misi Pemerintah Kabupaten Agam yang tertuang pada RPJMD Kabupaten Agam 2016-2021 yaitu, terwujudnya Kabupaten Agam yang Berkeadilan, Inovatif, Sejahtera, Agamais dan Beradat (BISA).


Terkait persoalan tanah, Ia menyebutkan, bahwa di Agam khususnya di Minangkabau kepemilikan tanah sebagian besar milik tanah ulayat atau kaum yang dikuasai oleh nagari, penghulu dan Mamak Kepala Waris. Untuk mendapati luasan tanah ulayat milik siapa, cukup panjang proses adat yang dilalui. Jadinya, mensertifikatkan tanah bisa dikatakan cukup lama.


"Ini merupakan persoalan kita di Agam pada umumnya di Sumatera Barat. Namun, sebagian besar telah bisa diselesaikan melalui pendekatan persuasif bersama DPRD. Tentunya hal ini guna percepatan pembangunan di Kabupaten Agam," terangnya.


Sementara itu, Ketua Rombongan DPRD Yogyakarta, Suharwanta, mengatakan tujuan kunjungan kerja ke Agam dalam rangka silahturahmi dan berbagi pengetahuan terkait mencari referensi tentang pengelolaan tanah dan pemanfaatan tanah kesultanan.


"Kami di Yogyakarta merupakan wilayah kerajaan, maka kami memiliki tanah kesultanan. Dimana tanah tersebut diatur dan dilaksanakan menurut perjanjian atau kontrak politik yang dibuat oleh induk kerajaan.


Untuk itu kita berharap bersama-sama dengan Pemkab Agam untuk mencarikan solusi dan referensi bagaimana kiat-kiat Pemkab bersama DPRD dalam menyelesaikan masalah tanah di Agam," jelasnya. (andre)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: agam,daerah,nasional,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI



BE SMART, READ MORE

Bambang Sudibyo Resmikan Ruang Belajar Potren Al Kautsar Limapuluh Kota

Bambang Sudibyo Resmikan Ruang Belajar Potren Al Kautsar Limapuluh Kota

LIMAPULUH KOTA - Ketua Umum Badan Amil Zakat (Baznas) Pusat Prof DR Bambang Sudibyo, M.BA meresmikan pemakaian ruang...

Kuliner Minangkabau Sukses Manjakan Lidah Tamu Asing di Kedubes RI Oslo Norwegia

Kuliner Minangkabau Sukses Manjakan Lidah Tamu Asing di Kedubes RI Oslo Norwegia

OSLO - Keanggunan Tari Pasambahan membuka gathering yang dibalut dengan tema: West Sumatera - Cultural Performances and...

Tim Gegana Polda Sumbar Pastikan Benda Mencurigakan di RSI Ibnu Sina Padang Bukan Bom

Tim Gegana Polda Sumbar Pastikan Benda Mencurigakan di RSI Ibnu Sina Padang Bukan Bom

PADANG -- Setelah diperiksa secara intensif tim Gegana Polda Sumbar, diketahui paket mirip bom itu hanya paket biasa...

Bukittinggi Kota Pertama Pencairan PKH di Sumbar

Bukittinggi Kota Pertama Pencairan PKH di Sumbar

BUKITTINGGI - Bukittinggi ditetapkan sebagai kota pertama di tahun 2017 yang menerima pencairan Program Keluarga...

Bupati Irfendi Arbi Resmikan Jembatan Batu Kabau, Lareh Sago Halaban

Bupati Irfendi Arbi Resmikan Jembatan Batu Kabau, Lareh Sago Halaban

LIMA PULUH KOTA - Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi meresmikan pemakaian jembatan Batu Kabau di Nagari Sitanang...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu