berita padang - berita sumbar
headline
home berita Agam

Belajar Pemanfaatan Tanah, DPRD Yogyakarta Kunker ke Agam Sumbar

Rabu, 07 Desember 2016 - 17:20:18 WIB - 338
Belajar Pemanfaatan Tanah, DPRD Yogyakarta Kunker ke Agam Sumbar

AGAM - DPRD Provinsi Yogyakarta melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten Agam dalam rangka menggali referensi tentang pengelolaan dan pemanfaatan tanah.


Rombongan yang berjumlah 17 orang itu diterima langsung oleh Bupati Agam yang diwakili Asisten Administrasi Umum Mulyadi, bersama beberapa kepala SKPD terkait, Rabu (7/12/2016).


Asisten Administrasi Umum, Mulyadi menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang tinggi kepada DPRD Provinsi Yogyakarta yang memilih dan menetapkan Kabupaten Agam tempat studi komperatif.


"Kami menyambut baik kedatangan anggota Legislatif DPRD Yogyakarta, disamping berbagi informasi semoga pertemuan ini juga bisa mempererat silahturahmi diantara kita," katanya.


Dalam paparannya, Mulyadi menjelaskan visi misi Pemerintah Kabupaten Agam yang tertuang pada RPJMD Kabupaten Agam 2016-2021 yaitu, terwujudnya Kabupaten Agam yang Berkeadilan, Inovatif, Sejahtera, Agamais dan Beradat (BISA).


Terkait persoalan tanah, Ia menyebutkan, bahwa di Agam khususnya di Minangkabau kepemilikan tanah sebagian besar milik tanah ulayat atau kaum yang dikuasai oleh nagari, penghulu dan Mamak Kepala Waris. Untuk mendapati luasan tanah ulayat milik siapa, cukup panjang proses adat yang dilalui. Jadinya, mensertifikatkan tanah bisa dikatakan cukup lama.


"Ini merupakan persoalan kita di Agam pada umumnya di Sumatera Barat. Namun, sebagian besar telah bisa diselesaikan melalui pendekatan persuasif bersama DPRD. Tentunya hal ini guna percepatan pembangunan di Kabupaten Agam," terangnya.


Sementara itu, Ketua Rombongan DPRD Yogyakarta, Suharwanta, mengatakan tujuan kunjungan kerja ke Agam dalam rangka silahturahmi dan berbagi pengetahuan terkait mencari referensi tentang pengelolaan tanah dan pemanfaatan tanah kesultanan.


"Kami di Yogyakarta merupakan wilayah kerajaan, maka kami memiliki tanah kesultanan. Dimana tanah tersebut diatur dan dilaksanakan menurut perjanjian atau kontrak politik yang dibuat oleh induk kerajaan.


Untuk itu kita berharap bersama-sama dengan Pemkab Agam untuk mencarikan solusi dan referensi bagaimana kiat-kiat Pemkab bersama DPRD dalam menyelesaikan masalah tanah di Agam," jelasnya. (andre)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: agam,daerah,nasional,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Penyerahan Remisi di LP Batusangkar, Terungkap Penghuni 2 Tertinggi di Kasus Perlindungan Anak

Penyerahan Remisi di LP Batusangkar, Terungkap Penghuni 2 Tertinggi di Kasus Perlindungan Anak

TANAH DATAR - Enam Puluh (60) orang warga binaan Rutan klas II B Batusangkar, Tanah Datar, Sumatera barat mendapatkan...

Hadapi Sriwijaya FC, Rekrutan Anyar Semen Padang FC Muchlis Hadi Ning Berpeluang Dimainkan

Hadapi Sriwijaya FC, Rekrutan Anyar Semen Padang FC Muchlis Hadi Ning Berpeluang Dimainkan

BOLA - Rekrutan anyar Semen Padang FC Muchlis Hadi Ning berpeluang menjalani debutnya saat menghadapi Sriwijaya FC,...

Inilah Para Pemenang Jurnalis Award Pariaman 2017

Inilah Para Pemenang Jurnalis Award Pariaman 2017

PARIAMAN - Pemerintah Kota Pariaman melalui Diskominfo mengumumkan pemenang Jurnalis Award 2017 di sela penutupan...

Dari Penyerangan Loji Belanda Hingga Kado Adipura, HUT Padang 348 Jadi Spesial

Dari Penyerangan Loji Belanda Hingga Kado Adipura, HUT Padang 348 Jadi Spesial

PADANG - Ketua DPRD Padang Elly Thrisyanti menginginkan di ulang tahun Kota Padang yang ke-348, Pemko Padang dan DPRD...

Bus Rebah di Lembah Anai, Seorang Gadis Kecil Luka Tersiram Air Radiator

Bus Rebah di Lembah Anai, Seorang Gadis Kecil Luka Tersiram Air Radiator

PADANG PANJANG - Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di wilayah hukum Polres Kota Padang Panjang, Sumaterqa Barat...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu