berita padang - berita sumbar
headline
home berita Padang Pariaman

Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni : Hari Ibu Berlangsung Sepanjang Tahun

Kamis, 22 Desember 2016 - 20:57:53 WIB - 343
Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni : Hari Ibu Berlangsung Sepanjang Tahun

PADANG PARIAMAN - Peringatan Hari Ibu ke-88 di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman berlangsung khidmat dan penuh haru. Acara yang dipusatkan di Aula Kantor Bupati, Parit Malintang, Kamis (22/12/2016), menyedot perhatian hadirin.


Bupati Ali Mukhni dalam kesempatan itu mengingatkan, ibu memiliki peran sangat penting dalam kehidupan manusia. Tidak hanya sekadar mengandung dan melahirkan, ibu-lah yang pertama-tama membentuk karakter setiap anak. Ibu adalah guru, ibu malaikat penyelamat.


"Semua kita adalah anak. Oleh sebab itu, semua kita wajib berbakti kepada ibu. Meskipun peringatan Hari Ibu ditetapkan setiap 22 Desember, sesungguhnya Hari Ibu berlangsung sepanjang tahun. Tiada hari tanpa penghormatan, penghargaan dan doa ter hadap ibu," ujarnya.


Dengan mata tampak berkaca-kaca, Ali Mukhni yang berpidato tanpa teks menguraikan peran ibu dalam mengasuh, memelihara dan mendidik anak-anaknya. “Doa ibu sangat mustajab dan pasti di-ijabah Allah Yang Mahaagung, tentunya ibu yang beriman dan bertaqwa.”


Sebelumnya, Ketua Tim Penggerak PKK (Pemberdayaan Kesejahterraan Keluarga) Rena Sovia (isteri Ali Mukhni) memaparkan, substansi peringatan secara nasional ini ditujukan bagi seluruh ibu-ibu di Indonesia atas perannya di dalam keluarga dan tindak sosialnya di tengah masyarakat.


Meskipun dirayakan secara nasional, sejarah Hari Ibu berawal pada 22 - 25 Desember 1928. Saat itu, sejumlah pejuang perempuan dari 12 kota di Tanah Jawa dan Sumatera mengadakan Kongres Perempuan Indonesia I di Yogyakarta. Dalam kongres tersebut, mereka menyatukan pikiran dan semangat untuk ikut berjuang merebut kemerdekaan serta perbaikan nasib kaum perempuan di Nusantara ke depan.


Dari upaya penyatuan cita-cita itu mereka memutuskan beberapa poin penting. Di antaranya adalah membentuk Kongres Perempuan yang kemudian dikenal dengan nama Kongres Wanita Indonesia (Kowani).


Namun, penetapan Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember tidak diputuskan saat itu juga, melainkan pada tahun 1938 atau tepatnya dalam Kongres Perempuan Indonesia III. Penetapan hari raya nasional itu diilhami perjuangan para pahlawan perempuan yang hidup di abad ke-19.seperti Raden.Ajeng Kartini, Cut Nyak Dien, Maria Christina Tiahahu, Walanda Maramis, Dewi Sartika, Rangkayo Rasuna Said , Nyai Achmad Dahlan dan Cut Meutiah.


Dalam setiap kongres, mereka banyak membahas berbagai isu yang berkembang di dalam negeri. Yakni keterlibatan perempuan memperjuangkan kemerdekaan, hingga pelibatan perempuan pada berbagai aspek pembangunan pasca kemerdekaan.


Upaya pencapaian dari cita-cita para kaum feminis itu terwujud pada 1959. Soekarno yang saat itu menjabat Presiden Indonesia menetapkan bahwa 22 Desember sebagai Hari Ibu melalui Dekrit Presiden Nomor 316 tahun 1959.


Setelah itu, perjuangan Kowani di masa pembangunan lebih banyak menyoal perdagangan anak-anak dan perempuan, hingga pernikahan usia dini kaum perempuan. Selain itu, masalah kesehatan para ibu dan gizi para balita juga terus dikaji dalam kongres itu. (Zakirman Tanjung)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: metro,padang,padang-pariaman,perempuan,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

BPOM di Daerah Diminta Bantu Tarik Produk Mi Korea Selatan Mengandung Babi

BPOM di Daerah Diminta Bantu Tarik Produk Mi Korea Selatan Mengandung Babi

NASIONAL - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Kusumastuti Lukito mengatakan sudah meminta seluruh...

Awak Media Dilarang Meliput Sertijab Kapolres Kota Solok di Mapolda Sumbar

Awak Media Dilarang Meliput Sertijab Kapolres Kota Solok di Mapolda Sumbar

PADANG - Diduga maraknya pemberitaan atas pencopotan Kapolres Kota Solok, AKBP Rosmelawati Rosya oleh Kapolri Jendral...

Oknum Polisi diduga Terima Setoran Puluhan juta, Bekingi Tambang Emas di Sungai Lasi Solok

Oknum Polisi diduga Terima Setoran Puluhan juta, Bekingi Tambang Emas di Sungai Lasi Solok

SOLOK - Aktifitas Tambang emas ilegal di Kabupaten Solok diduga dibekingi oleh oknum Polisi. Pengusaha tambang diduga...

Jejal Rute Ekstreme Lewati Sawah Ladang Nagari Terpencil, Polres dan Bastrac Mencari Orang Miskin!!

Jejal Rute Ekstreme Lewati Sawah Ladang Nagari Terpencil, Polres dan Bastrac Mencari Orang Miskin!!

TANAH DATAR - Mengunakan puluhan motor Trail, lewati jalur ekstrim hutan, sawah dan ladang masyarakat pelosok Nagari,...

Cegah Penyakit di Kalangan Remaja,  Porisbar Gelar MTQ dan Sholat Jenazah

Cegah Penyakit di Kalangan Remaja, Porisbar Gelar MTQ dan Sholat Jenazah

TANAH DATAR - Upaya mengentaskan penyakit di kalangan remaja, Kelompok Remaja Islam Balai Gambar (PORISBAR) Kenagarian...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu