berita padang - berita sumbar
headline
home berita Pariaman

Wamen ESDM Arcandra Tahar Hadiri Malewakan Gala di Pariaman

Senin, 26 Desember 2016 - 20:09:36 WIB - 273
Wamen ESDM Arcandra Tahar Hadiri Malewakan Gala di Pariaman

PARIAMAN - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar menghadiri pengukuhan tokoh adat yang dilaksanakan pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) sejak 23 hingga 25 Desember 2016.


Sebagai pucuk undangan ia berharap para penghulu atau tokoh adat yang dilantik pada prosesi malewakan gala bisa menjaga amanah dan kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat.


Arcandra mengatakan seorang penghulu atau datuak memiliki peran strategis dalam memimpin suatu suku atau kaum di tengah masyarakat.


Ia juga mengajak para pemimpin atau tokoh adat yang telah dikukuhkan tersebut dapat menjaga dan membimbing anak kemenakan serta membantu pemerintah dalam memajukan daerah.


"Selaku orang berdarah minang saya berpesan kepada para tokoh adat yang telah dilantik agar bisa lebih merakyat sehingga masyarakat Pariaman tidak merasa jauh dengan pemimpinnya," pungkas Arcandra.


Sedangkan ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kota Pariaman, Mukhlis Rahman mengatakan ada 24 datuak atau tokoh adat yang dikukuhkan setelah melewati sejumlah persyaratan.


"Para tokoh adat yang terpilih ini, sebelumnya harus memenuhi beberapa kriteria agar bisa dilewakan secara resmi diantaranya, persetujuan dan kesepakakan kaum/suku, surat keterangan dari suku, surat keterangan telah Manggatok Pinang, rekomendasi dari Kerapatan Adat Nagari serta ranji/nasab keturunan dalam kaum," terang Mukhlis.


Wako menyebutkan penghulu dalam kedudukannya di suatu kaum sangat dibutuhkan oleh pemerintah dalam mendukung visi misi pemerintah daerah.


Di tempat sama yang sama Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit, mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan pengukuhan tokoh adat secara serentak yang dilakukan pemerintah Kota Pariaman.


"Pengukuhan gelar adat ini ini sangat bermanfaat dalam memajukan dan menghidupkan kembali serta memperkaya nilai kearifan lokal di Sumatera Barat," Sebut Wagub Sumbar.


Nasrul Abit berharap para datuak yang telah dikukuhkan tersebut bisa menjadi mitra pemerintah daerah dalam membangun dan memajukan sektor pariwisata.


Ia juga mengajak para tokoh adat yang ada disetiap daerah untuk memerangi segala macam perilaku menyimpang dan pergaulan bebas para remaja yang marak terjadi di tengah masyarakat.


Karena ia menilai penghulu atau datuak merupakan pemimpin dalam suatu suku atau kaum yang berpengaruh besar dalam masyarakat sehingga memiliki tanggung jawab besar terhadap persoalan tersebut.


"Anak dan kemenakan harus dilindungi dari bahaya penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas dan fenomena lesbian, gay, biseksual dan transgender yang marak terjadi," ujar dia.


Oleh sebab itu ia meminta kepada seluruh kepala daerah dan pemangku kepentingan di provinsi agar melakukan pengawasan lebih ke berbagai tingkat satuan pendidikan yang ada.


"Kita minta juga kepada kepala daerah agar sesekali mengadakan razia mendadak di sekolah agar anak didik bebas dari penyalahgunaan narkotika," ujar NA


Ia mengharapkan para tokoh adat atau penghulu yang telah dilantik secara resmi memiliki tanggung jawab besar dalam mengawasi anak kemenakannya.


Karena NA sangat mengkhawatirkan melihat kondisi saat ini para generasi muda Minangkabau yang mulai pudar dalam belajar adat istiadat.


Sebagai contoh generasi muda sudah mulai enggan belajar tradisi ilmu bela diri khas Minangkabau seperti silat.


Mantan Bupati Pesel ini berharap para tokoh adat agar kembali menghidupkan kekayaan nilai-nilai kebudayaan dan kearifan lokal sehingga warisan leluhur tetap terjaga.


Wawako Pariaman Genius Umar yang bergelar Datuak Rangkayo Rajo Gandam dari suku Mandahiliang mengatakan pihaknya siap bermitra dan bekerja sama dengan pemerintah Kota Pariaman dalam membangun daerah serta mengawasi anak kemenakan.


Pihaknya berjanji akan membantu jalannya roda pemerintahan di berbagai sisi seperti ekonomi, kebudayaan, sosial, agama dan pendidikan.


"Di sektor pendidikan masyarakat diharapkan tidak ada lagi yang putus sekolah, pada sektor ekonomi generasi muda diajak dalam mengembangkan ekonomi kreatif," ujar nya.


Di bidang budaya, Wawako berjanji akan terus menghidupkan berbagai kesenian lokal seperti gandang tasa khas masyarakat Pariaman. Sedangkan di sektor agama sebut dia, "Gerakan Magrib Mengaji" akan terus dilanjutkan hingga ke tingkat dusun.(warman)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: daerah,indonesia,nasional,pariaman,peristiwa,seni-budaya,sumatra-barat,tokoh,unik

SILAHKAN BERBAGI



BE SMART, READ MORE

Menuju Smart City, Ini yang Dilakukan Bukittinggi

Menuju Smart City, Ini yang Dilakukan Bukittinggi

BUKITTINGGI - Dunia semakin berkembang dengan pemakaian tekhnologi modern seperti halnya pemakaian website, kota...

Bukittinggi Konsultasi Pengelolaan Air Bersih ke Payakumbuh

Bukittinggi Konsultasi Pengelolaan Air Bersih ke Payakumbuh

PAYAKUMBUH - Keberhasilan kota Payakumbuh dalam pengelolaan air bersih menarik perhatian Pemerintah Kota Bukittinggi...

Semen Padang FC Minta Rudi Jaga Penampilan

Semen Padang FC Minta Rudi Jaga Penampilan

BOLA - Penampilan apik yang diperlihatkan Rudi saat Semen Padang FC menghadapi PSCS Cilacap pada laga kedua penyisihan...

Walikota Padang : Dilecehkan, Sensitifitas Umat Islam Mulai Hilang

Walikota Padang : Dilecehkan, Sensitifitas Umat Islam Mulai Hilang

PADANG - Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo menilai bahwa rasa sensitifitas umat Islam telah mulai...

Padamnya Kewibawaan Mamak dalam Adat Minangkabau

Padamnya Kewibawaan Mamak dalam Adat Minangkabau

Oleh: Fadhlur Rahman Ahsas Degradasi peran mamak pada suatu kaum dalam adat Minangkabau telah pudar ditelan zaman....


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu