minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Nasional

Pilot Mabuk Saat Tugas, Bos Citilink Mengundurkan Diri

Sabtu, 31 Desember 2016 - 07:55:09 WIB - 444
Pilot Mabuk Saat Tugas, Bos Citilink Mengundurkan Diri

NASIONAL - Direktur Utama atau CEO Citilink Indonesia Albert Burhan dan Direktur Produksi Hadinoto Sudigno mengundurkan diri, menyusul kejadian seorang pilot QG 800 yang diduga mabuk saat bertugas dalam penerbangan rute Surabaya- Jakarta pada Rabu (28/12) lalu.

"Dampak yang telah diberikan dari masalah ini kepada Citilink, secara personal, saya dan Pak Hadinoto Direktur Produksi merasa bertanggung jawab atas hal ini, sehingga kami mengajukan permohonan untuk mengundurkan diri dari Citilink," kata Albert dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (30/12).

Albert mengaku telah menyampaikan pengunduran dirinya tersebut secara lisan, dan surat resmi akan segera diserahkan.

Dengan sikapnya tersebut, Albert yang pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan Citilink itu berharap maskapai penerbangan berbiaya murah di bawah naungan Garuda Indonesia itu bisa lebih baik ke depannya.

Vice President Corporate Communication Citilink, Benny S Butarbutar mengatakan permohonan tersebut akan disampaikan kepada pemegang saham. "Permohonan pengunduran itu akan disampaikan ke pemegang saham," ujarnya.

Dari informasi yang disampaikan oleh manajemen Citilink kepada Dirjen Perhubungan Udara, tertulis bahwa penerbangan pagi itu jadwal keberangkatannya pukul 05.15 WIB dengan nomor penerbangan QG 800 rute Bandara Juanda (Surabaya) menuju Bandara Halim Perdanakusuma (Jakarta).

Simak juga : Video, Sempat Membantah, Akhirnya Citilink Akui Pilotnya Mabuk

Pesawat yang digunakan adalah Airbus A320 dengan jumlah penumpang 152 dewasa, sembilan anak-anak dan dua bayi.

Capt pilot yang bertugas adalah Capt. Tekad Purna dengan Co-pilot (FO) Bayu Segara, sedangkan pramugari (flight Attendant) adalah Rigke Mutya, Anggita Nur, Gunung D dan Ling Radia.

Kronologis kejadiannya, yaitu pada pukul 05.09 WIB Pilot tiba di flight operations atau flops dan langsung ke pesawat yang parkir di stand 5A dengan B sedang proses boarding.

Pilot masuk ke kokpit dan di kokpit melakukan pengumuman ke kabin pesawat dengan suara yang kurang jelas, sehingga hampir semua penumpang komplain dan meminta captain pilot diganti.

Kemudian pada 05.30 WIB, seluruh penumpang turun dari pesawat. Flops Citilink memutuskan mengganti captain pilot tersebut dengan Capt. Wahana Agus. Seluruh penumpang naik ke pesawat dan sembilan penumpang memutuskan membatalkan penerbangan.

Pada 06.20 WIB, penerbangan QG 800 push back (dimundurkan) menuju Bandara Halim PK.

Kemudian, pada 06.35 WIB Capt. Tekad di periksa di klinik Graha Angkasa Pura I oleh dr Putu dan hasil tes alkohol dan obat-obatan adalah negatif.

Namun, Kemenhub meminta pilot tersebut diperiksa kesehatannya secara menyeluruh untuk memastikan kondisinya. (mrd)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: indonesia,metro,nasional

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Forbes Rilis Daftar Orang Terkaya Dunia 2017, Dari Indonesia? Siapa Saja?

Forbes Rilis Daftar Orang Terkaya Dunia 2017, Dari Indonesia? Siapa Saja?

NASIONAL - Forbes baru-baru ini merilis daftar orang terkaya di dunia untuk tahun 2017. Selama sembilan tahun...

Polresta Payakumbuh Ringkus Dua Pemuda Terduga Perampasan dengan Kekerasan

Polresta Payakumbuh Ringkus Dua Pemuda Terduga Perampasan dengan Kekerasan

PAYAKUMBUH - Dua pemuda yang diduga melakukan aksi kejahatan perampasan dengan kekerasan (Curas) diringkus jajaran...

BPN Tidak Hadir Ukur Obyek Perkara, Eksekusi Lahan PT. KAI di Basko Mall Ditunda

BPN Tidak Hadir Ukur Obyek Perkara, Eksekusi Lahan PT. KAI di Basko Mall Ditunda

PADANG - Pengadilan Negeri Padang menangguhkan eksekusi lahan milik PT KAI Divre II Sumbar di kawasan Basko Hotel Air...

Audisi The Next Boy/Girl Band Indonesia Season 2 Hadir di Padang, Catat Tanggalnya

Audisi The Next Boy/Girl Band Indonesia Season 2 Hadir di Padang, Catat Tanggalnya

PADANG - Setelah sebelumnya sukses menggelar The Next Boy/Girl Band Indonesia season pertama, kini GTV masih...

Pakar Hukum Pidana: Penegakan Hukum Tidak Boleh Dilakukan dengan Cara-cara Melanggar Hukum

Pakar Hukum Pidana: Penegakan Hukum Tidak Boleh Dilakukan dengan Cara-cara Melanggar Hukum

PADANG - Diduga ditendang oknum polisi akibatnya satu pengendara remaja luka-luka di depan kantor Dirlantas Polda...


KOMENTAR ANDA



gtv the next boy girl band season 2 padang kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media