minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Nasional

FPI Tuding Adanya Aktor Intelektual Dalam Laporan Mahasiswa Katolik kepada HRS Dan Aktivis 212

Minggu, 01 Januari 2017 - 15:45:28 WIB - 1079
FPI Tuding Adanya Aktor Intelektual Dalam Laporan Mahasiswa Katolik kepada HRS Dan Aktivis 212

JAKARTA - Menyikapi pelaporan terhadap Habib Rizieq Shihab atas dugaan penistaan agama dengan pelapor Perhimpunan Mahasiswa Katolik Indonesia (PMKI) dan pelaporan kepada Bachtiar Nasir atas bantuan kemanusiaan ke Suriah serta pemeriksaan terhadap aktivis 212, akhirnya Font Pembela Islam (FPI) angkat bicara.


Front Pembela Islam mengeluarkan pernyataan sikap sebagai berikut :


1. Bahwa pelaporan yang dilakukan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia, menuduh Habib Rizieq melakukan penistaan agama, yang kemudian diikuti oleh pelaporan-pelaporan sejenis yang mengatasnamakan mahasiswa pula, memperlihat sebuah gerakan yang telah terkoordinasi.


2. Bahwa pelaporan terhadap Imam Besar FPI Habib Muhammad Rizieq Shihab yang juga merupakan Ketua Pembina Gerakan Nasional Pengawal Fatwa/GNPF MUI bersamaan dengan kasus pemberian bantuan Kemanusian kepada Suriah yang dihadapi Ketua GNPF MUI, KH Bachtiar Nasir begitu juga pemanggilan yang ditujukan kepada Kordinator peserta aksi 212 (dua Desember) 2016 dari Sumatera Barat, menunjukan adanya upaya yang terstruktur dan sistematis upaya mengkriminalkan eksponen GNPF MUI.


3. Bahwa dari penjelasan diatas, kami meyakini terdapat aktor intelektual yang berupaya secara terstruktur dan sistematis, sengaja menciptakan permasalahan-permasalahan, untuk membungkam perlawanan umat Islam atas ketidak-adilan dan menginginkan perpecahan antar anak Bangsa.


4. Bahwa Kami melihat aktor ntelektual tersebut adalah dari kalangan komprador dan para pemilik kapital yang serakah terhadap berbagai proyek pembangunan, yang merupakan perpanjangan tangan dari asing dan aseng dalam menjalankan agenda Proxy War, yang berhasil menyusup kedalam kekuasaan negara.


Karena itu Dewan Pimpinan Pusat Front Mahasiswa Islam menyerukan sebagai berikut:


1. Kepada umat Islam khususnya aktivis mahasiswa Islam dari Sabang sampai Merauke untuk menyatukan barisan, tetap menjaga #Spirit212 yang merupakan spirit membela agama Islam untuk terus melakukan perlawanan terhadap kedzaliman dan ikut membela ulama pewaris Nabi Muhammad SAW dari segala bentuk pembungkaman.


2. Kepada umat Islam khususnya aktivis mahasiswa Islam dari Sabang sampai Merauke untuk menyatukan barisan, menjaga keutuhan Bangsa Indonesia dari segala macam ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan yang merongrong Persatuan dan Kesatuan Bangsa karena menginginkan perpecahan antar anak Bangsa;


3. Kepada pemegang kuasa, untuk menghentikan politik adu domba dan berhenti menjadi komprador asing dan aseng serta menghentikan segala perbuatan yang memusuhi ajaran islam dan umat islam, karena hidup anda hanya sebentar di dunia ini.


4. Kepada seluruh elemen Bangsa Indonesia untuk selalu menjaga keharmonisan hubungan antar agama dengan membuka pintu dialog agar mengikis kesalah-pahaman antar umat beragama dengan tetap menjaga hak konstitusional untuk menjalankan ajaran agamanya secara penuh, kami siap melakukan dialog. (RI)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: indonesia,nasional

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Surat Masyarakat Tak Digubris Pemkab, Ratusan Massa Unjuk Rasa di Depan DPRD Tanah Datar

Surat Masyarakat Tak Digubris Pemkab, Ratusan Massa Unjuk Rasa di Depan DPRD Tanah Datar

TANAH DATAR - Ratusan Warga Nagari Baringin, mengelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Tanah Datar, Sumatera Barat,...

Warga Jorong Nenan Limapuluh Kota Demo, Tuntut DPRD dan Pemkab Perbaiki Jalan Rusak

Warga Jorong Nenan Limapuluh Kota Demo, Tuntut DPRD dan Pemkab Perbaiki Jalan Rusak

LIMAPULUH KOTA - Puluhan warga Jorong Nenan, Kenagarian Maek, Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat...

Wali Kota Padang Mahyeldi : Waspadai Ancaman Komunis Gaya Baru

Wali Kota Padang Mahyeldi : Waspadai Ancaman Komunis Gaya Baru

PADANG - Komunis pernah mencoba berkuasa di Indonesia sekitar 52 tahun silam. Puncaknya, 30 September 1965, Partai...

Kawasan Gunung Padang Dijual ke 378 Investor Asing

Kawasan Gunung Padang Dijual ke 378 Investor Asing

PADANG - Kawasan Gunung Padang yang sungguh memikat itu akan "dijual". Destinasi yang disebut sebagai Kawasan...

Kemkominfo Akan Blokir Nomor HP yang Tak Teregistrasi dengan NIK KTP?

Kemkominfo Akan Blokir Nomor HP yang Tak Teregistrasi dengan NIK KTP?

NASIONAL - Pemerintah melalui Kementerian Kominfo (Kemkominfo) akan mewajibkan pemilik nomor telepon genggam prabayar...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu