berita padang - berita sumbar
headline
home berita Pariaman

Karyawan Rumah Makan di Pariaman Tewas Gantung Diri, Kesaksian Adik Korban Mengejutkan

Senin, 02 Januari 2017 - 20:36:02 WIB - 30216
Karyawan Rumah Makan di Pariaman Tewas Gantung Diri, Kesaksian Adik Korban Mengejutkan

PARIAMAN - Sharmila (18) Warga Korong Pasa Teleng Kanagarian Kurai Taji Kecamatan Nan Sabaris, Pariaman (Sumbar) ditemukan tewas tergantung di dalam kamarnya pada Senin (02/01/2017).


Menurut tetangga korban Ros (45) peristiwa yang menggemparkan warga Kurai Taji itu diketahui ketika kakak korban membangunkan adiknya untuk sarapan pagi.


"Saya sendiri sangat shok ketika mendengar Mila meninggal tergantung dikamarnya dengan seutas tali jemuran, padahal sehari sebelumnya ia masih terlihat sumringah ceria, dan selalu menegur setiap ketemu di depan rumahnya," sebut Ros.


Ros mengungkapkan Mila ditemukan pertama kali tergantung dengan tali di pentilasi kamarnya oleh kakak prianya Suardi (33), sepulang dari warung membeli sarapan, kemudian Mila dibangunkan oleh kakaknya namun tidak ada sahutan dan setelah digedor-gedor tidak ada jawaban. Seketika kakaknya langsung membuka paksa paksa pintu kamar, setelah pintu kamar dibuka, seketika Suardi langsung histeris melihat adiknya Mila tergantung di pentilasi kamar dengan seutas tali jemuran kain, dengan segera ia meminta pertolongan tetangga.


Menurut cerita Ros sebelum kejadian, ketika malam tahun baru, ayak yatim piatu ini sempat dimarahi kakaknya karena pulang hingga larut malam.


Sementara keterangan dari kakak korban sendiri Suardi Chaniago (33) mengatakan korban ditemukan tergantung di kamarnya pada pukul 08:00 WIB.


Ia mengatakan bahwa sehari sebelum peristiwa memilukan itu terjadi, Mila (almh) sempat dimarahi karena pulang terlalu larut malam, setelah itu Mila mengurung diri di kamar sambil membunyikan suara tip keras-keras, namun sebelum meninggal Mila dan kakaknya sudah kembali berbaikan.


"Seperti biasanya sehabis bangun pagi saya langsung ke warung untuk beli lontong pical untuk sarapan Mila (almh), sesampai di rumah yang biasanya korban langsung keluar kamar untuk sarapan, namun entah kenapa sudah hampir pukul delapan, Mila belum juga keluar kamar," kata Suardi.

Kemudian lanjutnya, Suardi menuju pintu kamar Mila, dan memanggil adiknya tersebut dengan menggedor pintu kamar, namun setelah beberapa kali dipanggil tidak ada juga sahutan, dengan spontan Suardi membuka gagang pintu kamar adiknya itu.


"Saat itulah saya terperanjat melihat Mila (almh) berdiri dengan leher terkulai kebawah, kedua kakinya lunglai dan pada leher terlihat dililit seutas tali nilon jemuran yang terhubung ke pentilasi kamar, maka dengan segera saya meminta pertolongan warga sekitar," terang kakak Almh.


Suardi mengatakan saat jenazah adiknya dilepaskan dari gantungan, terlihat juga luka sayatan lebar di pergelangan tangan korban sebelah kiri, tepat pada urat nadinya.


"Tidak disangka ia berbuat seperti ini, padahal ia gadis yang supel, rajin, dan ikut juga menopang perekonomian keluarga dengan bekerja pada Rumah Makan Samba Lado Pariaman," ulas nya.

Menurut pengakuan kakak almh, diduga anak ke 6 dari 10 bersaudara ini nekad mengakhri hidupnya dengan cara gantung diri dan menyayat pergelangan tangan dikarenakan putus cinta, karena tidak adanya persolan dengan keluarganya.


Keterangan dari adik almh, Buyung (8) mengatakan bahwa ketika tengah malam sekira pukul 01:00 ia melihat sosok perempuan seperti ibunya berdiri didalam kamar kakanya itu dengan leher terkulai kebawah, namun ia tidak terlalu mempedulikan. Karena Buyung mengira bahwa itu adalah bayangan dari ibunya yang sudah meninggal 5 bulan yang lalu.


"Ketika bangun tengah malam tadi, saya mau pipis kekamar mandi, jadi mau membangunkan kakak Mila ke kamarnya, namun saya melihat samar-samar seperti ada orang berdiri dalam kamar kakak mirip ibu, dengan kepala menunduk kebawah, karena takut saya tidak jadi bangunkan kakak, langsung saja ke kamar mandi, terus tidur," kata Buyung dengan polos.


Bocah polos itupun mengetahui kakaknya gantung diri, setelah ia sampai di sekolah dan diberitahu kakaknya yang lain. (warman)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: metro,pariaman,peristiwa,pos-polisi,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI



BE SMART, READ MORE

Dasawisma Talago Wakili Lima Puluh Kota ke Tingkat Sumbar

Dasawisma Talago Wakili Lima Puluh Kota ke Tingkat Sumbar

LIMA PULUH KOTA - Dasawisma merupakan kelompok dalam PKK yang memiliki peran strategis mewujudkan keluarga sejahtera....

Masifkan Gerakan Pemuda Muhammadiyah, PWPM Sumbar Gelar Rapat Konsolidasi

Masifkan Gerakan Pemuda Muhammadiyah, PWPM Sumbar Gelar Rapat Konsolidasi

PADANG - Jelang Rapimwil, PW pemuda Muhammadiyah Sumbar mengadakan rapat konsolidasi bersama PDPM se-Sumbar di Gedung...

15 Talenta Sepak Bola Sumatera Barat Lolos Seleksi Daerah untuk Timnas U-19

15 Talenta Sepak Bola Sumatera Barat Lolos Seleksi Daerah untuk Timnas U-19

BOLA - Setelah melakukan penjaringan terhadap ratusan pemain-pemain muda Sumbar untuk seleksi masuk Timnas Indonesia...

Di Depan FPI, Rizieq Tegaskan Hubungan dengan Firza Husein Fitnah

Di Depan FPI, Rizieq Tegaskan Hubungan dengan Firza Husein Fitnah

NASIONAL - Usai diperiksa sebagai saksi di Polda Metro Jaya, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab...

Kembali Aktif dari Cuti Kampanye, Wako dan Wawako Payakumbuh Hadiri Apel Gabungan

Kembali Aktif dari Cuti Kampanye, Wako dan Wawako Payakumbuh Hadiri Apel Gabungan

PAYAKUMBUH - Walikota dan Wakil Walikota Payakumbuh, Riza Falepi dan Suwandel Muchtar kembali aktif setelah menjalankan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu