berita padang - berita sumbar
headline
home berita Padang

Satu Pemuda Tewas Ketika Mandi di Bendungan Koto Pulai Padang, Ini Tanggapan Walikota Mahyeldi

Selasa, 03 Januari 2017 - 21:37:30 WIB - 1238
Satu Pemuda Tewas Ketika Mandi di Bendungan Koto Pulai Padang, Ini Tanggapan Walikota Mahyeldi

PADANG – Walikota Padang H. Mahyeldi angkat bicara terkait ditemukan mayat Aldo yang dikabarkan hilang setelah berselfi dan mandi bersama teman di Bendungan Koto Pulai, Senin (2/1/2016) lalu. Mahyeldipun langsung meminta Balai Wilayah Sungai V segera memperbaiki bendungan Koto Pulai agar tidak terjadi bencana yang merenggut korban.


Akhirnya Bendungan Koto Pulai, Kecamatan Koto Tangah memakan korban jiwa. Seorang warga, Aldo (23) tewas setelah mandi-mandi dan terseret arus sungai, Senin (2/1/2016). Jasadnya ditemukan penambang pasir sehari kemudian.


Mendengar jatuhnya korban di lokasi bendungan itu, Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo berharap agar Balai Wilayah Sungai V segera memperbaiki bendungan Koto Pulai. Sehingga tidak jatuh lagi korban di lokasi tersebut.


"Dengan situasi dan kondisi bendungan seperti itu kita harapkan Balai Wilayah Sungai V segera memperbaikinya. Jika intensitas hujan tinggi tentu akan lebih bahaya lagi, kita berharap segera dilakukan perbaikan," harap Mahyeldi.


Mahyeldi mengatakan, sejak awal Pemko tidak merekomendasikan lokasi tersebut sebagai kawasan wisata. Sebab bedungan tersebut rusak akibat banjir bandang. Sehingga cukup banyak besi dan beton yang yang membahayakan.


"Kita tidak merekomendasikan bendungan tersebut (sebagai objek wisata) sebagai tempat mandi-mandi maupun untuk kunjungan wisata, nanti kita akan buat larangan di kawasan tersebut," sebut Mahyeldi.


Walikota Padang menyampaikan turut berbelasungkawa atas meninggalnya Aldo yang terseret arus Bendungan Koto Pulai.


"Atas nama Pemerintah Kota Padang kami turut berduka cita atas musibah ini, semoga almarhum diterima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan tabah menghadapi cobaan," tutur Walikota Padang.


Seperti diketahui, jasad Aldo ditemukan seorang penambang pasir, Selasa (3/1) siang. Penambang pasir, Amaik, menemukan jasad Aldo terapung dan tersangkut tunggul kayu di aliran sungai Batang Kabuang sekitar pukul 12.10 Wib. Jasad korban kemudian dilarikan ke RS Bhayangkara untuk diotopsi.


Diketahui, sebelumnya Aldo (23) dinyatakan hilang diduga terseret arus sungai saat mandi-mandi di bendungan tersebut pada Senin (2/1/2016) sekira pukul 17.30 WIB.


Pemuda itu bermain menghabiskan liburan tahun baru bersama lima rekan lainnya di bendungan Koto Pulai. (Charlie)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: metro,padang,peristiwa,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI



BE SMART, READ MORE

FUI Pastikan Akan Gelar Aksi Bela Islam 112 di Jakarta

FUI Pastikan Akan Gelar Aksi Bela Islam 112 di Jakarta

JAKARTA - Jutaan muslim seluruh Indonesia diprediksi kembali memutihkan Jakarta, namun aksi ini beda dari sebelumnya...

Walikota Padang : Valentine Day Bukan Tradisi Orang Timur Apalagi Orang Minangkabau

Walikota Padang : Valentine Day Bukan Tradisi Orang Timur Apalagi Orang Minangkabau

PADANG - Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah mewanti-wanti masyarakat Kota Padang agar tidak ikut-ikutan merayakan...

Memaknai Valentine Day Dalam Koridor Islam

Memaknai Valentine Day Dalam Koridor Islam

Oleh : Amrullah, General Affair DDS Hari Valentine, jatuh pada tanggal 14 Februari setiap tahun, biasanya dirayakan...

BNI 46 Peduli Kebersihan Terhadap Kota Bukitinggi

BNI 46 Peduli Kebersihan Terhadap Kota Bukitinggi

BUKITTINGGI - Wakil Walikota Bukittinggi, H.Irwandi di ruang kerjanya Jumat (17/2) lalu menerima kedatangan Pimpinan...

Warga Koto Baru Geger, Ditemukan Mayat Wanita dengan Luka Sayatan di Leher dalam WC Umum Kedai Bika

Warga Koto Baru Geger, Ditemukan Mayat Wanita dengan Luka Sayatan di Leher dalam WC Umum Kedai Bika

TANAH DATAR - Warga Koto Baru, Tanah Datar digegerkan dengan penemuan mayat seorang wanita, Selasa (31/1/2017) sekira...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu