berita padang - berita sumbar
headline
home berita Nasional

TNI Hentikan Kerja Sama dengan Australia, DPR : Mereka Iri Sering Kalah Lomba Tembak

Rabu, 04 Januari 2017 - 14:44:03 WIB - 648
TNI Hentikan Kerja Sama dengan Australia, DPR : Mereka Iri Sering Kalah Lomba Tembak

NASIONAL - Anggota Komisi I DPR Bobby Rizaldi mendukung langkah Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menghentikan sementara kerja sama militer dengan pasukan khusus Australia. Dia merasa Australia iri lantaran kerap kalah dalam kompetisi militer, sehingga melecehkan TNI dan Pancasila.


"Sudah seharusnya negara Australia menghargai Indonesia sebagai mitra yang sejajar, bukan melecehkan. Militer Australia ini mungkin iri dengan kemampuan TNI kita, lomba menembak di kandang sendiri saja kalah, sudah bagus perwira kita mau sharing di sana," kata Bobby saat dihubungi, Rabu (4/1/2017).


Menurut dia, militer Australia telah menunjukkan sikap provokatif. Karena masalah ini, DPR akan meminta keterangan pihak TNI terkait bentuk pelecehan dilakukan militer Australia terhadap Indonesia saat rapat kerja masa sidang akan datang.


"Rapat kerja masa sidang berikut, kami akan konfirmasikan secara detail bagaimana bentuk pelecehan tersebut. Dan akan kami sampaikan ke seluruh masyarakat kita, siapa sahabat Indonesia yang menghormati bangsa kita , dan mana yang tidak," tegasnya.


Simak juga : Pancasila Dihina, TNI Hentikan Kerja Sama Militer dengan Australia


Politisi Golkar ini menegaskan apabila militer Australia terbukti menghina Pancasila, pemerintah harus mengambil langkah diplomasi untuk menyelesaikan masalah ini. "Saya masih berharap ini adalah kesalahpahaman, tetapi kiranya benar ada pelecehan, bukan hanya penghentian kerjasama, kalau perlu langkah-langkah diplomatik harus dilakukan," pungkasnya.


Sebelumnya, TNI akan menghentikan seluruh kerja sama dan latihan militer dengan Australia untuk sementara. Mabes TNI menegaskan seluruh kerja sama akan dikaji kembali sebelum TNI bersedia membuka kembali hubungan dengan Australia.


Kapuspen TNI Mayjen Wuryanto menjelaskan penyebab penghentian sementara ini karena masalah teknis dan turun naiknya hubungan bilateral antara kedua negara. Saat dikonfirmasi adanya pelecehan terhadap lambang negara Pancasila saat Prajurit Kopassus tengah melatih pasukan khusus di Australia, Wuryanto tak menampik. Tapi dia tak menjelaskan detilnya. (mrd)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: indonesia,internasional,metro,nasional

SILAHKAN BERBAGI



BE SMART, READ MORE

Wow.. Raih Vote Tertinggi & Masuk Grand Final, Suara Fauziyah Si Gadih Minang Bikin Terpana Expert

Wow.. Raih Vote Tertinggi & Masuk Grand Final, Suara Fauziyah Si Gadih Minang Bikin Terpana Expert

JAKARTA - Lagu Cinta dalam hati-Ungu, akhirnya mengantarkan Si Gadih Minang Fauziyah Khalida raih vote tertinggi 90...

Maradona Marah Messi Dijatuhi Sanksi oleh FIFA

Maradona Marah Messi Dijatuhi Sanksi oleh FIFA

BOLA - Legenda sepakbola Argentina, Diego Maradona mengeluarkan kritik terhadap FIFA dan juga CONMEBOL. Dia merasa...

15 Event Keren ini Bakal Hadir di Padang Sepanjang 2017

15 Event Keren ini Bakal Hadir di Padang Sepanjang 2017

PADANG - Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang, Medi Isawandi mengatakan akan menggelar sejumllah event...

Prediksi Semen Padang FC vs Persib Bandung, Perebutan Juara 3 Piala Presiden 2017

Prediksi Semen Padang FC vs Persib Bandung, Perebutan Juara 3 Piala Presiden 2017

BOLA - Semen Padang FC dan Persib Bandung akan saling jegal dalam perebutan peringkat ketiga Piala Presiden 2017 di...

Intensitas Hujan Tinggi di 50 Kota, Kapolres Himbau Pengendara Tetap Waspada

Intensitas Hujan Tinggi di 50 Kota, Kapolres Himbau Pengendara Tetap Waspada

LIMA PULUH KOTA - Pada saat ini Intensitas hujan masih tinggi di wilayah Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu