minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Nasional

TNI Hentikan Kerja Sama dengan Australia, DPR : Mereka Iri Sering Kalah Lomba Tembak

Rabu, 04 Januari 2017 - 14:44:03 WIB - 881
TNI Hentikan Kerja Sama dengan Australia, DPR : Mereka Iri Sering Kalah Lomba Tembak

NASIONAL - Anggota Komisi I DPR Bobby Rizaldi mendukung langkah Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menghentikan sementara kerja sama militer dengan pasukan khusus Australia. Dia merasa Australia iri lantaran kerap kalah dalam kompetisi militer, sehingga melecehkan TNI dan Pancasila.

"Sudah seharusnya negara Australia menghargai Indonesia sebagai mitra yang sejajar, bukan melecehkan. Militer Australia ini mungkin iri dengan kemampuan TNI kita, lomba menembak di kandang sendiri saja kalah, sudah bagus perwira kita mau sharing di sana," kata Bobby saat dihubungi, Rabu (4/1/2017).

Menurut dia, militer Australia telah menunjukkan sikap provokatif. Karena masalah ini, DPR akan meminta keterangan pihak TNI terkait bentuk pelecehan dilakukan militer Australia terhadap Indonesia saat rapat kerja masa sidang akan datang.

"Rapat kerja masa sidang berikut, kami akan konfirmasikan secara detail bagaimana bentuk pelecehan tersebut. Dan akan kami sampaikan ke seluruh masyarakat kita, siapa sahabat Indonesia yang menghormati bangsa kita , dan mana yang tidak," tegasnya.

Simak juga : Pancasila Dihina, TNI Hentikan Kerja Sama Militer dengan Australia

Politisi Golkar ini menegaskan apabila militer Australia terbukti menghina Pancasila, pemerintah harus mengambil langkah diplomasi untuk menyelesaikan masalah ini. "Saya masih berharap ini adalah kesalahpahaman, tetapi kiranya benar ada pelecehan, bukan hanya penghentian kerjasama, kalau perlu langkah-langkah diplomatik harus dilakukan," pungkasnya.

Sebelumnya, TNI akan menghentikan seluruh kerja sama dan latihan militer dengan Australia untuk sementara. Mabes TNI menegaskan seluruh kerja sama akan dikaji kembali sebelum TNI bersedia membuka kembali hubungan dengan Australia.

Kapuspen TNI Mayjen Wuryanto menjelaskan penyebab penghentian sementara ini karena masalah teknis dan turun naiknya hubungan bilateral antara kedua negara. Saat dikonfirmasi adanya pelecehan terhadap lambang negara Pancasila saat Prajurit Kopassus tengah melatih pasukan khusus di Australia, Wuryanto tak menampik. Tapi dia tak menjelaskan detilnya. (mrd)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: indonesia,internasional,metro,nasional

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Warga Jorong Nenan Limapuluh Kota Demo, Tuntut DPRD dan Pemkab Perbaiki Jalan Rusak

Warga Jorong Nenan Limapuluh Kota Demo, Tuntut DPRD dan Pemkab Perbaiki Jalan Rusak

LIMAPULUH KOTA - Puluhan warga Jorong Nenan, Kenagarian Maek, Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat...

Ini Ungkapan Pelaku Wisata se-Indonesia Ketika Berkunjung ke Lembah Harau

Ini Ungkapan Pelaku Wisata se-Indonesia Ketika Berkunjung ke Lembah Harau

LIMA PULUH KOTA - Puluhan pelaku wisata dari berbagai daerah di Indonesia berkunjung ke Lembah Harau, Kabupaten Lima...

Mulai Besok, di Pasar Raya Padang Bakal Ada Kuliner Malam

Mulai Besok, di Pasar Raya Padang Bakal Ada Kuliner Malam

PADANG - Selama ini, Pasar Raya Padang terasa sepi pada sore hingga malam hari. Namun, mulai 20 Oktober 2017 ini, Pasar...

Tabrakan Kereta di Kampung Baru Pariaman, Bagian Depan Mobil Hancur dan Sopir Shok

Tabrakan Kereta di Kampung Baru Pariaman, Bagian Depan Mobil Hancur dan Sopir Shok

PARIAMAN - Kereta api Sibinuang Kembali memakan korban, kali ini sebuah minibus Daihatsu Terios BA 1098 WN di...

Video Viral: Anggota TNI Berkelahi dengan Pengemudi Mazda

Video Viral: Anggota TNI Berkelahi dengan Pengemudi Mazda

VIDEO - Video seorang anggota TNI AL berkelahi di jalan dengan pengemudi mobil viral di media sosial. Markas Besar TNI...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu