minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Nasional

TNI Hentikan Kerja Sama dengan Australia, DPR : Mereka Iri Sering Kalah Lomba Tembak

Rabu, 04 Januari 2017 - 14:44:03 WIB - 942
TNI Hentikan Kerja Sama dengan Australia, DPR : Mereka Iri Sering Kalah Lomba Tembak

NASIONAL - Anggota Komisi I DPR Bobby Rizaldi mendukung langkah Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menghentikan sementara kerja sama militer dengan pasukan khusus Australia. Dia merasa Australia iri lantaran kerap kalah dalam kompetisi militer, sehingga melecehkan TNI dan Pancasila.

"Sudah seharusnya negara Australia menghargai Indonesia sebagai mitra yang sejajar, bukan melecehkan. Militer Australia ini mungkin iri dengan kemampuan TNI kita, lomba menembak di kandang sendiri saja kalah, sudah bagus perwira kita mau sharing di sana," kata Bobby saat dihubungi, Rabu (4/1/2017).

Menurut dia, militer Australia telah menunjukkan sikap provokatif. Karena masalah ini, DPR akan meminta keterangan pihak TNI terkait bentuk pelecehan dilakukan militer Australia terhadap Indonesia saat rapat kerja masa sidang akan datang.

"Rapat kerja masa sidang berikut, kami akan konfirmasikan secara detail bagaimana bentuk pelecehan tersebut. Dan akan kami sampaikan ke seluruh masyarakat kita, siapa sahabat Indonesia yang menghormati bangsa kita , dan mana yang tidak," tegasnya.

Simak juga : Pancasila Dihina, TNI Hentikan Kerja Sama Militer dengan Australia

Politisi Golkar ini menegaskan apabila militer Australia terbukti menghina Pancasila, pemerintah harus mengambil langkah diplomasi untuk menyelesaikan masalah ini. "Saya masih berharap ini adalah kesalahpahaman, tetapi kiranya benar ada pelecehan, bukan hanya penghentian kerjasama, kalau perlu langkah-langkah diplomatik harus dilakukan," pungkasnya.

Sebelumnya, TNI akan menghentikan seluruh kerja sama dan latihan militer dengan Australia untuk sementara. Mabes TNI menegaskan seluruh kerja sama akan dikaji kembali sebelum TNI bersedia membuka kembali hubungan dengan Australia.

Kapuspen TNI Mayjen Wuryanto menjelaskan penyebab penghentian sementara ini karena masalah teknis dan turun naiknya hubungan bilateral antara kedua negara. Saat dikonfirmasi adanya pelecehan terhadap lambang negara Pancasila saat Prajurit Kopassus tengah melatih pasukan khusus di Australia, Wuryanto tak menampik. Tapi dia tak menjelaskan detilnya. (mrd)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: indonesia,internasional,metro,nasional

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Gelar Pelatihan Jurnalistik Video, MPI PWM Sumbar Hadirkan Pembicara Jurnalis Senior TVMU

Gelar Pelatihan Jurnalistik Video, MPI PWM Sumbar Hadirkan Pembicara Jurnalis Senior TVMU

PADANG - Majelis Pustaka dan Informasi PWM Sumbar telah sukses menggelar pelatihan Jurnalistik Video di Aula Masjid...

Indonesia Panggil Dubes AS Terkait Jerusalem

Indonesia Panggil Dubes AS Terkait Jerusalem

Nasional - Pemerintah telah memanggil Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia, Joseph R. Donovan Jr, terkait...

Kolaborasi Musik Etnik Siap Menghentak Payakumbuh Botuang Festival 2017

Kolaborasi Musik Etnik Siap Menghentak Payakumbuh Botuang Festival 2017

PAYAKUMBUH - Puncak Payakumbuh Botuang Festival (PBF) akan di gelar malam ini Jumat (1/12/2017). Kolaborasi musik etnik...

Presiden AS Donald Trump Berniat Akui Yerusalem Sebagai Ibu Kota Israel

Presiden AS Donald Trump Berniat Akui Yerusalem Sebagai Ibu Kota Israel

INTERNASIONAL - Liga Arab menegaskan sikap terkait wacana Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, untuk mengakui...

Puluhan Pedagang Pasar Atas Bukittinggi Mendatangi Kantor Balaikota

Puluhan Pedagang Pasar Atas Bukittinggi Mendatangi Kantor Balaikota

BUKITTINGGI - Pasca kebakaran yang melanda pusat pembelanjaan ternama Kota Bukittinggi (Pasa Ateh) beberapa waktu lalu,...


KOMENTAR ANDA



gtv the next boy girl band season 2 padang kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media