berita padang - berita sumbar
headline
home berita Nasional

TNI Hentikan Kerja Sama dengan Australia, DPR : Mereka Iri Sering Kalah Lomba Tembak

Rabu, 04 Januari 2017 - 14:44:03 WIB - 611
TNI Hentikan Kerja Sama dengan Australia, DPR : Mereka Iri Sering Kalah Lomba Tembak

NASIONAL - Anggota Komisi I DPR Bobby Rizaldi mendukung langkah Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menghentikan sementara kerja sama militer dengan pasukan khusus Australia. Dia merasa Australia iri lantaran kerap kalah dalam kompetisi militer, sehingga melecehkan TNI dan Pancasila.


"Sudah seharusnya negara Australia menghargai Indonesia sebagai mitra yang sejajar, bukan melecehkan. Militer Australia ini mungkin iri dengan kemampuan TNI kita, lomba menembak di kandang sendiri saja kalah, sudah bagus perwira kita mau sharing di sana," kata Bobby saat dihubungi, Rabu (4/1/2017).


Menurut dia, militer Australia telah menunjukkan sikap provokatif. Karena masalah ini, DPR akan meminta keterangan pihak TNI terkait bentuk pelecehan dilakukan militer Australia terhadap Indonesia saat rapat kerja masa sidang akan datang.


"Rapat kerja masa sidang berikut, kami akan konfirmasikan secara detail bagaimana bentuk pelecehan tersebut. Dan akan kami sampaikan ke seluruh masyarakat kita, siapa sahabat Indonesia yang menghormati bangsa kita , dan mana yang tidak," tegasnya.


Simak juga : Pancasila Dihina, TNI Hentikan Kerja Sama Militer dengan Australia


Politisi Golkar ini menegaskan apabila militer Australia terbukti menghina Pancasila, pemerintah harus mengambil langkah diplomasi untuk menyelesaikan masalah ini. "Saya masih berharap ini adalah kesalahpahaman, tetapi kiranya benar ada pelecehan, bukan hanya penghentian kerjasama, kalau perlu langkah-langkah diplomatik harus dilakukan," pungkasnya.


Sebelumnya, TNI akan menghentikan seluruh kerja sama dan latihan militer dengan Australia untuk sementara. Mabes TNI menegaskan seluruh kerja sama akan dikaji kembali sebelum TNI bersedia membuka kembali hubungan dengan Australia.


Kapuspen TNI Mayjen Wuryanto menjelaskan penyebab penghentian sementara ini karena masalah teknis dan turun naiknya hubungan bilateral antara kedua negara. Saat dikonfirmasi adanya pelecehan terhadap lambang negara Pancasila saat Prajurit Kopassus tengah melatih pasukan khusus di Australia, Wuryanto tak menampik. Tapi dia tak menjelaskan detilnya. (mrd)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: indonesia,internasional,metro,nasional

SILAHKAN BERBAGI



BE SMART, READ MORE

FUI Pastikan Akan Gelar Aksi Bela Islam 112 di Jakarta

FUI Pastikan Akan Gelar Aksi Bela Islam 112 di Jakarta

JAKARTA - Jutaan muslim seluruh Indonesia diprediksi kembali memutihkan Jakarta, namun aksi ini beda dari sebelumnya...

Semen Padang FC Buta Kekuatan Baru Madura United

Semen Padang FC Buta Kekuatan Baru Madura United

PAMEKASAN - Kabau Sirah Semen Padang FC bakal mengawali laga di Piala Presiden, Rabu (8/2/2017) menghadapi tuan rumah...

Kedubes Amerika Eksplorasi Potensi Kota Padang

Kedubes Amerika Eksplorasi Potensi Kota Padang

PADANG - Perwakilan Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) di Indonesia, menyambangi Kota Padang guna melakukan...

Desa di Pariaman ini Wakili Sumbar Lomba PKK KB Kes Tingkat Nasional

Desa di Pariaman ini Wakili Sumbar Lomba PKK KB Kes Tingkat Nasional

PARIAMAN - Desa Bungo Tanjung, Kecamatan Pariaman Timur, mewakili Propinsi Sumatera Barat dalam Lomba PKK KB Kes...

Gelar Roadshow ke Kota Bukittinggi, Tim MinangkabauNews Terus Bangun Relationship

Gelar Roadshow ke Kota Bukittinggi, Tim MinangkabauNews Terus Bangun Relationship

BUKITTINGGI - Jelang HUT MinangkabauNews, Tim redaksi MinangkabauNews yang dipimpin Pimpred Nurrahmat menggelar...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu