berita padang - berita sumbar
headline
home berita Nasional

TNI Hentikan Kerja Sama dengan Australia, DPR : Mereka Iri Sering Kalah Lomba Tembak

Rabu, 04 Januari 2017 - 14:44:03 WIB - 734
TNI Hentikan Kerja Sama dengan Australia, DPR : Mereka Iri Sering Kalah Lomba Tembak

NASIONAL - Anggota Komisi I DPR Bobby Rizaldi mendukung langkah Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menghentikan sementara kerja sama militer dengan pasukan khusus Australia. Dia merasa Australia iri lantaran kerap kalah dalam kompetisi militer, sehingga melecehkan TNI dan Pancasila.


"Sudah seharusnya negara Australia menghargai Indonesia sebagai mitra yang sejajar, bukan melecehkan. Militer Australia ini mungkin iri dengan kemampuan TNI kita, lomba menembak di kandang sendiri saja kalah, sudah bagus perwira kita mau sharing di sana," kata Bobby saat dihubungi, Rabu (4/1/2017).


Menurut dia, militer Australia telah menunjukkan sikap provokatif. Karena masalah ini, DPR akan meminta keterangan pihak TNI terkait bentuk pelecehan dilakukan militer Australia terhadap Indonesia saat rapat kerja masa sidang akan datang.


"Rapat kerja masa sidang berikut, kami akan konfirmasikan secara detail bagaimana bentuk pelecehan tersebut. Dan akan kami sampaikan ke seluruh masyarakat kita, siapa sahabat Indonesia yang menghormati bangsa kita , dan mana yang tidak," tegasnya.


Simak juga : Pancasila Dihina, TNI Hentikan Kerja Sama Militer dengan Australia


Politisi Golkar ini menegaskan apabila militer Australia terbukti menghina Pancasila, pemerintah harus mengambil langkah diplomasi untuk menyelesaikan masalah ini. "Saya masih berharap ini adalah kesalahpahaman, tetapi kiranya benar ada pelecehan, bukan hanya penghentian kerjasama, kalau perlu langkah-langkah diplomatik harus dilakukan," pungkasnya.


Sebelumnya, TNI akan menghentikan seluruh kerja sama dan latihan militer dengan Australia untuk sementara. Mabes TNI menegaskan seluruh kerja sama akan dikaji kembali sebelum TNI bersedia membuka kembali hubungan dengan Australia.


Kapuspen TNI Mayjen Wuryanto menjelaskan penyebab penghentian sementara ini karena masalah teknis dan turun naiknya hubungan bilateral antara kedua negara. Saat dikonfirmasi adanya pelecehan terhadap lambang negara Pancasila saat Prajurit Kopassus tengah melatih pasukan khusus di Australia, Wuryanto tak menampik. Tapi dia tak menjelaskan detilnya. (mrd)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: indonesia,internasional,metro,nasional

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

209 Personil Dikerahkan Polres Tanah Datar Dalam Operasi Ramadniya

209 Personil Dikerahkan Polres Tanah Datar Dalam Operasi Ramadniya

TANAH DATAR - Senin (19/6/2017) Polri Resort Tanah Datar turunkan 209 personelnya untuk Operasi Ramadniya 2017 selama...

Puluhan Sopir Angkot Gelar Demo, Tolak Jalur Baru Trans Padang

Puluhan Sopir Angkot Gelar Demo, Tolak Jalur Baru Trans Padang

PADANG - Rencana akan ada penambahan jalur Bus Trans Padang, puluhan sopir angkot meradang dan menggelar aksi mogok di...

Polda Sumbar dan Team Polres Tanah Datar Ciduk Tersangka Sabu Berikut Uang Jutaan rupiah

Polda Sumbar dan Team Polres Tanah Datar Ciduk Tersangka Sabu Berikut Uang Jutaan rupiah

TANAH DATAR - Seorang tersangka Penyalahgunaan sabu berhasil di ciduk team Gabungan Polda Sumbar bersama Polres Tanah...

Bahas Hoax Dalam Pandangan Islam, PD Muhammadiyah Padang Gelar Mudzakarah dan Buka Bareng

Bahas Hoax Dalam Pandangan Islam, PD Muhammadiyah Padang Gelar Mudzakarah dan Buka Bareng

PADANG - Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Padang mengadakan Mudzakarah dan Buka Bersama bersama narasumber Walikota...

Paripurna Dewan, Erisman Resmi Dicopot dari Ketua DPRD Padang

Paripurna Dewan, Erisman Resmi Dicopot dari Ketua DPRD Padang

PADANG - Ketua DPRD Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Erisman diberhentikan dari jabatan sebagai pimpinan DPRD...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu