berita padang - berita sumbar
headline
home berita Padang

Bank CIMB Niaga Diduga Lalai, Ribuan Mustahiq Baznas Padang Kecewa

Kamis, 05 Januari 2017 - 15:05:33 WIB - 549
Bank CIMB Niaga Diduga Lalai, Ribuan Mustahiq Baznas Padang Kecewa

PADANG - Bagi orang-orang miskin, bantuan dengan nilai sekecil apapun sangatlah berarti, apalagi untuk membiayai keperluan pendidikan anak-anak mereka. Namun, ketika janji pemberian bantuan itu tidak ditepati, mereka tentulah sangat kecewa.


Kekecewaan itu diungkapkan Irman (47), seorang warga Koto Tangah. Pria yang mengaku mewakili ribuan mustahiq (penerima zakat) se-Kota Padang itu mengungkapkan jika Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padang Epi Santoso SP tidak menepati janji akan menyalurkan dana beasiswa tahap dua untuk anaknya hingga akhir Desember 2016.


Sebelumnya, kata Irman, ia sudah mengambil beasiswa untuk anaknya, siswi SD, sebanyak Rp290 ribu melalui Bank CIMB Niaga – Jln Sudirman, Kota Padang, 17 Oktober 2016. Dana bantuan Baznas Kota Padang itu baru ia terima dua bulan sesudah diminta datang berkumpul ke Kantor Camat di Lubuk Buaya, Sabtu 13 Agustus 2016.


Setelah menerima dana beasiswa itu, lanjut Irman, dia berinisiatif menghubungi Ketua Baznas Epi Santoso untuk menanyakan mengapa penyaluran harus melalui bank – swasta pula lagi, mengapa tak langsung diserahkan saat disuruh ke kantor camat? Epi menjawab, "... desember akhir akan masuk lagi 300 ribu."


Ingat pernyataan Epi Santoso itu, Irman kembali mendatangi Teller Bank CIMB Niaga untuk mengambil beasiswa tahap II, Selasa 27 Desember 2016. Namun, Artika Nanda – teller yang melayaninya – menyatakan, dana beasiswa itu belum masuk. Irman mengaku kecewa.


Pria pekerja serabutan itu melanjutkan, tanggal 4 Januari 2017 ia kembali mendatangi Teller Bank CIMB Niaga dengan tujuan mengambil dana tersebut. “Saya berpikir mungkin dana beasiswa itu baru ditransfer ke rekening kami tanggal 28 – 30 Desember.”


Sayangnya, teller yang melayani Irman kembali menyatakan dana belum masuk. "Saya benar-benar kecewa! Sebab, untuk ke bank itu saya mengeluarkan ongkos sampai Rp25 ribu (p/p). Di sisi lain, putri saya yang sudah kelas VI SD terus mendesak minta uang dengan jumlah hampir Rp300 ribu untuk pembayar uang kenang-kenangan dan pembeli lembar kegiatan siswa (LKS)," urai dia seperti mengeluh.


Salahkan Bank CIMB Niaga


Ketua Baznas Kota Padang Epi Santoso yang dikonfirmasikan wartawan MinangkabauNews.Com di ruangan kerjanya, Rabu (4/1/2017), dana beasiswa untuk SD, SMP/MTs dan SMA/SMK sudah dia salurkan ke Bank CIMB Niaga sebelum tutup buku 20 Desember 2016 dengan nilai hampir satu miliar rupiah. Kenapa belum ditransfer ke rekening mustahiq, ujarnya, itu mungkin kelalaian pihak bank.


Epi Santoso pun menghubungi Pimpinan Bank CIMB Niaga yang dia panggil dengan Pak Edwin melalui telepon selulernya. Terdengar pembicaraan antara lain Epi menyayangkan keterlambatan pihak bank menyalurkan dana beasiswa itu. Epi pun meminta agar pihak Bank CIMB Niaga segera menstranfer ke rekening para mustahiq.


Sewaktu wartawan MinangkabauNews.Com mengonfirmasikan langsung – juga via ponsel, Kamis (5/1/2017), Pimpinan Bank CIMB Niaga Edwin mengakui kelalaian pihaknya. Ia menyebutkan, keterlambatan penyaluran lantaran petugas yang menangani orangtuanya sakit.


"Hari orangtuanya meninggal. Saya sedang berada di rumah duka. Namun, petugas lain sudah mulai mentransfer ke 2.700 siswa. Saya kira hari ini juga sudah bisa diambil," katanya. (ZT)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: metro,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Dekatkan Diri dengan Insan Pers, Kapolresta Pariaman Gelar Silaturahim ke Kantor PWI

Dekatkan Diri dengan Insan Pers, Kapolresta Pariaman Gelar Silaturahim ke Kantor PWI

PARIAMAN - Upaya menjalin sinergitas dan komunikasi, Kapolresta Pariaman Akbp. Bagus Suropratomo Oktobrianto SI.K...

Pria Asal Solok ini Wakili Sumbar Ikuti MYEC 2017

Pria Asal Solok ini Wakili Sumbar Ikuti MYEC 2017

JAKARTA - Pemerintah Taiwan ingin lebih bersahabat dengan Islam dan umat Muslim. Ini didasarkan pada kenyataan bahwa...

Sijago Merah Mengamuk di Padang, 5 Petak Toko Nyaris Jadi Abu

Sijago Merah Mengamuk di Padang, 5 Petak Toko Nyaris Jadi Abu

PADANG - Kebakaran hebat kembali melanda Kota Padang. Kali ini lima petak toko yang ada di pinggir Jalan kawasan...

Pasar Tradisional Indarung Padang Segera Berbenah

Pasar Tradisional Indarung Padang Segera Berbenah

Padang - Puluhan perwakilan Pedagang pasar dan masyarakat yang bertempat tinggal di sekitar lokasi, mengelar pertemuan...

PNS, Oknum Guru Olah Raga Cabuli 4 Murid SD di Tanah Datar

PNS, Oknum Guru Olah Raga Cabuli 4 Murid SD di Tanah Datar

Tanah Datar - Dari Laporan Polisi, Polsek Tanjung Baru dengan Nomor : LP/13/K/V/2017 tanggal 12 Mei 2017 tentang dugaan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu