berita padang - berita sumbar
headline
home berita Nasional

Disebut Media Australia Mau Jadi Presiden, Ini Kata Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo

Minggu, 08 Januari 2017 - 03:50:49 WIB - 505
Disebut Media Australia Mau Jadi Presiden, Ini Kata Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo

NASIONAL - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo enggan mengomentari soal pemberitaan Media Australia yang menyebut dirinya memiliki ambisi menjadi presiden. Mantan Kasad itu ditenggarai tengah memoles diri untuk maju dalam Pilpres 2019.


"Ya enggak usah ditanggapi. Kalau ditanggapi lagi capek deh," kata Gatot usai menghadiri Rakorsus di Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (6/1).


Gatot berharap pemberitaan tersebut tak perlu dibesar-besarkan. Mantan Pangkostrad ini mengaku dirinya tak terganggu dengan pemberitaan yang muncul tak lama setelah dirinya memutuskan penghentian kerjasama militer Indonesia dan Australia.


"Enggak usah ditanggapi. Saya juga enggak apa-apa kok. Biasa-biasa aja," ujarnya.


Seperti diketahui, Koran Sydney Morning Herald dua hari lalu memuat tulisan seorang koresponden Fairfax di Indonesia bernama Jewel Topsfield yang di dalam tulisannya bernada menyesalkan penghentian kerja sama militer itu. Apalagi hal itu menurut dia dilakukan secara sepihak oleh Panglima Jenderal Gatot Nurmantyo.


Topsfield menulis juru bicara presiden mengatakan keputusan itu tidak dibuat oleh Presiden Joko Widodo. Artikel Topsfield itu bahkan berjudul "Mengapa Jenderal Gatot memutus hubungan militer dengan Australia". Dalam tulisannya Topsfield seperti ingin mencari tahu ada apa di balik penghentian kerja sama militer ini oleh Jenderal Gatot.


Masih menurut dia, keputusan untuk memutus kerja sama militer selayaknya dilakukan oleh menteri pertahanan atau menteri luar negeri. Topsfield kemudian tiba-tiba mengutip seorang sumber yang seolah mengatakan Jenderal Gatot telah melampaui kewenangannya.


"Gatot punya ambisi jadi presiden atau wakil presiden, kata sumber Topsfield. "Di saat yang sama banyak orang di militer Indonesia yang tidak suka dengan Gatot. Isu ini jadi cara yang bagus buat dia untuk mengharumkan namanya."


Topsfield kemudian mengutip pernyataan pengamat keamanan dari Universitas Deakin, Damien Kingsbury, yang mengatakan keputusan sepihak Gatot memutus kerja sama militer tanpa seizin presiden tidak lazim terjadi dalam suatu hubungan bilateral.


"Itu sangat aneh. Dia pasti tahu apa dampak dari keputusannya itu dalam hubungan bilateral," kata Kingsbury.


"Jadi keputusan ini menimbulkan pertanyaan soal apa yang sedang dituju oleh Gatot. Apakah murni karena kasus penghinaan atau ada maksud lain." (mrd)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: indonesia,internasional,metro,nasional,unik

SILAHKAN BERBAGI



BE SMART, READ MORE

Bekuk Perseru Serui dengan Setengah Lusin Gol, Semen Padang FC Sempurna

Bekuk Perseru Serui dengan Setengah Lusin Gol, Semen Padang FC Sempurna

BOLA - Kabau Sirah Semen Padang FC sukses menorehkan rekor sempurna setelah pertandingan penutup group 5 Piala Presiden...

Hasil Undian Babak 8 Besar Piala Presiden 2017, Ini Lawan Semen Padang FC

Hasil Undian Babak 8 Besar Piala Presiden 2017, Ini Lawan Semen Padang FC

BOLA - Babak penyisihan grup Piala Presiden 2017 telah selesai. Masing-masing grup telah mengirimkan wakilnya ke babak...

Walikota Padang Warning ASN Jangan Sampai OTT Pungli

Walikota Padang Warning ASN Jangan Sampai OTT Pungli

PADANG - Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo mengimbau kepada seluruh jajaran kerjanya untuk bekerja...

Memaknai Valentine Day Dalam Koridor Islam

Memaknai Valentine Day Dalam Koridor Islam

Oleh : Amrullah, General Affair DDS Hari Valentine, jatuh pada tanggal 14 Februari setiap tahun, biasanya dirayakan...

Edarkan Sabu, Pegawai Honorer di Pariaman ini Diciduk Polisi

Edarkan Sabu, Pegawai Honorer di Pariaman ini Diciduk Polisi

PARIAMAN - Satnorkoba Polres Pariaman ringkus dua orang bersaudara pengedar sabu di Perumahan Melati Indah, Kelurahan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu