berita padang - berita sumbar
headline
home berita Bukittinggi

6 Raperda Tentang RTRW Kota Bukittinggi Disahkan, Ini Penjelasan Walikota

Kamis, 12 Januari 2017 - 05:46:40 WIB - 2
6 Raperda Tentang RTRW Kota Bukittinggi Disahkan, Ini Penjelasan Walikota

BUKITTINGGI - Sidang Paripurna Terbuka DPRD Kota Bukittinggi kembali digelar dengan agenda Penjelasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 06 Tahun 2011 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Bukittinggi Tahun 2010-2030, bertempat di gedung rakyat DPRD Kota Bukittinggi, Rabu (11/1).


Penjelasan itu dihadiri Ketua, Wakil Ketua serta anggota DPRD Kota Bukittinggi, Forkopimda, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Pengadilan Agama, Sekda, kepala dinas, Camat, Lurah, Ninik Mamak, Cadiak Pandai, Alim Ulama, Bundo Kanduang, unsur pers, dan undangan lainnya.


Walikota dalam penyampainnya mengatakan, peninjuan kembali rencana tata ruang wilayah secara tegas telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang dan Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang, dimana peninjauan rencana tata ruang dapat dilakukan sekali dalam 5 tahun.


Pengaturan mengenai perubahan peraturan daerah tentang rencana tata ruang wilayah kota merupakan kewenangan pemerintah daerah dan disesuaikan dengan kondisi perkembangan dan dinamika internal yang berpengaruh terhadap pemanfaatan ruang daerah dari ketentuan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi.


Dengan dasar tersebut Pemerintah Kota Bukittinggi melakukan Perubahan Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Bukittinggi Tahun 2010-2030.


Berdasarkan tahapan yang telah dilakukan tersebut, secara substansi perubahan yang dilakukan terhadap Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2011 antara lain sebagai berikut, Ruang Terbuka Hijau ditetapkan pada 2 kelurahan yakni, Kelurahan Bukit Apit Puhun dan Kelurahan Puhun Pintu Kabun.


Kedua kelurahan itu ditetapkan sebagai kawasan permukiman dan campuran, kecuali sempadan Ngarai tetap sebagai kawasan lindung dan ruang terbuka hijau di kota Bukittinggi secara parsial disebar dan diarahkan pada masing-masing unit lingkungan, baik ditingkat Rukun Tetangga, Rukun Warga, Kelurahan dan Kecamatan.


Sedangkan yang lainnya adalah, Sempadan Ngarai sebagai kawasan lindung, kawasan Tambuo ditetapkan sebagai kawasan fasilitas pelayanan umum, dalam perubahan ini ditetapkan sebagai kawasan pengembangan perdagangan dan jasa, Sempadan Sungai (Batang Tambuo dan Batang Agam) ditetapkan sebagai sungai tidak bertanggul di dalam kota, dalam perubahan ini sepadan sungai ditetapkan 3 meter.


Kawasan pertanian lahan basah eksisting ditetapkan sebagai kawasan perumahan, namun dalam perubahan lahan eksisting ini dikembalikan fungsinya sebagai kawasan lahan basah. Kemudian mengenai ketentuan intensitas bangunan (koefisien dasar bangunan/KDB dan koefisien lantai bangunan/KLB, dalam perubahan RTRW ditetapkan KDB sebesar 70 % dengan KLB 8,5 sehingga memungkinkan ketinggian bangunan 12 lantai. Perubahan intensitas bangunan tersebut sejalan dengan strategi penataan ruang dalam perubahan RTRW. (Iwin SB)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: bukittinggi,daerah,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI



BE SMART, READ MORE

Kementerian Agama RI Pastikan Info Sertifikasi Khatib Hoax

Kementerian Agama RI Pastikan Info Sertifikasi Khatib Hoax

NASIONAL - Kepala Pusat Informasi dan Humas (Pinmas) Kementerian Agama Mastuki memastikan bahwa info sertifikasi khatib...

Semen Padang FC Tak Anggap Pemeh PSCS Cilacap

Semen Padang FC Tak Anggap Pemeh PSCS Cilacap

BOLA - Meski secara kasta berada di atas lawannya, Semen Padang FC tak mau memandang sebelah mata kekuatan PSCS...

Usai Beli Sabu, Oknum PNS Dishub Agam Diciduk Polisi

Usai Beli Sabu, Oknum PNS Dishub Agam Diciduk Polisi

BUKITTINGGI - Satres Narkoba Polres kota Bukittinggi menciduk seorang oknum PNS Dinas Perhubungan Kabupaten Agam...

Pengaturan Cuti Bagi Petahana Menurut Pakar HTN Otong Rosadi

Pengaturan Cuti Bagi Petahana Menurut Pakar HTN Otong Rosadi

PAMANUKAN -- Sabtu sore Sabtu, 11 Februari 2017, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), kembali menjadi Gubernur DKI. Sumarsono...

Bongkar Pintu Malam Hari, Tiga Remaja Tanah Datar Satroni Uang Receh

Bongkar Pintu Malam Hari, Tiga Remaja Tanah Datar Satroni Uang Receh

TANAH DATAR - Tindak Pidana yang di lakoni 3 remaja tanggung ini, pada minggu (12/02/2017) akhirnya dapat di ungkap...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu