minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Padang

Simpan Gambar ISIS di HP, Warga Padang Dideportasi dari Malaysia

Kamis, 12 Januari 2017 - 06:14:08 WIB - 719
Simpan Gambar ISIS di HP, Warga Padang Dideportasi dari Malaysia

PADANG - Singapura melarang masuk 8 warga negara Indonesia asal Padang, Sumatera Barat. Imigrasi Singapura mendapati gambar bendera ISIS di telepon genggam salah seorang WNI.

Imigrasi Singapura pun mengenakan status tidak boleh masuk atau Not To Land (NTL) sejak Selasa 10 Januari 2017.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Komisaris Besar Martinus Sitompul, membenarkan hal tersebut.

"Itu benar ya, ada sekitar delapan WNI dihentikan di Singapura. Ditemukan tiga gambar yang mengesankan ajaran ISIS di dalam handphone milik salah seorang WNI," ujar Martinus di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, Rabu (11/1/2017).

Martinus membeberkan ke delapan inisial WNI itu adalah FH (26), ASA (23), AK (28), SA (19), IO (26), MH (25), REH, dan AHP (21).

Pimpinan rombongan ini yang berinisial REH, menyimpan gambar yang menyerupai lambang kelompok militan ISIS. Terlebih, dia masuk Singapura menggunakan paspor Arab Saudi.

"Tujuh dengan paspor Indonesia, satu dengan paspor Arab Saudi," terang Martinus.

Setelah ditolak masuk ke Singapura, REH menjalani pemeriksaan di kepolisian Johor. REH mengaku, menerima gambar tersebut dari salah satu grup Whatsapp.

REH pun mengaku telah keluar dari grup Whatsapp tersebut dan menghapus gambar dari galeri telepon pintarnya. "REH ini mengatakan tidak sadar gambar tersebut masih ada dalam file manager telepon pintarnya," lanjut Martinus.

Menurut dia, berdasarkan kesimpulan yang dibuat kepolisian Johor, delapan WNI yang hendak ke Malaysia ini telah menjalankan ajaran Sunni Wal Al Jammah. Mereka tidak mendukung perjuangan ISIS pimpinan Abu Bakar Al Baghdadi.

Muatan gambar tersebut, REH diterima secara tak sengaja dari grup Whatsapp dan bukan bertujuan mendukung perjuangan ISIS.

Kini, delapan WNI itu tersebut dibebaskan dan dipulangkan ke Indonesia melalui Batam, Kepulauan Riau. Sampai berita ini diturunkan, belum diketahui alamat WNI tersebut di Sumatera Barat.

"Setelah dilakukan pemeriksaan diserahkan ke lihat Polri, melalui Kementerian Luar Negeri, dibawa ke Batam sampai saat ini masih dilakukan pemeriksaan intensif oleh Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri," ucap Martinus. (lp6)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: indonesia,internasional,metro,nasional,padang

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Ketua Umum MUI: Untuk Apa Reuni Alumni 212? Masalah Ahok Sudah Selesai

Ketua Umum MUI: Untuk Apa Reuni Alumni 212? Masalah Ahok Sudah Selesai

NASIONAL - Maruf Amin, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengatakan, reuni alumni 212 memungkinkan disusupi...

Forbes Rilis Daftar Orang Terkaya Dunia 2017, Dari Indonesia? Siapa Saja?

Forbes Rilis Daftar Orang Terkaya Dunia 2017, Dari Indonesia? Siapa Saja?

NASIONAL - Forbes baru-baru ini merilis daftar orang terkaya di dunia untuk tahun 2017. Selama sembilan tahun...

Limapuluh Kota Raih Paramakarya dan Dana Rakca dari Presiden Joko Widodo

Limapuluh Kota Raih Paramakarya dan Dana Rakca dari Presiden Joko Widodo

LIMA PULUH KOTA - Kabupaten Limapuluh Kota kembali mendapatkan penghargaan dan apresiasi dari Presiden RI Joko Widodo....

Tolak Pembangunan Toilet Representatif Ditanggapi Wali Kota Payakumbuh

Tolak Pembangunan Toilet Representatif Ditanggapi Wali Kota Payakumbuh

PAYAKUMBUH - Kurangnya infrastruktur penunjang di kawasan pasar kota Payakumbuh cukup dirasakan oleh sebagian...

Hasil Drawing Piala Dunia 2018 di Rusia

Hasil Drawing Piala Dunia 2018 di Rusia

BOLA - Selesai sudah pengundian fase grup Piala Dunia 2018, Jumat (1/12/2017. Sebanyak 32 negara akan bersaing untuk...


KOMENTAR ANDA



gtv the next boy girl band season 2 padang kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media