berita padang - berita sumbar
headline
home berita Padang

Simpan Gambar ISIS di HP, Warga Padang Dideportasi dari Malaysia

Kamis, 12 Januari 2017 - 06:14:08 WIB - 438
Simpan Gambar ISIS di HP, Warga Padang Dideportasi dari Malaysia

PADANG - Singapura melarang masuk 8 warga negara Indonesia asal Padang, Sumatera Barat. Imigrasi Singapura mendapati gambar bendera ISIS di telepon genggam salah seorang WNI.


Imigrasi Singapura pun mengenakan status tidak boleh masuk atau Not To Land (NTL) sejak Selasa 10 Januari 2017.


Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Komisaris Besar Martinus Sitompul, membenarkan hal tersebut.


"Itu benar ya, ada sekitar delapan WNI dihentikan di Singapura. Ditemukan tiga gambar yang mengesankan ajaran ISIS di dalam handphone milik salah seorang WNI," ujar Martinus di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, Rabu (11/1/2017).


Martinus membeberkan ke delapan inisial WNI itu adalah FH (26), ASA (23), AK (28), SA (19), IO (26), MH (25), REH, dan AHP (21).


Pimpinan rombongan ini yang berinisial REH, menyimpan gambar yang menyerupai lambang kelompok militan ISIS. Terlebih, dia masuk Singapura menggunakan paspor Arab Saudi.


"Tujuh dengan paspor Indonesia, satu dengan paspor Arab Saudi," terang Martinus.


Setelah ditolak masuk ke Singapura, REH menjalani pemeriksaan di kepolisian Johor. REH mengaku, menerima gambar tersebut dari salah satu grup Whatsapp.


REH pun mengaku telah keluar dari grup Whatsapp tersebut dan menghapus gambar dari galeri telepon pintarnya. "REH ini mengatakan tidak sadar gambar tersebut masih ada dalam file manager telepon pintarnya," lanjut Martinus.


Menurut dia, berdasarkan kesimpulan yang dibuat kepolisian Johor, delapan WNI yang hendak ke Malaysia ini telah menjalankan ajaran Sunni Wal Al Jammah. Mereka tidak mendukung perjuangan ISIS pimpinan Abu Bakar Al Baghdadi.


Muatan gambar tersebut, REH diterima secara tak sengaja dari grup Whatsapp dan bukan bertujuan mendukung perjuangan ISIS.


Kini, delapan WNI itu tersebut dibebaskan dan dipulangkan ke Indonesia melalui Batam, Kepulauan Riau. Sampai berita ini diturunkan, belum diketahui alamat WNI tersebut di Sumatera Barat.


"Setelah dilakukan pemeriksaan diserahkan ke lihat Polri, melalui Kementerian Luar Negeri, dibawa ke Batam sampai saat ini masih dilakukan pemeriksaan intensif oleh Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri," ucap Martinus. (lp6)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: indonesia,internasional,metro,nasional,padang

SILAHKAN BERBAGI



BE SMART, READ MORE

Padang Pariaman Optimis Raih Swasti Saba Wiwerda

Padang Pariaman Optimis Raih Swasti Saba Wiwerda

PADANG PARIAMAN - Forum Kabupaten Sehat (FKS) Kabupaten Padang Pariaman menggelar rapat koordinasi melibatkan...

ABTB Evaluasi Program Bukittinggi Kotaku

ABTB Evaluasi Program Bukittinggi Kotaku

BUKITTINGGI - Pelaksanaan program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB) selama tahun 2016...

Bupati Tanah Datar Pindahkan Keluarga Korban Longsor ini Ke Gedung Putih

Bupati Tanah Datar Pindahkan Keluarga Korban Longsor ini Ke Gedung Putih

TANAH DATAR - Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi, Senin (27/02/2017) sekira pukul 22.30 Wib mengambil gerak cepat...

BNI 46 Peduli Kebersihan Terhadap Kota Bukitinggi

BNI 46 Peduli Kebersihan Terhadap Kota Bukitinggi

BUKITTINGGI - Wakil Walikota Bukittinggi, H.Irwandi di ruang kerjanya Jumat (17/2) lalu menerima kedatangan Pimpinan...

Koalisi Indonesia Bukittinggi Gelar Musda Pemilihan Pengurus 2017-2020

Koalisi Indonesia Bukittinggi Gelar Musda Pemilihan Pengurus 2017-2020

BUKITTINGGI - Berakhirnya kepengurusan Koalisi Indonesia Untuk Kependudukan dan Pembangunan Kota Bukittinggi periode...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu