minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Pasaman barat

Tinggal Sendirian di Usia Renta 100 Tahun, Kondisi Nenek di Pasaman Barat ini Memprihatinkan

Selasa, 17 Januari 2017 - 15:31:10 WIB - 1137
Tinggal Sendirian di Usia Renta 100 Tahun, Kondisi Nenek di Pasaman Barat ini Memprihatinkan

SIMPANG EMPAT - Tim Mata Rakyat Pasaman Barat (MRPB) Peduli mengunjungi Nenek Tiawaik yang berusia lebih 100 tahun, dimana ia tinggal sendirian dengan kondisi mengkhawatirkan, sehingga yang melihat tak sanggup membendung air mata. Demikan diungkapkan oleh ketua Tim MRPB Peduli Mon Eferi bersama tim beserta ibu–ibu dari Arisan Anak Yatim Piatu (AAYT) yang terjun lansung kelokasi di Rambah, Kenagarian Kinali, Kecamatan Kinali, Pasaman Barat, Sumatera Barat pada Minggu (15/1/2017).


"Nenek Tiawaik, umur sudah lebih 100 tahun, tinggal sendirian di rumahnya dengan kondisi yang membuat semua yang hadir meneteskan air mata," jelasnya.


Nenek yang butuh perhatian lebih ini memiliki seorang anak laki-laki, namun ia tidak bisa melakukan aktivitas sebagai orang normal lainnya, karena ia hanya memiliki satu kaki.


"Nenek Tiawak punya anak laki-laki, tapi cacat pula. Kakinya terpaksa diamputasi hampir 3 tahun lalu, karena tersabet pisau mesin potong rumput," jelasnya.


Selain itu, Salah Seorang Tim MRPB Peduli Decky H Syaputra yang juga ikut serta dalam misi penyaluran bantuan tersebut, mengatakan dari hasil pemeriksaan oleh tim Dokter MRPB Peduli, dr. Jelly Isma Sartika, Bahwa Nenek Tiawaik saat ini mengidap penyakit kronis dan juga mengalami ganguan pada beberapa panca indranya.


"Kami melihat kondisi nenek tiawaik saat ini sangat menghawatirkan, ia mengidap penyakit Paru-Paru, pendengaran yang kurang baik, serta penglihatanya sudah tidak jelas," ujar decky.



Decky menambahkan, saat kelokasi Tim MRPB Peduli Bersama AAYT menyalurkan bantuan berupa beberapa paket sembako, kasur, uang tunai serta baju bekas layak pakai. Namun selain bantuan tersebut, saat ini ia juga membutuhkan bantuan berupa tambahan biaya berobat.


Ia berharap kepada seluruh lapisan masyarakat, agar bisa membantu orang-orang yang sangat membutuhkan uluran tangan kita seperti Nenek Tiawaik, baik melalui MRPB Peduli maupun secara langsung.


"Kami berharap uluran tangan dari masyarakat Pasaman Barat maupun luar Pasaman Barat, baik untuk ikut membantu saudara–saudara kita, berbentuk uang tunai maupun bantuan berbentuk paket sembako maupun baju bekas layak pakai," tuturnya.


Bagi yang ingin menyalurkan donasinya bisa melalui Rekening MRPB Peduli di BRI 0615-0100-8410-531 atau Hubungi Tim Mata Rakyat Pasaman Barat (MRPB) dengan nomor kontak 085274097000. (de)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: daerah,pasaman-barat,sosial,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Tekan Pungli, Mulai 2018 Padang Larang Sekolah Jual Buku LKS

Tekan Pungli, Mulai 2018 Padang Larang Sekolah Jual Buku LKS

PADANG - Pemerintah Kota Padang berniat melarang sekolah-sekolah, khusus SD dan SMP, untuk menjual buku Lembar Kerja...

Dua Proyek Besar di Tanah Datar  Dalam Pantauan Tim Kejaksaan Negeri

Dua Proyek Besar di Tanah Datar Dalam Pantauan Tim Kejaksaan Negeri

TANAH DATAR - Kamis (12/10/2017) Team TP4D (Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah) Kejaksaan...

Nagari Tabek Patah Paduan Keindahan Alam Minangkabau, Kuliner dan Wisata Agro

Nagari Tabek Patah Paduan Keindahan Alam Minangkabau, Kuliner dan Wisata Agro

TANAH DATAR - Tak lengkap kunjungan wisata anda jika belum singgah di Panorama yang berada di Nagari Tabek Patah,...

Berturut 3 Kali Raih WTP, Padang Ketiban Insentif 51 Milyar Rupiah dari Kemenkeu RI

Berturut 3 Kali Raih WTP, Padang Ketiban Insentif 51 Milyar Rupiah dari Kemenkeu RI

PADANG - Pemko Padang mendapat dana segar Rp. 51 miLyar dari Kementerian Keuangan RI. Dana berupa insentif tersebut...

Dinpar Sumbar Umumkan Pemuncak SFF 2017, Begini Komentar Wagub Nasrul Abit

Dinpar Sumbar Umumkan Pemuncak SFF 2017, Begini Komentar Wagub Nasrul Abit

PADANG - Dinas Pariwisata Sumatera Barat menggelar malam puncak penganugrahan pemenang Sumbar Film Festival (SFF) 2017...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu