berita padang - berita sumbar
headline
home berita Pesisir Selatan

Harga Cabai Makin Pedas, TNI Pessel Ajak Masyarakat Tanam Cabe di Polibag

Jumat, 20 Januari 2017 - 18:42:53 WIB - 591
Harga Cabai Makin Pedas, TNI Pessel Ajak Masyarakat Tanam Cabe di Polibag

PESSEL - Harga cabai yang semakin mahal membuat jajaran Kodim Pessel menanam cabai dengan media tanam di polybag yang dapat diletakan di area yang sempit. Hal tersebut sebagai solusi mahalnya harga cabai di pasaran.

"Penanaman Cabai tersebut merupakan tidak lanjut dari perintah Panglima TNI dan Kasad yang bertujuan untuk memotivasi masyarakat dalam mandiri pangan sehingga dapat menjadi jawaban di tengah-tengah harga cabai yang tidak menetap dan cenderung naik tersebut” tutur Pasiter Kodim 0311/Pessel Kapten Inf Rudi Saragi.

Menurut Rudi, seluruh prajurit TNI AD diwajibkan menanam cabai merah atau cabe hijau dari jenis apapun. "Tujuannya adalah memberi contoh agar masyarakat turut serta memanfaat halaman rumah untuk ditanami cabai sehingga bila harga cabai melangit, maka warga sudah tidak terbebani karena mereka mimiliki tanamanya cabai sendiri," tegasnya.

Rudi menjelaskan agar tanaman jenis perdu berkembang dengan baik, maka tanah yang digunakan untuk media tanam idealnya adalah tanah yang terletak dibawah pohon bambu. "Bahan campuran diantaranya adalah sekam padi dan kotoran ayam dengan perbandingan tanah, sekam dan kotoran ayam yang sama," ungkapnya.

Sedangkan sistem pengolahannya adalah mencampurkan seluruh bahan-bahan menjadi satu kesatuan yang utuh, kemudian baru dimasukkan ke dalam polybag yang sudah disiapkan sebelumnya.


"Keluarga TNI tidak risau ketika harga cabai melonjak tinggi karena di tiap rumah dan kesatuan sudah digalakkan tanam cabai," kata Pasiter Kodim 0311/Pessel Kapten Inf Rudi Saragi


"Dari dahulu,kami sudah tanam cabai. Begitu pula, dengan keluarga TNI yang lain, juga kami imbau menanam cabai paling tidak untuk konsumi sendiri. Jadi, ketika masyarakat ribut soal tingginya harga cabai, keluarga TNI tinggal metik tanaman sendiri," ujarnya


"Saya suka tanam cabai. Tanaman saya banyak, ada cabai rawit, cabai besar, hingga cabai keriting, jadi tidak ada masalah. Nah, maksud saya dari hobi menanam cabai ini bisa diikuti masyarakat luas, jadi kita juga bisa membantu menurunkan inflasi meski dari komoditas cabai," ujarnya.

"Salah satu cabai yang paling cocok untuk ditanam di pekarangan rumah adalah jenis cabai rawit dan cabai keriting. Jenis cabai ini sangat cocok untuk ditanam di iklim tropis dan rasanya pedas juga disukai oleh banyak orang," tutupnya. (RI/d)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: pesisir-selatan,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Sopir Angkot Bukittinggi Ini Duta Sumbar Pemilihan Adi Yasa Teladan Nasional

Sopir Angkot Bukittinggi Ini Duta Sumbar Pemilihan Adi Yasa Teladan Nasional

BUKITTINGGI - Supir Angkutan Kota (angkot) dari Koperasi Ikabe Kota Bukittinggi Yoki terpilih menjadi duta Provinsi...

DPRD Minta Mahyeldi Turun Sidak THM, Begini Kata Wali Kota Padang

DPRD Minta Mahyeldi Turun Sidak THM, Begini Kata Wali Kota Padang

PADANG - Anggota DPRD Kota Padang, Muzni Zen angkat bicara terhadap kritikan Mantan Wali Kota Fauzi Bahar kepada Wali...

Dari Penyerangan Loji Belanda Hingga Kado Adipura, HUT Padang 348 Jadi Spesial

Dari Penyerangan Loji Belanda Hingga Kado Adipura, HUT Padang 348 Jadi Spesial

PADANG - Ketua DPRD Padang Elly Thrisyanti menginginkan di ulang tahun Kota Padang yang ke-348, Pemko Padang dan DPRD...

Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatribur Menang Lomba Balap Karung

Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatribur Menang Lomba Balap Karung

PADANGPARIAMAN - Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatribur menang lomba balap karung memperingati Hari Ulang Tahun ke-72...

Wako Pariaman Dorong Masyarakat Galakkan Magrib Mengaji Dan Subuh Berjamaah

Wako Pariaman Dorong Masyarakat Galakkan Magrib Mengaji Dan Subuh Berjamaah

PARIAMAN - Walikota Pariaman Mukhlis Rahman beri arahan di Mesjid Baitul Makmur Desa Kampung Baru Padusunan Kecamatan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu