minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Ekonomi

Penurunan Aset Perbankan Syariah Sangat Disayangkan

Jumat, 27 Januari 2017 - 16:15:59 WIB - 819
Penurunan Aset Perbankan Syariah Sangat Disayangkan

JAKARTA - Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Perbanas Institute, Hidajat Sofyan, sangat menyayangkan terjadinya penurunan aset perbankan syariah. Menurut Laporan Perkembangan Perbankan Syariah oleh Bank Indonesia, aset perbankan syariah mencapai 49,2% di tahun 2011 kemudian terus-menerus turun hingga 12,4% di tahun 2014. Padahal industri perbankan syariah memiliki peluang yang besar untuk berkembang, pasalnya masyarakat dunia kini mulai menyadari kelemahan sistem perbankan konvensional dan menemukan bahwa sistem perbankan syariah dapat menjadi solusi dari kelemahan tersebut.

Sistem ekonomi syariah, termasuk perbankan syariah diyakini dapat memberikan kondisi ekonomi yang lebih stabil, sejahtera, lebih adil dan menguntungkan segala pihak.

"Jika semua masyarakat dunia menjalankan prinsip ekonomi syariah dengan benar, maka krisis seperti yang pernah menimpa kawasan Asia di tahun 1997 dan global di tahun 2008 dapat dihindari, karena prinsip ekonomi syariah yang menghindari riba, spekulatif, derivatif atau segala hal yang bersifat memperjual belikan uang. Kita bisa lihat pada saat krisis, banyak sekali investment bank yang hancur," imbuh Hidajat Sofyan pakar Ekonomi Syariah dari Institut Keuangan Perbankan dan Informatika PERBANAS.

Hidajat Sofyan menambahkan, alasan mengapa industri perbankan syariah belum mengalami perkembangan yang pesat adalah karena memang usianya yang jauh lebih muda dibandingkan perbankan konvensional, sehingga masih perlu penyempurnaan.

"Untuk mengembang pesatkan industri ini, perbankan syariah memerlukan sumber daya insani yang telah memiliki edukasi dan pemahaman yang kuat mengenai ilmu ekonomi dan perbankan syariah, dan menjadi penting untuk setiap perguruan tinggi untuk membuka program studi mengenai ekonomi syariah, khususnya dalam rangka memperkenalkan sistem ekonomi yang lebih sehat dan aman," tuturnya.

Selain itu, Ia juga mengatakan harus ada kesiapan dalam hal penanganan dan penerapan hukum karena masih terkendala keseragaman dalam memutuskan paham dan aturan fikih, karena saat ini penentuan aturan fikih masih belum memiliki ketetapan yang lebih lengkap dan jelas.

*/ Arus Akbar Silondae, Wakil Rektor Bidang Umum dan Kemahasiswaan Perbanas Institute yang membidangi Bagian Humas sebagai Person in Charge

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi/Perbanas Institute
Tag: aspirasi,bisnis,ekonomi,indonesia,internasional,nasional

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Marsekal Hadi Tjahjanto Akan Dilantik Akhir Tahun 2017

Marsekal Hadi Tjahjanto Akan Dilantik Akhir Tahun 2017

NASIONAL -Marsekal Hadi Tjahjanto akan dilantik menjadi Panglima TNI menggantikan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo yang...

Datang Ke Payakumbuh, Citra Scholastika Suguhkan Aliran Jazz di PBF 2017

Datang Ke Payakumbuh, Citra Scholastika Suguhkan Aliran Jazz di PBF 2017

PAYAKUMBUH - Perpaduan berbagai jenis musik, antara lain blues, ragtime, brass-band dan musik tradisional akan...

Tanggul Muara Baru Sering Jebol, FRTR Minta Pejabat dan Pengusaha Terlibat Reklamasi Ditangkap

Tanggul Muara Baru Sering Jebol, FRTR Minta Pejabat dan Pengusaha Terlibat Reklamasi Ditangkap

JAKARTA - Akibat Jebolnya Tanggul Muara Baru, Jakarta belum lama ini, Front Rakyat Tolak Reklamasi (FRTR) angkat...

Eks Bek Semen Padang FC Cassio Resmi Berkostum Kelantan FA di Liga Malaysia

Eks Bek Semen Padang FC Cassio Resmi Berkostum Kelantan FA di Liga Malaysia

BOLA - Setelah Semen Padang terdegradasi ke Liga 2 musim kompetisi mendatang, eks bek asing Cassio de Jesus mencari...

Padang Bangun Platform Industri Musik di Samudera Hindia

Padang Bangun Platform Industri Musik di Samudera Hindia

PADANG - Beragam kegiatan yang dilaksanakan di Padang dalam tiga tahun belakangan ini. Mulai dari kegiatan berskala...


KOMENTAR ANDA



gtv the next boy girl band season 2 padang kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media