berita padang - berita sumbar
headline
home berita Ekonomi

Penurunan Aset Perbankan Syariah Sangat Disayangkan

Jumat, 27 Januari 2017 - 16:15:59 WIB - 641
Penurunan Aset Perbankan Syariah Sangat Disayangkan

JAKARTA - Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Perbanas Institute, Hidajat Sofyan, sangat menyayangkan terjadinya penurunan aset perbankan syariah. Menurut Laporan Perkembangan Perbankan Syariah oleh Bank Indonesia, aset perbankan syariah mencapai 49,2% di tahun 2011 kemudian terus-menerus turun hingga 12,4% di tahun 2014. Padahal industri perbankan syariah memiliki peluang yang besar untuk berkembang, pasalnya masyarakat dunia kini mulai menyadari kelemahan sistem perbankan konvensional dan menemukan bahwa sistem perbankan syariah dapat menjadi solusi dari kelemahan tersebut.


Sistem ekonomi syariah, termasuk perbankan syariah diyakini dapat memberikan kondisi ekonomi yang lebih stabil, sejahtera, lebih adil dan menguntungkan segala pihak.


"Jika semua masyarakat dunia menjalankan prinsip ekonomi syariah dengan benar, maka krisis seperti yang pernah menimpa kawasan Asia di tahun 1997 dan global di tahun 2008 dapat dihindari, karena prinsip ekonomi syariah yang menghindari riba, spekulatif, derivatif atau segala hal yang bersifat memperjual belikan uang. Kita bisa lihat pada saat krisis, banyak sekali investment bank yang hancur," imbuh Hidajat Sofyan pakar Ekonomi Syariah dari Institut Keuangan Perbankan dan Informatika PERBANAS.


Hidajat Sofyan menambahkan, alasan mengapa industri perbankan syariah belum mengalami perkembangan yang pesat adalah karena memang usianya yang jauh lebih muda dibandingkan perbankan konvensional, sehingga masih perlu penyempurnaan.


"Untuk mengembang pesatkan industri ini, perbankan syariah memerlukan sumber daya insani yang telah memiliki edukasi dan pemahaman yang kuat mengenai ilmu ekonomi dan perbankan syariah, dan menjadi penting untuk setiap perguruan tinggi untuk membuka program studi mengenai ekonomi syariah, khususnya dalam rangka memperkenalkan sistem ekonomi yang lebih sehat dan aman," tuturnya.


Selain itu, Ia juga mengatakan harus ada kesiapan dalam hal penanganan dan penerapan hukum karena masih terkendala keseragaman dalam memutuskan paham dan aturan fikih, karena saat ini penentuan aturan fikih masih belum memiliki ketetapan yang lebih lengkap dan jelas.


*/ Arus Akbar Silondae, Wakil Rektor Bidang Umum dan Kemahasiswaan Perbanas Institute yang membidangi Bagian Humas sebagai Person in Charge

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi/Perbanas Institute
Tag: aspirasi,bisnis,ekonomi,indonesia,internasional,nasional

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Gubernur Sumbar Belum Hadir, Pembukaan Kejurnas Karate PPLP Molor

Gubernur Sumbar Belum Hadir, Pembukaan Kejurnas Karate PPLP Molor

PADANG - Pembukaan Kejurnas Karate antar PP LP/D dan sentra olahraga di GOR Prayoga Padang, seharusnya sudah dibuka...

CJH Pariaman Berangkat Hari Ini, Tertua 87 Tahun, Termuda 29 Tahun

CJH Pariaman Berangkat Hari Ini, Tertua 87 Tahun, Termuda 29 Tahun

PARIAMAN - Walikota Pariaman Mukhlis Rahman melepas secara resmi Jemaah Calon Haji (JCH) Kota Pariaman tahun 2017,...

Pertahankan Adipura, Bukittinggi Terima Satu Mobil Penyapu Jalan

Pertahankan Adipura, Bukittinggi Terima Satu Mobil Penyapu Jalan

BUKITTINGGI -Kota Bukittinggi sebagai kota wisata terus meningkatkan tentang kebersihan untuk kesehatan dan kenyamanan...

Pertama Kali, Ribuan Pelajar Pariaman Meriahkan HUT RI ke 72 dengan Tari Kolosal

Pertama Kali, Ribuan Pelajar Pariaman Meriahkan HUT RI ke 72 dengan Tari Kolosal

PARIAMAN - Pertama Kali, 1000 pelajar SD dan SMP se Kota Pariaman, mengikuti Tari Kolosal dalam rangka memperingati HUT...

Korem 032 Wirabraja Peringati Hut RI ke 72 dengan Doa Bersama 171717

Korem 032 Wirabraja Peringati Hut RI ke 72 dengan Doa Bersama 171717

PADANG - Korem 032/Wirabraja Sumatera Barat (Sumbar) mengajak seluruh elemen masyarakat terlibat langsung dalam aksi...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu