berita padang - berita sumbar
headline
home berita Agam

Tarik Wisatawan, Nagari Kamang Hilir Agam Sediakan Rumah Gadang Sebagai Guest House

Jumat, 07 April 2017 - 19:43:52 WIB - 486
Tarik Wisatawan, Nagari Kamang Hilir Agam Sediakan Rumah Gadang Sebagai Guest House

AGAM - Dalam beberapa tahun terakhir, industri pariwisata selalu menempati urutan ke-4 atau ke-5 penghasil devisa bagi negara. Diyakini akan dapat dilampaui oleh sektor pariwisata pada penghujung tahun 2019, dengan target kunjungan wisman sebesar 20 juta dan wisnus sebesar 275 juta dapat dicapai. Oleh karena itu, pemerintah menetapkan pariwisata menjadi salah satu dari lima sektor unggulan dan memberikan anggaran belanja yang naik cukup signifikan untuk tercapainya target utama pembangunan kepariwisataan. Demikian disampaikan Menteri Pariwisata RI, Dr.Ir.Arief Yahya, M.Sc.


Selanjutnya Menpar mengatakan pembangunan Kepariwisataan adalah bagian integral dari Pembangunan Nasional. Adapun cita-cita pembangunan kepariwisataan Indonesia adalah terwujudnya kepariwisataan yang dapat menjaga kebebasan, kemandirian, keutuhan bangsa dan wilayah, memupuk rasa cinta tanah air, persatuan, kebhinekaan, jatidiri bangsa, dan meningkatkan persahabatan antar suku/antar bangsa dan perdamaian.


Untuk dapat mewujudkan tujuan penyelenggaraan kepariwisataan serta memegang teguh nilai-nilai yang dikandung dalam prinsip-prinsip penyelenggaraan kepariwisataan, maka ditetapkan "norma" sebagai penerapan nilai yang dikandung dalam prinsip penyelenggaraan kepariwisataan, yaitu, pertama, Kepariwisataan berbasis budaya, kegiatan kepariwisataan di Indonesia tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai luhur budaya bangsa, haruslah selalu berlandaskan akan nilai-nilai agama, budaya, adat-istiadat dan tradisi bangsa Indonesia. Kedua, Kepariwisataan berbasis masyarakat, tujuan utama mensejahterakan masyarakat setempat dengan memberdayakan, peran serta langsung serta kepemilikan secara proporsionalitas untuk kemanfaatan sebesar-besarnya bagi masyarakat. Ketiga, Kepariwisataan berbasis lingkungan, alam mempunyai kedudukan yang sama sebagai ciptaan Tuhan, menggunakan alam dan sekaligus melestarikannya agar dapat dimanfaatkan oleh generasi yang akan datang.


Guna menunjang pembangunan pariwisata, nagari Kamang Hilir yang berada di kecamatan Kamang Magek Kabupaten Agam Propinsi Sumatera Barat, banyak menyimpan potensi pariwisata, seperti halnya, pariwisata alam, sejarah, religi dan lainnya. Disamping itu pariwisata berbasis perekonomian, seperti banyak pengrajin kerupuk kamang yang terbuat dari singkong dan pengrajin perabot.


Ketika dikonfirmasi melalui telepon, tokoh penggerak pariwisata, Marshal yang dekat disapa Da Can di Desa Padang Sawah, Jorong Nan VII Kamang Hilir, sangat mengapresiasi wisata berbasis desa, yang mana desa-desa di kanagarian Kamang Hilir yang banyak menyimpan objek wisata, nantinya dapat banyak dikunjungi wisman.


Seperti halnya di Desa Padang Sawah, yang mempunyai keasrian tersendiri, rumah gadang pun bisa juga dijadikan sebagai guest house bagi wisatawan. Dia juga mendukung kepemudaan untuk menggerakkan berbagai kegiatan-kegiatan yang dapat menarik perhatian wisatawan, seperti randai, silat, dan kesenian lainnya.


Sedangkan tokoh pemuda Jorong Binu, Fachrul Rozi, ketika ditemui saat minangkabaunews.com mengadakan survei lapangan ke jorong tersebut, Jumat (7/4/2017) mengatakan, akan menggerakkan semua unsur yang ada di Jorong Binu, seperti Ninik Mamak, Alim Ulama, Cadiak Pandai, Bundo Kanduang dan juga Paga Nagari untuk bersama-sama menata kampuang agar bisa dapat dikunjungi wisatawan.


Alam desa yang asri dan menawan inilah yang akan ditata sedemikian rupa guna sebagai daya tarik wisatawan, lanjut Rozi, di jorong ini ada goa, dan juga akan dibuatkan rumah pohon disekitar jorong Binu, begitu juga akan dibuatkan wisata memancing dibantaran banda dekat rumah pohon tersebut, kini tinggal penyesuaian saja dengan masyarakat. Diharapkan nantinya Pemerintah Daerah Kabupaten Agam yang membawahi dinas pariwisata dapat membantu penyelenggaraan wisata di kanagarian Kamang Hilir, diakuinya tanpa adanya bantuan dari Pemerintah Daerah, kami mungkin kecil sekali untuk menyelenggarakannya, karena terbentur dengan dana, pungkas Rozi. (Iwin SB)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: agam,bukittinggi,pariwisata,seni-budaya,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Oknum TNI yang Pukul Polisi Lalu Lintas di Riau Ditahan

Oknum TNI yang Pukul Polisi Lalu Lintas di Riau Ditahan

PEKANBARU - Komandan Korem 031/Wira Bima, Brigadir Jenderal TNI Abdul Karim, membenarkan seorang prajuritnya terlibat...

Alhamdulillah, 1168 CJH Asal Padang Tiba di Madinah

Alhamdulillah, 1168 CJH Asal Padang Tiba di Madinah

PADANG - Lebih dari 1168 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Padang sudah berada di Madinah. Itu setelah kloter keempat...

Gerakan Tanam Buah di Pekarangan Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Pariaman

Gerakan Tanam Buah di Pekarangan Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Pariaman

PARIAMAN - Petani di Desa Palak Aneh, Pariaman, Sumbar menerapkan program kebun sayur pekarangan guna meningkatkan...

Kerjakan Irigasi Batang Sinamar Tanah Datar, Operator Alat Berat Tewas Tertimbun

Kerjakan Irigasi Batang Sinamar Tanah Datar, Operator Alat Berat Tewas Tertimbun

TANAH DATAR - Untung sepanjang hari, malang sekejap mata. Pepatah inilah yang menggambarkan musibah yang menimpa Joni...

Listrik Mandiri Rakyat Sampai di Padang Pariaman

Listrik Mandiri Rakyat Sampai di Padang Pariaman

PADANG PARIAMAN- Wakil Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur menyampaikan apresiasinya terhadap Program Limar (Listrik...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu