berita padang - berita sumbar
headline
home berita Seni Budaya

Hujan Tak Halangi Animo Masyarakat Saksikan Pentas Seni di Rumah Nan Tumpah

Senin, 17 April 2017 - 04:34:12 WIB - 535
Hujan Tak Halangi Animo Masyarakat Saksikan Pentas Seni di Rumah Nan Tumpah

PADANG PARIAMAN - Komunitas Seni Nan Tumpah (KSNT) sukses meluncurkan program terbarunya yakni "Ke Rumah Nan Tumpah #1", pada Sabtu, (15/4/2017/).


Program yang dirancang untuk memaksimalkan keberadaan sekretariat KSNT di Nagari Kasang, Korong Kasai, Batang Anai Padang Pariaman itu diharapkan lebih mendekatkan karya seni anggota KSNT dan pegiat seni budaya lainnya dengan mengajak keterlibatan langsung masyarakat sekitar.


Program perdana ini digelar dengan memanfaatkan lapangan latihan KSNT sebagai ruang untuk penonton yang dipasangi tenda minimalis dan teras rumah sekretariat KSNT sebagai panggung utama pertunjukan. Acara yang semula dipublikasikan pukul 16.00 WIB bergeser tersebab hujan yang mengguyur lokasi kegiatan sedari pagi. Meski dalam keadaan hujan gerimis, tepat pukul 16.35 acara dimulai dengan penampilan musikalisasi puisi dari KSNT. Berturut-turut 3 (tiga) musikalisasi puisi dibawakan oleh KSNT. Puisi-puisi yang dimusikalisasikan tersebut yakni puisi Lembah Anai karya Syarifuddin Arifin, Suara dan puisi Aku Ingin karya Leon Agusta.


"Semula kami mencemaskan pelaksanaan acara karena hujan yang tidak berhenti sedari pagi, tapi ternyata musikalisasi puisi ini berhasil mengundang perhatian warga sekitar untuk berdatangan ke lokasi acara." ucap Karta Kusumah, ketua panitia dalam program perdana ini.


Tepat pukul 17.10 WIB, hujan betul-betul reda dan warga sekitar serta tamu undangan dari Kota Padang semakin ramai berdatangan di lokasi acara. Pembawa acara, Yunisa Dwiranda Yahya, melanjutkan kegiatan dengan mengundang secara acak dan spontan warga sekitar maupun tamu undangan untuk membaca puisi. Tidak ketinggalan anak-anak Korong Kasai usia sekolah dasar, juga diminta untuk membacakan puisi dan bernyanyi. Pukul 18.00 WIB acara dihentikan untuk istarahat, salat dan makan.


"Antusiasme warga disini diluar dugaan kami, apalagi anak-anak usia sekolah dasar yang ikut meramaikan acara. Mereka punya mental dan rasa percaya diri yang bagus ketika diminta membaca puisi atau bernyanyi, tanpa malu-malu mereka langsung maju untuk unjuk kebolehan. Bisa jadi saja merekalah calon-calon pegiat seni-budaya bersama KSNT di masa yang akan datang," ujar Yunisa Dwiranda Yahya, pembaca acara sekaligus manajer produksi KSNT.


Animo Masyarakat


Lepas magrib, badai dan curah hujan yang teramat deras lagi-lagi membuat acara harus tertunda sekitar satu setengah jam. Pukul 21.00 WIB meski masih dalam keadaan gerimis, segenap panitia anggota KSNT sepakat melanjutkan acara kembali. Keputusan itu diambil karena sebagian besar warga dan tamu undangan masih bertahan di lokasi acara menunggu pertunjukan pantomime dan teater yang sebelumnya telah dipublikasikan.


Penampilan pantomime dari Muhammad Firandi, anggota KSNT yang akrab disapa Otong, dapat kembali menghangatkan suasana. Puncaknya, penampilan perdana anggota baru KSNT dalam naskah E Yayai! memecah tawa penonton yang sebagian dalam keadaan basah karena hujan tersebut. Lydia Apriliani, Ardi Abdullah, Suci Dwi Citya Murni, Nur Aisyah dan Rizki Asrul berhasil membawakan lakon dengan komunikatif. Apalagi cerita serta peran/karakter tokoh yang mereka mainkan dekat dengan isu yang berkembang dalam keseharian masyarakat sekitar.


Beberapa penonton yang KSNT temui selesai acara mengatakan bahwa mereka senang dengan adanya acara semacam ini sekaligus berharap acara tersebut rutin dilakukan.


"Biasanya, pukul 20.00 WIB, suasana disini sudah sepi karena banyak warga menonton televisi di rumahnya atau beristirahat. Tapi setahun belakangan, sejak anak-anak seni ini buat acara dan latihan hampir tiap malam, suasananya jauh terasa lebih ramai dan semarak," ujar Anton, pemilik kedai disebelah sekretariat KSNT.


"Kepala rumah tangga yang tinggal di komplek ini selain banyak yang berprofesi sebagai petani, juga banyak yang berprofesi sebagai sopir truk barang seperti suami saya, sehingga jarang berada di rumah," tutur Ratna, warga sekitar.


"Itulah sebab, selain suka melihat proses latihan dan menonton acara-acara yang mereka buat, saya jadi merasa lebih aman dengan keberadaan anak-anak muda yang berkegiatan sampai larut malam ini," tambahnya.


Animo masyarakat tersebut membuat segenap anggota KSNT merasa bersemangat untuk terus melakukan proses latihan serta akan kembali melanjutkan program Ke Rumah Nan Tumpah #2 pada pertengahan bulan Mei 2017 nanti.


"Antusisme warga dalam program perdana ini membuat kami jadi tidak sabar untuk melanjutkannya dengan program Ke Rumah Nan Tumpah #2." tutup Ivan Harley, aktor KSNT dalam banyak pertunjukan teater.(KSNT)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: padang,padang-pariaman,seni-budaya,sumatra-barat,unik

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Hadapi Sriwijaya FC, Rekrutan Anyar Semen Padang FC Muchlis Hadi Ning Berpeluang Dimainkan

Hadapi Sriwijaya FC, Rekrutan Anyar Semen Padang FC Muchlis Hadi Ning Berpeluang Dimainkan

BOLA - Rekrutan anyar Semen Padang FC Muchlis Hadi Ning berpeluang menjalani debutnya saat menghadapi Sriwijaya FC,...

Kamenag Padang Pariaman Gelar Dialog Lintas Agama

Kamenag Padang Pariaman Gelar Dialog Lintas Agama

PADANG PARIAMAN - Kemenag Padang Pariaman adakan dialog lintas agama yang bertempat di Aula Sekber.(Sekretariat...

Liga 1, Prediksi Semen Padang FC vs Persegres Gresik United

Liga 1, Prediksi Semen Padang FC vs Persegres Gresik United

BOLA - Pertandingan putaran kedua Liga 1 Gojek Traveloka 2017 atau pekan ke 18, tuan rumah Semen Padang FC bertekad...

Aktifis Lingkungan Bantah Tambang Geothermal Gunung Talang Solok Tak Rusak Lingkungan

Aktifis Lingkungan Bantah Tambang Geothermal Gunung Talang Solok Tak Rusak Lingkungan

SOLOK - PT Hitay Daya Energy Melalui Senior Project Manager PT Hitay Daya Energy, Novianto, dan Field External Relation...

Hari Raya Idul Adha 1438 H Diprediksi Serentak

Hari Raya Idul Adha 1438 H Diprediksi Serentak

PADANG -- Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Barat menyatakan Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1438 Hijriah...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu