berita padang - berita sumbar
headline
home berita Padang

Padang Punya Cerita, Diduga Mesum di Kamar Kos, Muda-mudi Ini Digrebek Warga

Jumat, 05 Mei 2017 - 20:31:51 WIB - 3745
Padang Punya Cerita, Diduga Mesum di Kamar Kos, Muda-mudi Ini Digrebek WargaPasangan bukan suami istri digrebek warga saat berduan di dalam kamar kos di Jalan Maransi, Kota Padang

PADANG - Sepasang remaja yang bukan suami istri ditangkap warga saat berduan di dalam kamar kos di Jalan Maransi, RT 03 RW 04, Kelurahan Air Pacah, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Kamis (4/5).


Kejadian tersebut berawal dari kecurigaan warga setempat yang mana RD (20) dan teman wanitanya RK (20) tersebut berduaan di kamar kos semenjak magrib.


Menurut ketua pemuda setempat, tidak ingin kampung mereka tercemar oleh perbuatan maksiat, maka mereka berinisiatif untuk melakukan penggrebekan.


Saat melakukan penggrebekan tersebut salah seorang warga yang telah gerah melihat perbuatan mereka langsung melayangkan pukulan ke pasangan prianya.


"Orang ini sudah lama diintai, kemudian sekitar jam lima atau setengah enaman mereka hanya duduk-duduk di teras. Pas orang lagi shalat magrib si wanita masuk ke dalam kamar kos laki-laki tersebut," lanjutnya.


Ia mengungkapkan, saat dilakukan penangkapan pasangan keduanya didapati dalam keadaan setengah telanjang di dalam kamar kos tersebut.


"Kedua pasangan ini didapati oleh adik-adik kita setengah telanjang di dalam kamar kos lelaki itu. Yang laki-laki celananya sudah di lutut dan yang wanita pakaian dalam atasnya sudah terbuka," sambungnya.


Sementara itu, pasangan muda-mudi tersebut membantah bahwa dirinya berbuat mesum. "Saya tidak berbuat mesum, pacar saya hanya menunggu saya selesai mandi untuk pergi makan ke luar," ujar PD membantah.


Ia mengatakan bahwa dirinya dipaksa oleh lima orang pemuda yang melakukan penggrebekan tersebut untuk membuka pakaiannya. "Saya dan pacar saya dipaksa membuka pakaian, jika tidak akan dipukuli," lanjutnya.


Kasat Pol PP Kota Padang, Dian Fakri mengatakan bahwa jika masyarakat melakukan penangkapan, jangan memukul pelaku apalagi sampai babak belur.


"Saya mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah membantu tugas kami, tapi janganlah main hakim sendiri seperti itu. Kan berbahaya bagi keselamatan orang lain," ujarnya.


Ia menambahkan bahwa Satpol PP juga akan memangil kedua orang tuanya atau pihak keluarga yang berada di Kota Padang. "Kedua orang tuanya harus datang ke kantor Satpol PP kalau tidak bisa pihak sanak saudaranya saja yang penting berada di Kota Padang ini sebagi penjamin. Karena pihak keluarga mereka harus tau apa yang sudah dilakukan mereka dan pihak keluarga bisa melakukan pembinaan lebih mendalam lagi terhadap anak mereka," tutup Dian. (vn)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: metro,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Kerjasama Dua Polres, Berikan Rasa Aman Bagi Pemudik

Kerjasama Dua Polres, Berikan Rasa Aman Bagi Pemudik

LIMAPULUH KOTA - Polres Limapuluh Kota Polda Sumatera Barat bekerjasama dengan Polres Kampar untuk amankan arus mudik...

Polda Sumbar dan Team Polres Tanah Datar Ciduk Tersangka Sabu Berikut Uang Jutaan rupiah

Polda Sumbar dan Team Polres Tanah Datar Ciduk Tersangka Sabu Berikut Uang Jutaan rupiah

TANAH DATAR - Seorang tersangka Penyalahgunaan sabu berhasil di ciduk team Gabungan Polda Sumbar bersama Polres Tanah...

Harga Cabai Turun Drastis Rp12 Ribu/Kg, Ini Kata Pedagang

Harga Cabai Turun Drastis Rp12 Ribu/Kg, Ini Kata Pedagang

PADANG - Harga cabai melesat tinggi belum lama ini. Harga cabai bahkan sampai menembus Rp 40 ribu per kg. Namun,...

Bupati Ali Mukhni Tinjau Pembangunan Jembatan Buluh Kasok Penghubung Padang Sago dan VII Koto

Bupati Ali Mukhni Tinjau Pembangunan Jembatan Buluh Kasok Penghubung Padang Sago dan VII Koto

PADANG PARIAMAN - Bupati Ali Mukhni memonitor jalannya pembangunan jembatan Lubuk Tano, Buluh Kasok, Kec. VII Koto...

Kasus E-KTP, Gamawan Fauzi Minta Negara Hargai Orang Lurus

Kasus E-KTP, Gamawan Fauzi Minta Negara Hargai Orang Lurus

NASIONAL - Menteri Dalam Negeri periode 2009-2014 Gamawan Fauzi diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi, Kamis, (15/6)....


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu