berita padang - berita sumbar
headline
home berita Padang

Satu Prajurit TNI yang Gugur Saat Latihan Tempur di Natuna Dimakamkan di TMP Padang

Kamis, 18 Mei 2017 - 20:46:55 WIB - 644
Satu Prajurit TNI yang Gugur Saat Latihan Tempur di Natuna Dimakamkan di TMP PadangPersiapan upacara pemamakan almarhum Kapten Arh Bayu Heru di TMP Lolong Padang, Sumatera Barat. (Liputan6.com/Erinaldi)

PADANG - Suasana haru menyambut kedatangan jenazah Kapten Arhanud Heru Bayu di Taman Makam Pahlawan Kusuma Bangsa, Lolong Padang, Sumatera Barat, Kamis siang, 18 Mei 2017. Prajurit TNI Angkatan Darat asal Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, itu gugur setelah kecelakaan saat latihan tempur di Natuna, Rabu, 17 Mei 2017.


"Telah kami antarkan ke tempat peristirahatan terakhir jenazah Kapten Heru, yang telah meninggal dunia Rabu, 17 Mei 2017, di daerah latihan Pulau Natuna," ujar Kepala Seksi Logistik Korem 032/Wirabraja Letkol Kavaleri Asep Solihin, yang memimpin upacara pemakaman, Kamis, (18/5/2017).


Menurut dia, Kapten Heru dikenal sebagai prajurit yang baik, patuh, dan taat dalam melaksanakan tugas sehingga almarhum diberi tanda penghargaan karena telah mengabdi kepada bangsa.


Heru merupakan anak sulung dari pasangan Bahri dan Marjuni. Almarhum, yang meninggal di usia 29 tahun, meninggalkan satu orang istri dan dua orang anak.


Adik Heru, Yogi Tribayu, 24 tahun, mengaku sehari-hari kakaknya dinas di Batalion Arhanudri 1/Divisi 1 Kostrad Serpong. Keluarga baru dapat informasi beberapa jam setelah kejadian tersebut.


"Kami diberi tahu pihak Batalion soal kejadian itu," ujar Yogi dengan nada sedih seusai pemakaman di Taman Makam Pahlawan Kusuma Bangsa Padang, Kamis, (18/5).


Selain Heru, kecelakaan latihan tempur menewaskan Prajurit Kepala Edy, Prajurit Satu Marwan, dan Prajurit Satu Ibnu. Sedangkan empat korban terluka yang dilarikan ke Rumah Sakit TNI Pontianak adalah Sersan Dua Alfredo Siahaan, Sersan Satu Blego, Prajurit Dua Wahyu Danar, dan Prajurit Satu Bayu Agung. Korban terluka lain yang dirawat adalah Prajurit Satu Ridai, Prajurit Satu Didik, Prajurit Kepala Edi Sugianto, dan Pembantu Letnan Dua Dawid.


Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat, Brigadir Jenderal Alfret Denny Tuejeh mengatakan kejadian ini berawal ketika latihan pendahuluan yang dilakukan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) di Natuna, sekitar pukul 11.21 WIB. Saat latihan, pucuk meriam giant bow dari Batalion Arhanud 1/K yang melakukan penembakan mengalami gangguan pada pembatas elevasi.


Akibatnya, meriam tersebut tak bisa dikendalikan dan menjadi liar. Lebih lanjut, Alfret menyatakan pihaknya sedang melakukan investigasi atas peristiwa kecelakaan latihan tempur tersebut. "Investigasi sedang berlangsung," katanya. (tp)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: indonesia,metro,padang,padang-pariaman,pariaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Video Lembah Anai Membara, 17 Petak Warung Ludes jadi Abu

Video Lembah Anai Membara, 17 Petak Warung Ludes jadi Abu

VIDEO - Tanah datar, Sabtu, (3/6/2017), Lembah Anai membara, 17 petak warung/kios sepanjang jalan Air Terjun ini ludes...

LBH Desak Polresta Padang Usut Tuntas Jaringan Penipuan Berkedok Bisnis Pembangunan Rumah Murah

LBH Desak Polresta Padang Usut Tuntas Jaringan Penipuan Berkedok Bisnis Pembangunan Rumah Murah

PADANG - LBH Padang mendesak Polresta Padang untuk mengusut tuntas jaringan penipuan berkedok bisnis pembangunan...

Warga Miskin Nagari Taluak Lintau Buo Ini Terharu Diajak Sahur Bareng Bupati Irdinansyah Tarmizi

Warga Miskin Nagari Taluak Lintau Buo Ini Terharu Diajak Sahur Bareng Bupati Irdinansyah Tarmizi

TANAH DATAR - Wajah sedih dan tak berdaya tampak dari mata Eva Ibu Rumah Tangga yang tinggal di Nagari Taluak Lintau...

Akademisi Dukung Pembangunan Tarok City, Padang Pariaman

Akademisi Dukung Pembangunan Tarok City, Padang Pariaman

PADANG PARIAMAN - Dukungan atas pengembangan pembangunan Kawasan Tarok City, Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar)...

Dai Dompet Dhuafa Tuntun Syahadat Desi WN Filipina di Macau

Dai Dompet Dhuafa Tuntun Syahadat Desi WN Filipina di Macau

MACAU--Siang itu, Ahad (27/5/2017), Ratusan muslimah asal Indonesia yang bekerja sebagai buruh migran di Macau,...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu