berita padang - berita sumbar
headline
home berita Tanah Datar

Rektor IAIN Batusangkar Dukung Pemerintah Tindak Ormas Bertentangan Dengan Ideologi Negara

Kamis, 18 Mei 2017 - 21:33:15 WIB - 407
Rektor IAIN Batusangkar Dukung Pemerintah Tindak Ormas Bertentangan Dengan Ideologi NegaraRektor IAIN Batusangkar Dr. H. Kasmuri, MA

TANAH DATAR - Rektor IAIN Batusangkar Dr.H. Kasmuri, MA, menyatakan bahwa pembubaran HTI sudah melalui kajian yang mendalam oleh pemerintah. Tetapi negara berkewajiban untuk melakukan pembinaan wawasan kebangsaan terhadap eks-anggota HTI.


Hal ini disampaikannya di Rektorat Kampus IAIN Batusangkar. Kasmuri menilai pembubarkan organisasi kemasyarakatan (Ormas) Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) sudah melalui kajian yang mendalam oleh pemerintah, dan bertujuan untuk meluruskan pemahaman dalam kehidupan berbangsa dan bertanah air.


"Seluruh anak bangsa berkewajiban memelihara ideologi negara dan demokrasi di Indonesia, " ucapnya Selasa, (16/05/2017).


Menurut pandangan Kasmuri, jangan hanya fokus pada HTI saja, banyak organisasi massa yang harus disikapi oleh pemerintah. Terutama kelompok masyarakat tertentu yang menentang NKRI.


Oleh karena itu, sikap tegas pemerintah dalam hal ini harus diperlihatkan bukan hanya HTI saja, apapun gerakan yang anti ideologi negara harus ditindak tegas, termasuk aksi terosisme dan radikalisasi yang merusak persatuan dan kesatuan.


Katanya, Kita harus bijak dan jangan salah kaprah memberikan penilaian terhadap kelompok masyarakat yang belum tentu anti ideologi negara. Siapa saja boleh mengaku NKRI harga mati, tapi dalam sikap prilakunya justru anti Pancasila. Justru kelompok masyarakat menuntut keadilan jangan serta merta dituduh intoleran dan anti Pancasila.


"Yang disebut NKRI harga mati pada hakekatnya adalah tercermin dari prilaku berbangsa dan bertanah air. Bukan hanya sekedar jargon, "ungkap Kasmuri.


Selanjutnya ia menambahkan, bercermin dari pembubaran HTI segenap komponen bangsa harus benar benar menyadari, bahwa pembinaan wawasan kebangsaan sangatlah penting. Pemahaman keagamaan tidaklah pantas dibenturkan dengan pemahaman bernegara dan berbangsa.


"Menegakkan keadilan, kesejahteran dan peningkatan mutu pendidikan di tengah masyarakat adalah solusi yang paling tepat untuk keluar dari masalah gagal paham terhadap kehidupan berbangsa dan bertanah air, "tegas Kasmuri.


Jelas ia menerangkan bahwa dengan dibubarkannya HTI bukan berarti seluruh anggota eks HTI adalah musuh negara, tetapi justru negara punya kewajiban melakukan pembinaan melalui pintu dialog dan pendekatan kultural, dan tidak satupun anak bangsa yang berhak memusuhi eks anggota HTI, apalagi bertindak tidak adil diluar koridor hukum.


"Kami dari masyarakat akademisi mendesak pemerintah untuk melakukan langkah-langkah kongkrit meluncurkan program pembinaan wawasan kebangsaan kepada organisasi dan kelompok masyarakat yang menyimpang dari ideologi negara dan aturan hukum yang berlaku agar kasus kasus semacam ini bisa diminimalisir, " tuturnya.


Diakhir penyampaiannya, Kasmuri mengatakan satu hal yang penting. "Bahwa pemerintah harus menegakkan supermasi hukum tanpa pandang bulu, " ujarnya. (Crdl/romeo)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: romeo
Tag: daerah,hukum,indonesia,pendidikan,sumatra-barat,tanah-datar,tokoh

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Bupati Ali Mukhni Tinjau Pembangunan Jembatan Buluh Kasok Penghubung Padang Sago dan VII Koto

Bupati Ali Mukhni Tinjau Pembangunan Jembatan Buluh Kasok Penghubung Padang Sago dan VII Koto

PADANG PARIAMAN - Bupati Ali Mukhni memonitor jalannya pembangunan jembatan Lubuk Tano, Buluh Kasok, Kec. VII Koto...

Genius Umar : MDTW Diharapkan Mampu Perbaiki Akhlak Remaja

Genius Umar : MDTW Diharapkan Mampu Perbaiki Akhlak Remaja

PARIAMAN - Wakil Walikota Pariaman Genius Umar secara langsung membuka sosialisasi penyelenggaraan Madrasah Diniyah...

Tahanan Polsek Tenayan Raya Pekanbaru yang Kabur Ini Berhasil Ditangkap Kembali di 50 Kota Sumbar

Tahanan Polsek Tenayan Raya Pekanbaru yang Kabur Ini Berhasil Ditangkap Kembali di 50 Kota Sumbar

NASIONAL - EP alias Epong (32), tahanan Polsek Tenayan Raya yang sempat melarikan diri beberapa waktu lalu kembali...

Padang Darurat Narkoba, Emzalmi : Jaga Keluarga dan Waspadai Lingkungan

Padang Darurat Narkoba, Emzalmi : Jaga Keluarga dan Waspadai Lingkungan

PADANG - Periode Januari hingga April 2017, tercatat sebanyak 111 kasus Narkoba ditemukan di seluruh kecamatan di Kota...

Dai Dompet Dhuafa Tuntun Syahadat Desi WN Filipina di Macau

Dai Dompet Dhuafa Tuntun Syahadat Desi WN Filipina di Macau

MACAU--Siang itu, Ahad (27/5/2017), Ratusan muslimah asal Indonesia yang bekerja sebagai buruh migran di Macau,...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu