berita padang - berita sumbar
headline
home berita Nasional

Harga Bahan Pokok Naik saat Ramadan, DPR : Satgas Pangan Tindak Pihak yang Bermain

Jumat, 19 Mei 2017 - 17:25:38 WIB - 84
Harga Bahan Pokok Naik saat Ramadan, DPR : Satgas Pangan Tindak Pihak yang BermainSlamet Junaidi, Anggota Komisi VI DPR-RI

NASIONAL - Bulan Ramadan tidak berapa lagi akan tiba. Umat Islam Indonesia akan menyambut dengan suka cita. Akan tetapi di sisi lain, dari tahun ke tahun, masyarakat selalu dihantui oleh kenaikan harga bahan pokok.


Persoalan klasik ini selalu tidak bisa dikontrol ketat oleh pemerintah. Mengacu dari pengalaman pemerintahan sebelumnya, biasanya kenaikan harga ini hanya diantisipasi dengan melakukan operasi pasar tanpa ada tindakan hukum yang tegas kepada pihak yang "bermain".


Di masa Pemerintahan Jokowi saat ini, melalui Kementerian Perdagangan, harga bahan pokok mulai diatur secara ketat. Setidaknya ada beberapa upaya yang dilakukan, seperti membentuk satgas pangan dan menentukan kebijakan harga eceran tertinggi (HET) kepada tiga bahan pokok.


Satgas pangan ini dibentuk lintas kementerian dan lembaga negara yakni Kementerian Perdagangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pertanian, Kepolisian Republik Indonesia, Bulog, dan Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU).


Terbentuknya satgas pangan ini disambut positif anggota Komisi VI DPR RI Slamet Junaidi. Dia menilai keberadaan satgas menjadi hal baru yang dilakukan oleh pemerintah. Ini yang membedakannya dengan pemerintahan sebelumnya.


“Tentu, kita perlu mengapresiasi kehadiran satgas ini," ujar Slamet saat dihubungi, Jumat (19/5).


Dia menilai, kehadiran satgas pangan relevan dengan meningkatnya daya beli masyarakat di masa Ramadan dan Idul Fitri. Keberadaannya bisa mengantisipasi pihak-pihak yang sering memanfaatkan situasi tersebut.


Politisi NasDem ini mengharapkan, kehadiran satgas pangan tidak hanya bergerak di momen-momen tertentu, tetapi bisa berkelanjutan. Jika berkelanjutan, diharapkan satgas bisa melakukan tindakan hukum agar ada efek jera.


“Saya meminta satgas pangan tidak seperti macam ompong nantinya, nampak sangar tapi tidak bertaji. Satgas ini bisa mencontoh satgas pungli yang lebih dahulu terbentuk. Dalam beberapa waktu saja sudah mampu membongkar kasus praktik pungutan liar di berbagai instansi," tutur legislator dapil Jatim XI ini.


Pria yang biasa dipanggil Haji Idi berkeyakinan jika satgas pangan bisa memberikan shock therapy bagi pihak yang nakal, ke depan harga bahan pokok akan jauh lebih aman karena terpantau dan terawasi.


"Dengan begini, kita harapkan Indonesia tidak selalu menjadikan impor sebagai jalan keluar tatkala ada masalah kekurangan bahan pokok masyarakat," pungkasnya.(ND)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: bisnis,ekonomi,indonesia,legislator,metro,nasional,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Transparansi Pemko Payakumbuh, Riza Falepi : Makelar Jangan Jadi Pahlawan Kesiangan

Transparansi Pemko Payakumbuh, Riza Falepi : Makelar Jangan Jadi Pahlawan Kesiangan

PAYAKUMBUH - Penyelenggaraan pemerintahan yang profesional, transparan dan berkepastian hukum terus dilaksanakan oleh...

Wako Bukittinggi Canangkan Gerakan Cerdas Menggunakan Obat

Wako Bukittinggi Canangkan Gerakan Cerdas Menggunakan Obat

BUKITTINGGI - Pembengkalan Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (Gema Cermat) Pada pemegang kebijakan di Kota...

Kronologis Laka Lantas Matic dan L300 di Mega Mendung Padang Panjang yang Tewaskan 2 Mahasiswi

Kronologis Laka Lantas Matic dan L300 di Mega Mendung Padang Panjang yang Tewaskan 2 Mahasiswi

PADANG PANJANG - Kecelakaan lalu lintas yang terjadi di sekitar kawasan Air Mancur, Mega Mendung, jalan raya lintas...

Tingkatkan Produksi Ikan Tangkap di 50 Kota, Lubuk Ikan Larangan jadi Alternatif

Tingkatkan Produksi Ikan Tangkap di 50 Kota, Lubuk Ikan Larangan jadi Alternatif

LIMA PULUH KOTA - Pokmaswas Tarok Kasiak Kecamatan Payakumbuh Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar)...

Vonis Ahok Dua Tahun Penjara Cerminan Independensi Hakim, Tapi Tamparan Keras bagi Jaksa Agung

Vonis Ahok Dua Tahun Penjara Cerminan Independensi Hakim, Tapi Tamparan Keras bagi Jaksa Agung

PADANG - Majelis Hakim menjatuhkan vonis dua tahun penjara bagi Gubernur DKI Basuki Tjahaya Purnama, vonis ini lebih...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu