minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Seni Budaya

Tradisi Talaok Kabau Gadang Sintuak, Kearifan Lokal yang Patut Dilestarikan

Jumat, 16 Juni 2017 - 15:39:59 WIB - 1004
Tradisi Talaok Kabau Gadang Sintuak, Kearifan Lokal yang Patut DilestarikanTradisi Talaok Kabau Gadang Nagari Sintuak

PADANG PARIAMAN - Beragam cara yang dilakukan masyarakat dalam persiapan menyambut Hari Raya Idul Fitri yang jatuh pada 1 Syawal Hijriah. Selain dengan berbagai hal yang baru, baju baru, sepatu baru, atau perabot rumah baru. Namun Berbeda dengan Nagari Sintuak, Kecamatan Sintuak Toboh Gadang Kabupaten Padang Pariaman Propinsi Sumatera Barat yang menggelar kegiatan Talaok Kabau Gadang, yang menghadirkan ratusan ekor ternak kerbau untuk menyambut lebaran.

Setidaknya ada 200-an ekor kerbau memadati Talaok Kabau Gadang, Nagari Sintuak, Kecamatan Sintuak Toboh Gadang Kabupaten Padang Pariaman Propinsi Sumatera Barat, Kamis (15/6/2017). Menurut Walinagari Sintuak Anasdi Nazar, Talaok Kabau Gadang merupakan tempat berkumpulnya pedagang ternak kerbau yang berasal dari berbagai daerah. Para pedagang memamerkan ternak kerbaunya kepada masyarakat dan calon pembeli kerbau.

“Calon pembelinya bukan dari kalangan individu, tetapi utusan masing-masing pengurus masjid, surau korong atau surau kaum yang ada di berbagai nagari di Kabupaten Padang Pariaman dan di luar Padang Pariaman. Di lokasi ini terjadi transaksi jual beli antara pedagang dengan utusan masjid dan surau tersebut,” kata Anasdi Nazar.

Menurut Anasdi Nazar, budaya dan tradisi yang ada di Nagari Sintuak, setiap jamaah masjid, surau Korong dan surau kaum, membeli daging kerbau bersama-sama yang difasilitasi pengurus dengan kesepakatan seluruh unsure yang ada di tempat masing-masing. Yaitu alim ulama, niniak mamak, cadiak pandai, bundo kanduang dan pemuda.

“Pengurus masjid dan surau bermusyawarah pada patang limo baleh (15 Ramadhan), untuk menentukan jumlah onggokkan (tumpukan) daging kerbau dan menentukan harga satu onggoknya. Musyawarah dihadiri pemuka masyarakat, baik kaum adat, kaum agama dan seluruh jamaah pembeli onggok daging,” kata Anasdi Nazar.

Panitia Pelaksana Zeki Aliwardana menyebutkan, Talaok kabau gadang sendiri tradisi yang sudah lama ada di Sintuak. Tradisi yang merupakan kearifan lokal ini perlu dilestarikan. Setiap tahun kegiatan ini diadakan pada bulan Ramadhan. "Dengan banyaknya kerbau yang datang, juga diselenggarakan perlombaan kerbau yang paling besar dengan kriteria tersendiri. Tim Juri yang sudah berpengalaman menilai mana kerbau yang layak diberikan juara I, II dan III. Masing-masing pemenang diberikan tropi dan sejumlah uang," kata Zeki yang juga Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Padang Pariaman ini.

Seorang pedagang ternak Zulkifli (46), menyebutkan, pasar ternak Sintuak ini mulai dirintis sejak 2013 lalu. Ada 44 pedagang ternak yang setuju diadakan pasar ternak di Sintuak. Kami pun melapor kepada walikorong, walinagari dan camat setempat. "Alhamdulillah, hingga kini masih bisa jalan. Walaupun masih belum memiliki fasilitas pendukung layaknya pasar ternak," kata Zulkifli yang sudah menekuni profesi pedagang ternak selama 31 tahun atau sejak berusia 15 tahun.

Setiap transaksi jual beli ternak, yang membutuhkan surat jual beli dikenai biaya Rp 10.000 per transaksi. Sedangkan biaya tambangan ternak dikenai sebesar Rp 15.000 per ekor.

Dari pengamatan di lokasi pasar ternak, selain dipadati ternak kerbau, juga ratusan kendaraan roda dua parkir di sekitar pasar ternak ini. Tentu saja truk pembawa kerbau juga turut meramaikan parkir. Ramainya pengunjung di pasar ternak ini juga dimanfaatkan para pedagang. Seperti pedagang obat ramuan tradisional, perkakas senjata tajam seperti parang, pisau, sabik, belati dengan berbagai ukuran. Meksi di bulan puasa, ada juga yang berjualan makanan. Mungkin diperuntukan bagi orang yang tidak puasa di pasar ternak tersebut. (Armaido Tanjung)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: padang-panjang,seni-budaya,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Mahfud MD: Perilaku Setya Novanto Melanggar Etika Luar Biasa, Pura-pura Sakit

Mahfud MD: Perilaku Setya Novanto Melanggar Etika Luar Biasa, Pura-pura Sakit

NASIONAL - Pakar Hukum Tata Negara Mahfud MD mendorong agar Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) segera memberhentikan Setya...

Pertahankan Bukti Perjalanan Bangsa, Bukittinggi Gelar Lomba Arsip Bersejarah

Pertahankan Bukti Perjalanan Bangsa, Bukittinggi Gelar Lomba Arsip Bersejarah

BUKITTINGGI - Upaya mengumpulkan, menyelamatkan dan melestarikan arsip bernilai sejarah daerah, Pemerintah Kota...

Kembali Dikerjakan, Jalan By Pass Padang Tuntas Sebelum 2018

Kembali Dikerjakan, Jalan By Pass Padang Tuntas Sebelum 2018

PADANG - Pemerintah Kota Padang kembali mengawal pelaksanaan pembangunan jalan Padang By Pass yang terbengkalai di 11...

Marcel Sacramento Sudah Jalin Komunikasi dengan Arema FC?

Marcel Sacramento Sudah Jalin Komunikasi dengan Arema FC?

strong>BOLA - Striker impor Semen Padang FC, Marcel Silva Sacramento, tampaknya akan tetap bermain di Liga 1 pada...

KaSatPol PP Padang : Tidak Main-main PKL Langgar Fasum Akan Ditindak Tegas

KaSatPol PP Padang : Tidak Main-main PKL Langgar Fasum Akan Ditindak Tegas

PADANG - Pemerintah Kota Padang melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) tak henti-hentinya melakukan penertiban...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu