minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Tanah Datar

Dinas Pariwisata Tanah Datar Tak Buka Stand di Gelaran Akbar Bhayangkara Expo, ini Alasan Kadisnya

Sabtu, 01 Juli 2017 - 13:34:47 WIB - 1296
Dinas Pariwisata Tanah Datar Tak Buka Stand di Gelaran Akbar Bhayangkara Expo, ini Alasan KadisnyaStand yang masih terlihat kosong pada Gelaran Bhayangkara Expo 2017

TANAH DATAR- Gelaran akbar Bhayangkara Expo yang di laksanakan di Istana Basa Pagaruyung, Batusangkar, Tanah Datar, Sumatera Barat yang di buka pada Jumat (30/6/2017) yang langsung di buka oleh Wakapolda Sumatera barat Brigjend Pol. Dra. Nur Afiah, M.H sekira pukul 16.55 Wib tampak sangat meriah.

Berbagai Atrksi di peragakan oleh Jajaran Polres Tanah Datar yang saat ini di komandoi Kapolres AKBP. Bayuaji Yudha Prajas, SH. Terlihat antusias Masyarakat menyaksikan tahapan-tahapan pembukaaan gelaran itu termasuk Bupati Irdinansyah Tarmizi, Wabup, Zuldafri Dharma dan ketua DPRD, Anton Yondra yang hadir pada acara pembukaan.

Terlihat pula rombongan tamu yang hadir saat itu menyambangi Stand-stand yang tersedia.

Sayup terdengar pertanyaan dari salah seorang pengunjung yang memutari Stand yang ada, "Mana Stand Pariwisata, kok tidak terlihat?.

Pertanyaan ini menarik untuk disikapi, beberapa awak media langsung menghampiri tamu tersebut. Waldi, ia memperkenalkan dirinya seperti itu, pengunjung Istana Pagaruyung itu langsung dihampiri awak media menyikapi pertanyaannya.

BACA JUGA : Terkait Ketiadaan Stand Dinas Pariwisata, Kapolres Tanah Datar AKBP. Bayuaji Siap Disalahkan

"Ambo Dari Solok Selatan, bermaksud mengunjungi destinasi Wisata Tanah Datar, nah kebetulan ada Expo seperti ini, mungkin kita bisa singgah ke stand khusus Wisata, untuk melihat apa-apa saja Wisata yang ada di Tanah Datar yang layak di kunjungi, " tutur Waldi kepada awak media.

Lanjutnya, karena tidak ada standnya maka dengan jelas Wandi mulai bertanya kepada beberapa awak media yang ada saat itu.

"Janjang seribu tu dima lataknyo Pak, sudah tu batu angkek angkek tu kama jalannyo pak?(red* dimana itu objek wisata Jenjang seribu dan jalan mana menuju batu angkek-angkek) tanya waldi kepada awak media.

Setelah dijelaskan kepada Waldi, ia lalu mengangguk dan langsung menyatakan berencana akan pergi ke tempat yang di tunjukan tadi.

Untuk menjawab pertanyaan kenapa tak adanya stand Pariwisata yang tersedia diajang besar dan pertama kali dalam sejarah di sumatera Barat ini, beberapa awak media menanyakan hal ini langsung kepada Kadis Pariwisata Tanah Datar, Edi Susanto, yang sore itu terlihat hadir dalam gelaran tersebut.

"Tema acara ini berbeda dengan pariwisata, temanya UKM itu harus di garis bawahi, jadi kita tidak ikut membuka Stand. Bhayangkara Expo gelaran baru tumbuh ketika Kapolres Baru, tidak ada dinas yang ikut. Dinas Pariwisata dibatasi oleh Budget, program kita harus jelas, untuk promosi Wisata Tanah Datar kita telah merencanakan anggarannya untuk di beberapa titik promosi Taman Mini Indonesia, Bandara BIM dengan menyebar brosur, pada September di Kuala Lumpur karena yang paling banyak turis Mancanegara adalah tamu Malaysia, " Ujar Kadis Pariwisata.

Ketika di desak pertanyaan mengenai besarnya budget yang harus di sediakan Dinas Pariwisata untuk mengambil satu Stand di ajang Bhayangkara Expo, Edi susanto seolah menegaskan bahwa temanya berbeda, makanya Dinas Pariwisata tidak ikut ambil Stand.

Sementara terlihat Stand Kodim 0307 Tanah Datar berdiri Kokoh di sebelah STand Satlantas Tanah Datar. Timbul lagi pertanyaan dari awak media kenapa kodim 0307 mengambil Stand diBhayangkara Expo, dengan tema UKM ini. Salah seorang Prajurit yang berdiri di Satand Kodim 0307 Tanah Datar mengatakan,

"Ini acara besar kita ikut memeriahkannya sebagai bentuk partisipasi Kodim dalam menunjang pariwisata Tanah Datar," ujar Prajurit itu.

Ironis terlihat, kala Satuan Sabara Polres Tanah Datar memperagakan aksi mereka melindungi Wisatawan yang di palak oleh preman, yang mengundang tepuk tangan para pengunjung. Atraksi Polisi mengamankan para tamu yang mengunjungi Objek Wisata yang ada, tak terbantahkan lagi bahwa ini adalah salah satu wujud perhatian Polisi dalam menciptakan wisata aman di Tanah Datar.

Namun di akhir wawancaranya Edi Susanto dengan jelas mengatakan, bahwa pihak Bhayangkara Expo tidak pernah mengajak Dinas Pariwisata untuk membuka Stand di acara itu.

Terpisah Ketua Fraksi Demokrat Nurhamdi Zahari, juga sangat menyesalkan jika Dinas Pariwisata tidak membuka Stand di ajang besar Bhayangkara Expo 2017 dalam rangka peringatan HUT Bhayangkara ke 71.

"Yang harus di ingat untuk memajukan Pariwisata tidak harus fokus promosi kepada wisatawan Mancanegara saja. Tamu tamu asal daerah Sumatera dan Sumatera Barat juga banyak mengunjungi Objek Wisata di Tanah Datar, ini moment besar yang harus di lirik juga oleh Dinas Pariwisata" ujar Dedy Nurhamdi Zahari, Sabtu (1/7)

Kata Nurhamdy, Bahayangkara Expo secara otomatis adalah gelaran yang menunjang, mendukung, dan mempromosikan Geliat Wisata Tanah Datar, Ia sangat menyayangkan Dinas Pariwisata sendiri tak memanfaatkan ajang ini untuk sedikit mempromosikan Destinasi Wisata yang ada di Tanah Datar.

"Bayangkan berapa anggota kepolisian dan keluarganya dan tamu-tamu lain yang ada di Sumatera Barat, atau di Luar Sumbar, ingin menyaksikan acara yang baru pertama kali dalam sejarah dilakukan ini. Memperkenalkan destinasi wisata yang ada saya rasa tak ada salahnya, ini moment tepat, karena tidak semua pengunjung/tamu yang datang ke Istana Pagaruyung mengetahui objek wisata-wisata lain yang ada disini, " tegasnya.

Ditambahkan Nurhamdy Zahari mendukung Wisata Tanah Datar merupakan wujud mensejahterakan masyarakat karena PAD yang cukup besar dari untuk Tanah Datar berasal dari Wisata.

"Apresiasi kami sampaikan kepada Jajaran Polres Tanah Datar yang ikut mempromosikan dan mendukung kunjungan objek Wisata di Tanah datar terkait pagelaran Bhayangkara Expo yang di laksanakan di Istana Basa Pagaruyung, " tuturnya.

Sehubungan dengan kata-kata Budget yang disampaikan Kadis Pariwisata sore itu di hubungi ketua Event Organizer Bhayangkara Expo Helmi, mengatakan bahwa untuk membantu sewa Stand Dinas Panitia hanya punggut anggaran sebesar 1.000.000, - selama 3 hari acara.

"Jika memungkinkan kita juga berani memberikan discount dari harga tersebut, " ucap Helmi.(romeo)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: romeo
Tag: pariwisata,pos-polisi,sumatra-barat,tanah-datar

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Inilah Klarifikasi Resmi Ustadz Abdul Somad Usai Dihadang Ormas Bali

Inilah Klarifikasi Resmi Ustadz Abdul Somad Usai Dihadang Ormas Bali

VIDEO - Dai kondang, Ustadz Abdul Somad kini sedang dirundung sebuah masalah. Dosen Universitas Islam Negeri Sultan...

Provost Polres Bukittinggi Ini Manfaatkan 3,5 Hektar Lahan Mati Jadi Lahan Pertanian

Provost Polres Bukittinggi Ini Manfaatkan 3,5 Hektar Lahan Mati Jadi Lahan Pertanian

BUKITTNGGI - Ide cemerlang Aiptu Nofri Matri Aldi salah seorang anggota kepolisian unit Provost Polres Bukittinggi yang...

Kerangka Masjid Ikon Destinasi Wisata Halal Kota Padang Sudah Berdiri

Kerangka Masjid Ikon Destinasi Wisata Halal Kota Padang Sudah Berdiri

PADANG - Kerangka masjid di Pantai Padang yang akan menjadi ikon destinasi wisata halal sudah berdiri. Jika tak ada...

Nil Maizar Jadi Salah Satu Kandidat Kuat Pelatih Mitra Kukar Musim Depan

Nil Maizar Jadi Salah Satu Kandidat Kuat Pelatih Mitra Kukar Musim Depan

TENGGARONG - Mantan pelatih Semen Padang FC, Nil Maizar menjadi salah satu kandidat kuat pelatih Mitra Kukar musim...

Puluhan Pedagang Pasar Atas Bukittinggi Mendatangi Kantor Balaikota

Puluhan Pedagang Pasar Atas Bukittinggi Mendatangi Kantor Balaikota

BUKITTINGGI - Pasca kebakaran yang melanda pusat pembelanjaan ternama Kota Bukittinggi (Pasa Ateh) beberapa waktu lalu,...


KOMENTAR ANDA



gtv the next boy girl band season 2 padang kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media