minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Agam

Pengunjung Protes Tiket Masuk Puncak Lawang Kemahalan, Ini Tanggapan Pihak Pengelola

Minggu, 02 Juli 2017 - 12:33:04 WIB - 4892
Pengunjung Protes Tiket Masuk Puncak Lawang Kemahalan, Ini Tanggapan Pihak PengelolaSepasang turis asing sedang menikmati pemandangan Danau Maninjau dari Puncak Lawang

AGAM - Objek Wisata Alam Puncak Lawang, Nagari Lawang Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) yang biasanya mematok harga tiket masuk sebesar Rp 10 ribu, namun naik menjadi Rp 25 ribu per kepala libur lebaran 2017.


Kenaikan harga tiket masuk tersebut ternyata memberatkan serta menjadi tanda tanya bagi para pengunjung. Seperti diungkapkan, Doni (39) pengunjung asal Pekanbaru. Menurutnya kenaikan harga tiket tersebut dirasanya cukup memberatkan.


"Kami datang berjumlah 8 orang, jika Rp 25 ribu/ kepala kami harus mengeluarkan uang sebanyak Rp 200 ribu untuk masuk, belum lagi ditambah jika ingin menggunakan wahana lainnya," ujarnya kepada media, Sabtu (1/7).


Disisi lain, Husni perantau Agam di pulau Jawa mendukung kenaikan harga lebaran tersebut, menurutnya dengan keindahan alam serta fasilitas dan kenyamanan yang disuguhkan pengelola, sebanding dengan harga karcis masuk saat lebaran 2017 itu.


Menanggapi hal tersebut, pengelola objek wisata Puncak Lawang, Mukhlis menuturkan, untuk pengelolaan jelang lebaran, pihaknya mengeluarkan cukup banyak dana untuk pengembangan dan renovasi.


"Puncak Lawang masih dalam tahap pembangunan, untuk moment libur lebaran ini kami sudah melakukan pengembangan dan renovasi selama 3 bulan lebih, sedangkan pengembangan tersebut sudah menelan dana lebih kurang Rp 200 juta," ujarnya.


Selain itu untuk libur lebaran pihaknya juga menurunkan lebih kurang 90 pemuda sekitar untuk penyelenggara yang terdiri dari petugas parkir sebanyak 40 orang, 10 orang untuk petugas kebersihan, selebihnya difungsikan untuk pelayan dan pengawasan keselamatan para pengunjung.


"Puncak Lawang juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar, selain itu sebagian dari tiket masuk pengunjung juga digunakan untuk pembangunan infrastuktur dan tempat ibadah di nagari Lawang," jelasnya.


Dikatakan Mukhlis, untuk tahun ini pengunjung meningkat 50 persen dari tahun sebelumnya. "Tahun ini lebih kurang 15 ribu pengunjung, naik dari tahun 2016 yang hanya 10 ribu pengunjung," tutupnya. (Johan/AMOI)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Romeo/AMOI
Tag: agam,bukittinggi,daerah,metro,pariwisata,seni-budaya,sumatra-barat,unik

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Heboh Buku Pelajaran SD Berkonten Porno Beredar di Pariaman, Begini Kata KPAI

Heboh Buku Pelajaran SD Berkonten Porno Beredar di Pariaman, Begini Kata KPAI

PARIAMAN - Buku pelajaran berkonten porno tersebar luas di Sekolah Dasar (SD) yang ada di Kota Pariaman, Sumatera Barat...

PWA Sumbar: Film NAD Ini Bangkitkan Semangat Juang dan Menguras Air Mata

PWA Sumbar: Film NAD Ini Bangkitkan Semangat Juang dan Menguras Air Mata

PADANG - PW Aisyiyah Sumbar bersama MPI PWM Sumbar mengadakan nonton bareng (Nobar) film Nyai Ahmad Dahlan di Bioskop...

Semen Padang FC Ingin Aturan Marquee Player Musim Depan Dihapus, Ini Alasannya

Semen Padang FC Ingin Aturan Marquee Player Musim Depan Dihapus, Ini Alasannya

BOLA - Manajemen Semen Padang FC meminta kepada PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator kompetisi...

ASN di Pariaman Wajib Laporkan Harta Kekayaan

ASN di Pariaman Wajib Laporkan Harta Kekayaan

PARIAMAN - Pemerintah Kota Pariaman adakan sosialisasi laporan harta kekayaan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tatacara...

Anggota DPR Minta Operasional Kereta Api di Padang Dihentikan Sementara, Ini Alasannya

Anggota DPR Minta Operasional Kereta Api di Padang Dihentikan Sementara, Ini Alasannya

PADANG - Anggota Komisi V DPR RI, Alex Indra Lukman meminta Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat, menghentikan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu