minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Parlemen dan Parpol

PAD Parkir Bocor, Ini Kata DPRD Padang

Sabtu, 15 Juli 2017 - 18:24:38 WIB - 383
PAD Parkir Bocor,  Ini Kata DPRD PadangIlustrasi

PADANG - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Padang, Faisal Nasir mengatakan, Pemkot Padang harus memulai meraba secara bertahap. Menganalisa untuk kemudian mengurai permasalahan mengenai pengelolaan parkir.

"PAD parkir selama ini masih bisa ditingkatkan lebih besar. Potensi pendapatan parkir di Kota Padang sangat banyak. Maka dari itu perlu dilakukan upaya terobosan agar potensi parkir yang besar itu bisa tergarap maksimal. Saya rasa PAD sekarang masih bisa ditingkatkan jauh lebih besar dari jumlah yang ada selama ini,” katanya.
.
Sementara itu, anggota Komisi I DPRD Padang bidang hukum dan pemerintahan Iswanto Kwara menilai kebocoran pendapatan terjadi pada sejumlah OPD yang seharus harus mencapai target pendapatan, malah ada laporannya diluar nalar tidak sesuai dengan kenyataan riil dilapangan, hal ini harus dikaji kembali," ujarnya


Seperti salah satunya di sektor perpakiran yang tidak mencapai target pendapatan. Padahal berapa banyak titik parkir yang ada dan saat ini jumlah kendaraanpun makin pesat, untuk itu perlu evaluasi lagi lah dalam hal ini. "Intinya apakah Kota Padang tidak ingin ada perubahan," tegas politisi PDI-P ini, Sabtu (15/7/2017).


Lebihlanjut dikatakan, memang tidak logis saja, dari sektor perpakiran jauh sekali realisasinya dari target yang ditetapkan. Jika memang ada indikasi pungli pada sektor perpakiran ini, baik itu restirbusinya, permainan dari oknum (mafia parkir,red), ya sudah seharusnya tim saber pungli bekerja mengungkap masalah ini. Dimana kendalanya disektor perpakiran ini kok hanya bisa mencapai sekitar Rp 400juta sebulannya.


"Karena untuk perbandingannya, untuk di Kota Bali saja, PAD untuk sektor perpakiran saja bisa mencapai Rp 10 Miliar setahunnya. Kita tidak berbicara mengenai Wisata Balinya namun berbicara Kota Bali nya, kalau untuk tingkat kendaraaan baik motor maupun mobil tidak begitu jauh beda dengan Kota Padang. Namun disana pengelolaan perpakirannya sangat baik dan para pengelolanya mempunyai komitmet yang jelas," tuturnya.


Iswanto juga memberikan contoh, kenapa ketika kita parkir, para petugas parkir di Kota Padang tidak pernah memberikan bukti retribusinya. "Malahan kita selaku yang membayar sering kena omelan oleh petugas, nah ini kan jelas sudah pungli, apa dasarnya kita membayar parkir sementara bukti restribusi yang kita bayarkan tidak pernah kita terima dan jelas ketika tidak ada bukti retribusi parkirnya diberikan ini adalah suatu kebocoran," ujarnya.


Kemudian menurutnya, bisa saja pemerintah membuat suatu mekanisme dengan membayarkan retribusi parkir ini sekali setahunnya langsung dengan pajak kendaraan bermotor. Jadi tidak adalagi kebocoran dilapangan, berapa jumlah motor dan mobil yang ada pastilah itu membayar pajak. Tinggal pemerintah saja lagi nanti yang akan membayar gaji juru parkir untuk mengatur dilapangan dan petugas parkir tidak memunggut lagi dilapangan nantinya.


Dikatakan, Pemko Padang telah membetuk tim saber pungli, dan terkait keberadaan Tim Saber Pungli yang telah terbentuk ini, ia meminta keseriusan para tim dalam bekerja. Jangan nantinya Kota Padang dikatakan sudah ada tim saber punglinya, namun dinilai hanya seremonial saja," katanya.


Selain itu ia meminta kepada Walikota untuk mengambil tindakkan tegas terhadap persoalan ini. Jika memang terjadi praktik pungli bagi petugus atau oknum pada OPD - OPD yang ada pemko harus berikan sangsi tegas sesuai kesalahan yang dibuat agar terjadi efek jera, agar oknum maupun OPD nya jera serta praktek pungli tidak terus merajalela terjadinya.


Selain itu, juga kepada masyarakat Kota Padang diharapkan tidak sungkan - sungkan melaporkan praktik pungli yang terjadi. "Jika benar terbukti kejadiannya, jangan didiamkan saja, agar ini tidak menjadi kebiasaan bagi para pelaku serta tidak berlarut-larut ini terjadi," ungkapnya. (RI)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: daerah,padang,peristiwa,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Breaking News: Gempa 6,2 SR Hoyak Mentawai Tengah Malam, Guncangannya Terasa Kuat di Padang

Breaking News: Gempa 6,2 SR Hoyak Mentawai Tengah Malam, Guncangannya Terasa Kuat di Padang

PADANG - Gempa tektonik 6,2 SR mengguncang Kabupaten Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar) dan sekitarnya, (1/9/2017)...

Cari Tahu Kenapa Kota Tua Padang Tidak Terawat dan Sebagian Dikuasai Swasta, Ini Komentar Disparbud

Cari Tahu Kenapa Kota Tua Padang Tidak Terawat dan Sebagian Dikuasai Swasta, Ini Komentar Disparbud

PADANG - Jejak kolonial bisa dirasakan di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), dengan beberapa bangunan...

PT KAI Keluarkan SP3 Pengosongan Tanah, Warga Sekitar Stasiun Bukittinggi Resah

PT KAI Keluarkan SP3 Pengosongan Tanah, Warga Sekitar Stasiun Bukittinggi Resah

BUKITTINGGI - Masalah penggusuran tanah milik PT. Kereta Api Indonesia (KAI) di lahan Stasiun Bukittinggi yang dihuni...

Ini yang Terjadi pada Tubuhmu Jika Kamu Suka Telat Makan

Ini yang Terjadi pada Tubuhmu Jika Kamu Suka Telat Makan

LIFE STYLE - Di tengah kesibukan yang menggunung, tentu pola makan tak teratur sering kamu lakukan. Entah itu jarang...

Ribuan Umat Islam Salat Idul Adha di Halaman Kantor Gubernur Sumbar

Ribuan Umat Islam Salat Idul Adha di Halaman Kantor Gubernur Sumbar

PADANG - Ribuan umat Islam tumpah ruah di Halaman Kantor Gubernur Jalan Jenderal Sudirman, Padang, Sumbar, Jumat...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu