minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
Pemko Bukittinggi home berita Bukittinggi

Akhirnya Ranperda RTRW Disetujui DPRD Bukittinggi

Jumat, 21 Juli 2017 - 22:49:56 WIB - 423
Akhirnya Ranperda RTRW Disetujui DPRD BukittinggiRanperda RTRW disetujui Dprd

BUKITTINGGI - Setelah melewati waktu yang cukup panjang selama enam bulan, akhirnya tujuh fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bukittinggi menyetujui ranperda perubahan Perda 6 tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Tahun 2010-2030. Persetujuan disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Kota Bukittinggi, Selasa.

Pengesahan ini dipimpin oleh Ketua DPRD Beny Yusrial didampingi Wakil Ketua Trismon dan anggota DPRD kota Bukittinggi yang dihadiri langsung Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, Kapolres Bukittinggi AKBP. Arly Jembar Jumhana, Danramil Masrizal, Sekda Yuen Karnova serta kepala SKPD dalam lingkungan Pemko Bukittinggi dan undangan paripurna lainnya.

Dalam laporan panitia khusus (Pansus) RTRW yang dibacakan juru bicara DPRD sekaligus ketua Pansus, M. Nur Idris menyampaikan bahwa pembahasan perda ini sudah memakan waktu selama enam bulan. Dengan subtansi perubahan sebanyak 73 pasal menyangkut penempatan RTH, kawasan Tambuo, garis sepadan ngarai dan koefesien dasar bangunan.

"Pembahasan perubahan ranperda ini hampir enam bulan dengan perubahan ada 73 pasal yang menyangkut penyebaran RTH di masing-masing kelurahan dan perubahan kawasan Tambuo dari kawasan perdagangan dan jasa menjadi kawasan campuran," ujar M. Nur Idris.

M. Nur Idris menjelaskan mengenai kawasan tambuo pansus sepakat menjadikan kawasan seluas 3,8 Ha dijadikan sebagai kawasan campuran dengan titik berat sebagai kawasan perdagangan dan jasa sesuai dengan masukan masyarakat ketika Rapat Dengar Pendapat.

"Jadi kawasan tambuo bisa untuk pemukiman, lahan pertanian, pusat pertokoan atau bangunan lain tergantung izin yang diajukan pemilik lahan. Dengan izin bangunan memperhatikan kaidah hukum dan adat istiadat Kota Bukittinggi" kata M. Nur Idris.

Sementara itu, tujuh fraksi di DPRD dalam pendapat akhirnya sepakat menyetujui ranperda perubahan Perda RTRW menjadi Perda. Fraksi Demokrat melalui juru bicara Rusdi Nurman menyutujui ranperda menjadi perda dengan catatan khusus kawasan by pass agar diatur secara cermat perizinan bangunannya. Begitu juga Fraksi Gerindra dengan juru bicara Herman Syofyan juga menyatakan persetujuan terhadap ranperda Perubahan RTRW.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Fraksi PPP lewat Rismaidi, Fraksi Golkar Edison, Fraksi PKS melalui Ibnu Asis, Fraksi PAN melalui juru bicara Fauzan Havis dan Fraksi Gabungan lewat juru bicara Asril. Ketujuh fraksi menyatakan setuju atas ranperda RTRW menjadi Perda.

Sementara itu Walikota Ramlan Nurmatias dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas segala upaya yang telah dilakukan DPRD bersama Pemda dalam membahas perubahan Perda RTRW. Walikota juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembahsn perda RTRW ini.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada pihak DPRD dan semua pihak yang sudah berkontribusi dalam perumusan dan penyusunan perda RTRW. Setelah mangaruak sahabih ganang, maawai sahabih raso. Maka perda ini dapat ditetapkan secara bersama" ujar Ramlan.

Pada paripurna yang berlangsung hingga sore itu, juga disampaikan ranperda tetang Hak dan Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD oleh Pemko Bukittinggi. (Iwin SB)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: bukittinggi,daerah,legislator,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Nil Maizar Jadi Salah Satu Kandidat Kuat Pelatih Mitra Kukar Musim Depan

Nil Maizar Jadi Salah Satu Kandidat Kuat Pelatih Mitra Kukar Musim Depan

TENGGARONG - Mantan pelatih Semen Padang FC, Nil Maizar menjadi salah satu kandidat kuat pelatih Mitra Kukar musim...

Hasil Drawing Piala Dunia 2018 di Rusia

Hasil Drawing Piala Dunia 2018 di Rusia

BOLA - Selesai sudah pengundian fase grup Piala Dunia 2018, Jumat (1/12/2017. Sebanyak 32 negara akan bersaing untuk...

Pengembangan Pengawasan Partisipatif  Dikemas Panwaslu Pariaman Lewat FGD

Pengembangan Pengawasan Partisipatif Dikemas Panwaslu Pariaman Lewat FGD

PARIAMAN - Upaya peningkatan partisipasi masyarakat dalam pemilu dan strategi pengembangan pengawasan partisipatif...

PIOMFest 2017, Cikal Bakal Perkembangan Industri Musik di Padang

PIOMFest 2017, Cikal Bakal Perkembangan Industri Musik di Padang

PADANG - Padang kembali menggelar event berskala internasional. Sejak 8-10 Desember kemarin, musisi dari empat negara...

Inilah Klarifikasi Resmi Ustadz Abdul Somad Usai Dihadang Ormas Bali

Inilah Klarifikasi Resmi Ustadz Abdul Somad Usai Dihadang Ormas Bali

VIDEO - Dai kondang, Ustadz Abdul Somad kini sedang dirundung sebuah masalah. Dosen Universitas Islam Negeri Sultan...


KOMENTAR ANDA



gtv the next boy girl band season 2 padang kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media