minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Nasional

LAPAN : Benda Asing yang Jatuh di Sumbar Ternyata..

Minggu, 23 Juli 2017 - 11:00:06 WIB - 3643
LAPAN : Benda Asing yang Jatuh di Sumbar Ternyata..Benda asing mirip kendi jatuh dari Sumbar

PADANG - Sebuah benda misterius jatuh dari langit di Jorong Kubu Nagari, Agam, Sumatera Barat, Selasa (18/7/2017) lalu. Benda yang bentuknya seperti kendi tersebut telah diteliti oleh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).

LAPAN menjelaskan jika benda itu merupakan tabung hydrazine yang menjadi tabung bahan bakar roket Chang Zheng 3-A.

Roket tersebut adalah milik China yang mengantarkan satelit navigasi Beidou M1 pada April 2007. Beidou merupakan satelit yang termasuk bagian dari Compass Navigation System. Yakni sebuah sistem yang membantu pengguna alat komunikasi untuk memberi informasi soal lokasi, waktu, dan kecepatan yang lebih tepat.

Keterangan LAPAN tersebut mengundang pertanyaan, karena roket tersebut diluncurkan pada 13 April 2007, akan tetapi baru jatuh pada tahun 2017, atau 10 tahun setelahnya.

Kepala LAPAN Thomas Djamaluddin mengatakan, roket Chang Zheng 3-A memiliki orbit yang lonjong dengan ketinggian 10.000 Km. Setelah sampai di orbit, benda itu mengelilingi Bumi.

Thomas menjelaskan jika pada ketinggian 10.000 km, gravitasi bumi tak begitu bekerja. Ia menerangkan jika tidak semua benda yang melintas di sekitar bumi akan langsung turun.

Sementara itu, "kendi" yang jatuh di Sumatera Barat tersebut diperkirakan berkurang ketinggiaanya karena adanya gesekan, semakin lama puing dari roket tersebut makin rendah hingga akhirnya jatuh.

"Itu yang menyebabkan 10 tahun baru jatuh," ungkapnya

Pada ketinggian 120 km, sebuah obyek tak bisa lagi mengelak dari gravitasi bumi. “Dia masuk ke atmosfer padat dan jatuh," katanya.

Thomas juga menerangkan jika semua benda yang mengorbit bumi selalu akan melintasi ekuator.Dalam satu kali orbit, benda antariksa melintasi ekuator dua kali pada titik yang berseberangan.

Oleh karena itu, kemungkinan jatuhnya sampah antariksa di ekuator menjadi lebih tinggi.

"Jatuhnya bisa di mana pun di permukaan bumi. Karena inklinasinya 54 derajat dan wilayah ekuator menjadi wilayah yang selalu dilewati oleh obyek yang mengorbit bumi, maka dia bisa jatuh di Indonesia," ujar Thomas.(kp)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: agam,indonesia,internasional,limapuluh-kota,nasional,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Anggota DPR RI Mulyadi: APBN 2018 Tak Mungkin Digunakan Untuk Pembangunan Pasar Atas

Anggota DPR RI Mulyadi: APBN 2018 Tak Mungkin Digunakan Untuk Pembangunan Pasar Atas

BUKITTINGGI - Disela menanti kedatangan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla di Pasar Atas Kota Bukittinggi, Sumatera Barat...

Menang di PTUN, Mantan Ketua DPRD Padang Ini Minta Gubernur Sumbar Kembalikan Jabatannya

Menang di PTUN, Mantan Ketua DPRD Padang Ini Minta Gubernur Sumbar Kembalikan Jabatannya

PADANG - Erisman, Mantan Ketua DPRD Padang, Kota Padang, Sumatera Barat memenangkan gugatan terhadap Gubernur Sumbar...

Presiden Jokowi Ingin Dana Desa Digunakan untuk Proyek Padat Karya

Presiden Jokowi Ingin Dana Desa Digunakan untuk Proyek Padat Karya

NASIONAL - Presiden Joko Widodo kembali mengingatkan jajarannya untuk menjalankan program dana desa secara swakelola....

Inilah Identitas Pelaku Penyerangan Mapolres Dharmasraya Sumbar

Inilah Identitas Pelaku Penyerangan Mapolres Dharmasraya Sumbar

PADANG - Setelah melakukan pemeriksaan secara mendalam terhadap kedua jenazah terduga teroris yang membakar Mapolres...

Ali Mukhni Launching 25 PPK-BLUD Penuh Puskesmas se-Padang Pariaman

Ali Mukhni Launching 25 PPK-BLUD Penuh Puskesmas se-Padang Pariaman

PADANG PARIAMAN - Secara serentak, 25 Puskesmas di Kabupaten Padang Pariaman, dilaunching sebagai Pola Pengelolaan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu