minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Agam

PN Lubuk Basung Vonis 15 Bulan Penjara Penyebar Meme Menghina Jokowi Ini

Selasa, 25 Juli 2017 - 11:01:48 WIB - 1001
PN Lubuk Basung Vonis 15 Bulan Penjara Penyebar Meme Menghina Jokowi IniTersangka penyebar meme menghina jokowi

AGAM - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menjatuhkan hukuman penjara 15 bulan kepada Ropi Yatsman (35), akibat perbuatannya menghina Presiden Joko Widodo dan penyebar ujaran kebencian di facebook. Terdakwa ditangkap setelah menyebarkan ujaran kebencian di media sosial dan juga mengedit foto Presiden Joko Widodo dan sejumlah pejabat, termasuk Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Dalam sidang di PN Lubuk Basung, Senin (24/7) kemarin, majelis hakim yang diketuai Mahendrasmara dengan anggota Ida Maryam Hasibuan dan Duano Aghaka menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan.

Mahendrasmara menyatakan terdakwa, yang juga mengedit foto Presiden Joko Widodo dalam akun facebooknya, melanggar Pasal 45 ayat 2 jo Pasal 28 ayat 2 Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Hukuman yang diterima Ropi Yatsman sama dengan pasal yang dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) selama satu tahun tiga bulan. Dalam pertimbangan yang disebutkan Mahendrasmara, hal yang meringankan terdakwa telah mengakui kesalahan dan bersikap sopan selama persidangan.

Sementara terdakwa usai dijatuhi vonis oleh majelis hakim menyatakan menyesali semua perbuatannya. Dalam amar putusan majelis hakim dijelaskan bahwa terdakwa ditangkap Direktorat Tindak Pidana Siber Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri di sebuah ruko perusahaan ekspedisi tempatnya bekerja di Banuhampu, Kabupaten Agam, Senin (27/2) lalu sekitar pukul 11.30 WIB.

Terdakwa menggunakan akun dengan nama Agus Hermawan dan Yasmen Ropi di facebook untuk memposting konten bernada kebencian kepada pemerintah. Ia juga sebagai admin dari akun grup publik Facebook "Keranda Jokowi-Ahok".

Orang tua terdakwa, Maya (65), mengatakan selama ini Ropi Yatsman merupakan tulang punggung keluarga, setelah ayahnya sakit beberapa tahun lalu. Dengan vonis itu, pihaknya berharap Ropi Yatsman menjalankan hukuman dengan baik dan tidak melakukan kesalahan kembali agar mendapatkan keringanan nantinya.

"Setelah anak saya ditangkap kepolisian, sudah banyak barang elektronik yang dijual untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," katanya.

Diketahui, penyidik Direktorat Tindak Pidana Ciber Bareskrim Polri menangkap Ropi Yatsman (35) di rumahnya, Jalan Raya Padang - Bukit Tinggi, Sumatera Barat, Senin (27/2) lalu. Dia ditangkap lantaran kerap mengunggah dan menyebarkan foto meme editan wajah Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan sejumlah pejabat negara lain di akun Facebook miliknya.

Kepada penyidik, pelaku mengaku melakukan hal tersebut lantaran tidak suka dengan pemerintahan Jokowi. Dari tangan pelaku, penyidik mengamankan sejumlah alat bukti. Di antaranya satu unit telepon seluler merek Blackberry berwarna hitam dan satu unit telepon seluler merek Asus Z00UD berwarna hitam.

Kemudian, satu unit central processing unit (CPU) merek Simbadda berwarna hitam. Turut diamankan juga satu buah akun facebook dengan nama Yasmen Ropi dan Agus Hermawan, terakhir satu buat akun Google Mail dengan alamat yasmenropi2@gmail.com. (mrd)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: agam,hukum,indonesia,metro,nasional,pos-polisi,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Sosialisasi Undang-undang no. 5 tahun 1999, KPPU Medan Gelar Forum Jurnalis di Padang

Sosialisasi Undang-undang no. 5 tahun 1999, KPPU Medan Gelar Forum Jurnalis di Padang

PADANG - Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) Wilayah Medan menggelar kegiatan Forum Jurnalis dan Workshop...

Bersama Desainer Kepresidenan, Tenun Balai Panjang Payakumbuh Kembangkan Inovasi Desain

Bersama Desainer Kepresidenan, Tenun Balai Panjang Payakumbuh Kembangkan Inovasi Desain

PAYAKUMBUH - Pelatihan Pengembangan Inovasi Desain Tenun Balai Panjang yang di Adakan oleh Dinas Koperasi dan UKM di...

Pakar Hukum Pidana: Penegakan Hukum Tidak Boleh Dilakukan dengan Cara-cara Melanggar Hukum

Pakar Hukum Pidana: Penegakan Hukum Tidak Boleh Dilakukan dengan Cara-cara Melanggar Hukum

PADANG - Diduga ditendang oknum polisi akibatnya satu pengendara remaja luka-luka di depan kantor Dirlantas Polda...

PMI Kota Bukittinggi Belajar Management Transfusi Darah Ke Kota Surakarta

PMI Kota Bukittinggi Belajar Management Transfusi Darah Ke Kota Surakarta

BUKITTINGGI - Rombongan PMI Kota Bukittinggi menggelar kunjungan kerja ke Markas PMI Kota Surakarta. Mereka diterima...

Mahyeldi Pinang Hendri Septa di Pilkada Padang 2018

Mahyeldi Pinang Hendri Septa di Pilkada Padang 2018

PADANG - Akhirnya terjawab sudah pencalonan Mahyeldi menjadi bakal calon Walikota Padang, 2018 nanti. Petahana Walikota...


KOMENTAR ANDA



gtv the next boy girl band season 2 padang kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media