minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
Pemko Padang Panjang home berita Padang Panjang

Surat Terbuka Permintaan Maafnya ke Kapolri tak Mempan, ARP Segera Disidang di PN Padang Panjang

Selasa, 25 Juli 2017 - 20:23:12 WIB - 1626
Surat Terbuka Permintaan Maafnya ke Kapolri tak Mempan, ARP Segera Disidang di PN Padang PanjangARP (37) tersangka ujaran kebencian peristiwa bom di Terminal Kampung Melayu Jakarta

PADANG PANJANG - Menindak lanjuti kasus pencemaran ujaran kebencian oleh ARP (37) beberapa waktu lalu, yang ditangani langsung Tim Crimsus Cyber Mabes Polri, saat ini kasusnya sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Padang Panjang, Sumatera Barat (Sumbar) untuk selanjutnya dinaikkan menjadi tahap II.


Berdasarkan data yang dihimpun awak media di Kejaksaan Negeri Padang Panjang, Kasi Pidum Ilham Wahdini SH, menjelaskan, sesuai dengan lokasi kasus (lokus) maka berkasnya dilimpahkan ke Padang Panjang pada Rabu (19/7) kemarin. Dan untuk jadwal sidang, akan di tetapkan oleh Pengadilan Negeri Padang Panjang nantinya setelah semua berkas dilengkapi.


"Untuk pelaksanaan jadwal sidang, akan ditetapkan oleh Pengadilan Negeri, setelah semua berkas administrasi tahap II diselesaikan, dan setelah lengkap semua berkasnya nanti kita akan sesegera mungkin melimpahkannya ke Pengadilan Negeri untuk ditindak lanjuti. Dan saat ini saudara ARP kita titipkan di Rumah Tahanan (Rutan) kelas IIB Kota Padang Panjang,"  jelas Ilham.


BACA JUGA : Posting Bom Kampung Melayu Rekayasa Polisi, Karyawan Ponpes Padang Panjang Ini Minta Maaf ke Kapolri


Tambah Ilham, dari kasus yang disebutkan diatas, ARP terjerat pasal berlapis dan akan disangkakan dengan pasal 45A ayat 2 juncto pasal 28 ayat 2 UU No. 19 tahun 2016, tentang perubahan atas UU No. 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik, dengan ancaman hukuman 6 tahun dan denda 1 Milyar.


Serta dikuatkan dengan UU No.40 tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis serta pasal yang ada di KUHP dan junctonya. Dengan sengaja tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan akan kebencian atau permusuhan, yang berdasarkan atas suku, ras dan golongan.


Walaupun pengakuan dan permohonan maaf ARP kepada Mabes Polri beberapa waktu lalu telah diterima, namun proses hukum tetap berjalan. (Ps/AMOI)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Romeo
Tag: hukum,indonesia,metro,nasional,padang-panjang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Heboh Mobil Bergoyang di Bukittinggi, Dokter Magang dan Mahasiswi Digerebek Warga Lagi Gituan

Heboh Mobil Bergoyang di Bukittinggi, Dokter Magang dan Mahasiswi Digerebek Warga Lagi Gituan

BUKITTINGGI - Seorang Dokter magang dan seorang mahasiswi kebidanan kepergok mesum oleh petugas Satpol PP di Belakang...

Danrem 032 WBR: Kenaikan Pangkat adalah Penghargaan dan Amanah

Danrem 032 WBR: Kenaikan Pangkat adalah Penghargaan dan Amanah

PADANG - Kenaikan pangkat pada hakekatnya adalah wujud penghargaan negara dan TNI kepada para prajuritnya, atas...

Ini Ungkapan Pelaku Wisata se-Indonesia Ketika Berkunjung ke Lembah Harau

Ini Ungkapan Pelaku Wisata se-Indonesia Ketika Berkunjung ke Lembah Harau

LIMA PULUH KOTA - Puluhan pelaku wisata dari berbagai daerah di Indonesia berkunjung ke Lembah Harau, Kabupaten Lima...

Dua Kecelakaan di Tempat yang Sama Hanya Rentang Waktu 10 Menit di Tanah Datar, Renggut Satu Nyawa

Dua Kecelakaan di Tempat yang Sama Hanya Rentang Waktu 10 Menit di Tanah Datar, Renggut Satu Nyawa

TANAH DATAR - Tak berselang waktu cukup lama, 2 kecelakaan di wilayah hukum Polres Padang Panjang tepatnya di Jalan...

Gempa Tektonik 3,9 SR Hoyak Pessel Siang Ini

Gempa Tektonik 3,9 SR Hoyak Pessel Siang Ini

PESISIR SELATAN -- Gempa laut berkekuatan 3,9 Skala Richter (SR) mengguncang Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel),...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu