berita padang - berita sumbar
headline
Pemko Padang Panjang home berita Padang Panjang

Surat Terbuka Permintaan Maafnya ke Kapolri tak Mempan, ARP Segera Disidang di PN Padang Panjang

Selasa, 25 Juli 2017 - 20:23:12 WIB - 1443
Surat Terbuka Permintaan Maafnya ke Kapolri tak Mempan, ARP Segera Disidang di PN Padang PanjangARP (37) tersangka ujaran kebencian peristiwa bom di Terminal Kampung Melayu Jakarta

PADANG PANJANG - Menindak lanjuti kasus pencemaran ujaran kebencian oleh ARP (37) beberapa waktu lalu, yang ditangani langsung Tim Crimsus Cyber Mabes Polri, saat ini kasusnya sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Padang Panjang, Sumatera Barat (Sumbar) untuk selanjutnya dinaikkan menjadi tahap II.


Berdasarkan data yang dihimpun awak media di Kejaksaan Negeri Padang Panjang, Kasi Pidum Ilham Wahdini SH, menjelaskan, sesuai dengan lokasi kasus (lokus) maka berkasnya dilimpahkan ke Padang Panjang pada Rabu (19/7) kemarin. Dan untuk jadwal sidang, akan di tetapkan oleh Pengadilan Negeri Padang Panjang nantinya setelah semua berkas dilengkapi.


"Untuk pelaksanaan jadwal sidang, akan ditetapkan oleh Pengadilan Negeri, setelah semua berkas administrasi tahap II diselesaikan, dan setelah lengkap semua berkasnya nanti kita akan sesegera mungkin melimpahkannya ke Pengadilan Negeri untuk ditindak lanjuti. Dan saat ini saudara ARP kita titipkan di Rumah Tahanan (Rutan) kelas IIB Kota Padang Panjang,"  jelas Ilham.


BACA JUGA : Posting Bom Kampung Melayu Rekayasa Polisi, Karyawan Ponpes Padang Panjang Ini Minta Maaf ke Kapolri


Tambah Ilham, dari kasus yang disebutkan diatas, ARP terjerat pasal berlapis dan akan disangkakan dengan pasal 45A ayat 2 juncto pasal 28 ayat 2 UU No. 19 tahun 2016, tentang perubahan atas UU No. 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik, dengan ancaman hukuman 6 tahun dan denda 1 Milyar.


Serta dikuatkan dengan UU No.40 tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis serta pasal yang ada di KUHP dan junctonya. Dengan sengaja tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan akan kebencian atau permusuhan, yang berdasarkan atas suku, ras dan golongan.


Walaupun pengakuan dan permohonan maaf ARP kepada Mabes Polri beberapa waktu lalu telah diterima, namun proses hukum tetap berjalan. (Ps/AMOI)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Romeo
Tag: hukum,indonesia,metro,nasional,padang-panjang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Instagram Segera Hadirkan Fitur Berbalas Komentar Mirip Facebook

Instagram Segera Hadirkan Fitur Berbalas Komentar Mirip Facebook

TEKNO - Seperti diketahui, Instagram telah lama menyediakan fitur komentar. Namun sayangnya, ketika kamu ingin...

Ciptakan Good Governance, Perangkat Daerah Jadi Objek Pemeriksaan

Ciptakan Good Governance, Perangkat Daerah Jadi Objek Pemeriksaan

PAYAKUMBUH - Walikota Payakumbuh yang diwakili Asisten III Iqbal Bermawi buka secara resmi Rapat Pengawasan Daerah Kota...

Kota Pariaman Masuk Jadi Nominator Rating Kota Cerdas Indonesia (RKCI)

Kota Pariaman Masuk Jadi Nominator Rating Kota Cerdas Indonesia (RKCI)

PARIAMAN - Kota Pariaman masuk sebagai nominator dalam Rating Kota Cerdas Indonesia (RKCI), Pemeringkatan Kota Cerdas...

Ini Obat Sederhana untuk Kamu yang Kurang Darah dan Selalu Lemas

Ini Obat Sederhana untuk Kamu yang Kurang Darah dan Selalu Lemas

KESEHATAN - Di tengah kesibukan yang menumpuk, sangatlah penting untuk memiliki kondisi tubuh yang prima dan fit. Namun...

Protes Bendera RI Terbalik, Hacker Indonesia Retas Laman Malaysia

Protes Bendera RI Terbalik, Hacker Indonesia Retas Laman Malaysia

NASIONAL - Hacker atau peretas yang mengatasnamakan Indonesian Hacker Rules, meretas laman www.kualalumpurmalaysia.com...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu