minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
Pemko Padang Panjang home berita Padang Panjang

Surat Terbuka Permintaan Maafnya ke Kapolri tak Mempan, ARP Segera Disidang di PN Padang Panjang

Selasa, 25 Juli 2017 - 20:23:12 WIB - 1752
Surat Terbuka Permintaan Maafnya ke Kapolri tak Mempan, ARP Segera Disidang di PN Padang PanjangARP (37) tersangka ujaran kebencian peristiwa bom di Terminal Kampung Melayu Jakarta

PADANG PANJANG - Menindak lanjuti kasus pencemaran ujaran kebencian oleh ARP (37) beberapa waktu lalu, yang ditangani langsung Tim Crimsus Cyber Mabes Polri, saat ini kasusnya sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Padang Panjang, Sumatera Barat (Sumbar) untuk selanjutnya dinaikkan menjadi tahap II.

Berdasarkan data yang dihimpun awak media di Kejaksaan Negeri Padang Panjang, Kasi Pidum Ilham Wahdini SH, menjelaskan, sesuai dengan lokasi kasus (lokus) maka berkasnya dilimpahkan ke Padang Panjang pada Rabu (19/7) kemarin. Dan untuk jadwal sidang, akan di tetapkan oleh Pengadilan Negeri Padang Panjang nantinya setelah semua berkas dilengkapi.

"Untuk pelaksanaan jadwal sidang, akan ditetapkan oleh Pengadilan Negeri, setelah semua berkas administrasi tahap II diselesaikan, dan setelah lengkap semua berkasnya nanti kita akan sesegera mungkin melimpahkannya ke Pengadilan Negeri untuk ditindak lanjuti. Dan saat ini saudara ARP kita titipkan di Rumah Tahanan (Rutan) kelas IIB Kota Padang Panjang,"  jelas Ilham.

BACA JUGA : Posting Bom Kampung Melayu Rekayasa Polisi, Karyawan Ponpes Padang Panjang Ini Minta Maaf ke Kapolri

Tambah Ilham, dari kasus yang disebutkan diatas, ARP terjerat pasal berlapis dan akan disangkakan dengan pasal 45A ayat 2 juncto pasal 28 ayat 2 UU No. 19 tahun 2016, tentang perubahan atas UU No. 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik, dengan ancaman hukuman 6 tahun dan denda 1 Milyar.

Serta dikuatkan dengan UU No.40 tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis serta pasal yang ada di KUHP dan junctonya. Dengan sengaja tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan akan kebencian atau permusuhan, yang berdasarkan atas suku, ras dan golongan.

Walaupun pengakuan dan permohonan maaf ARP kepada Mabes Polri beberapa waktu lalu telah diterima, namun proses hukum tetap berjalan. (Ps/AMOI)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Romeo
Tag: hukum,indonesia,metro,nasional,padang-panjang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Zulkifli Hasan Hadiri Deklarasi Dukungan Calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Padang Mahyeldi-Septa

Zulkifli Hasan Hadiri Deklarasi Dukungan Calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Padang Mahyeldi-Septa

PADANG - DPD Partai Amanat Nasional Kota Padang bersama DPD PKS Kota Padang mendeklarasikan dukungan kepada...

Usai Rekrut Evan Dimas dan Ilham Udin, Ini Kata Pelatih Selengor FA

Usai Rekrut Evan Dimas dan Ilham Udin, Ini Kata Pelatih Selengor FA

BOLA - Pelatih Selangor FA, Pachaiappan Maniam sangat puas dengan kedatangan dua pemain asal Indonesia, Evan Dimas dan...

Dikecam Tokoh Dunia, Trump Resmi Umumkan Yerusalem Sebagai Ibu Kota Israel

Dikecam Tokoh Dunia, Trump Resmi Umumkan Yerusalem Sebagai Ibu Kota Israel

INTERNASIONAL - Presiden Amerika Serikat Donald Trump hari ini secara resmi mengumumkan Yerusalem sebagai ibu kota...

Hasil Drawing Piala Dunia 2018 di Rusia

Hasil Drawing Piala Dunia 2018 di Rusia

BOLA - Selesai sudah pengundian fase grup Piala Dunia 2018, Jumat (1/12/2017. Sebanyak 32 negara akan bersaing untuk...

Cegah Penyebaran Difteri, Ini Upaya Yang Dilakukan DKK Kota Bukittinggi

Cegah Penyebaran Difteri, Ini Upaya Yang Dilakukan DKK Kota Bukittinggi

BUKITTINGGI - Mewabahnya kembali penyakit lama yang selama beberapa tahun sudah tidak pernah terjadi lagi di Indonesia,...


KOMENTAR ANDA



gtv the next boy girl band season 2 padang kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media