minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Parlemen dan Parpol

Krisis Garam Juga Dialami Padang, Ini Kata DPRD

Kamis, 27 Juli 2017 - 20:09:10 WIB - 520
Krisis Garam Juga Dialami Padang, Ini Kata DPRDIlustrasi

PADANG - Jatah garam Sumbar di Medan sebanyak 900 ton yang telah terkendala distribusi. Pemko Padan harus segera menindak lanjuti permasalahan krisis garam ini.


Demikian disampaikan anggota Komisi II DPRD Kota Padang Azirwan, Jumat (27/7/2017)


Lebihlanjut dikatakan, kelangkaan garam yang terjadi di sejumlah daerah memang sudah tak dapat dipungkiri lagi, sehingga mengakibatkan naiknya harga dipasaran, baik itu di Kota Padang maupun daerah lainnya di Indonesia.


Azirwan mengatakan, sampai detik ini izin impor garam untuk semua keperluan belum keluar. "Apa masalahnya?, tanya Kementerian Kelautan Perikanan(KKP) dan Kementerian Perdagangan. Garam tidak ada dan kalau pun ada, apa memenuhi permintaan?. Namun mengapa belum juga diteken (izin impor) tersebut, apa kendalanya, sementara ini sudah menjadi permasalahan yang cukup serius, "tegas politisi Nasdem itu.


Salah seorang pedagang di Pasar Raya Padang, Jon (40) menyatakan, kesulitan pasokan garam sudah mulai terjadi semenjak dua minggu lalu. Kurangnya pasokan garam mengakibatkan naiknya harga garam di tingkat pengecer dan pedagang.


Jika biasanya harga garam menengah dibeli dari agen 1 pack isi 10 bungkus seharga Rp 14 ribu, sekarang naik menjadi Rp25 ribu per pack. Sedangkan ukuran besar 1 pack isi 10 bungkus garam dibeli seharga Rp35 ribu, kini naik menjadi Rp50 ribu. “Itu pun jatahnya berkurang. Jika biasanya disuplay sebanyak 100 pack setiap waktunya, sekaran hanya dapat jatah 60 pack saja. Termasuk garam halus, saat ini sudah tidak ada beredar lagi,” katanya.


Pedagang lainnya, Jun (41) menambahkan, kenaikan juga terjadi pada garam balok. Jika biasanya dijual dengan harga Rp8 ribu, kini naik menjadi Rp9 ribu. Stoknya pun sekarang sudah tidak ada karena suplainya tidak masuk.


"Garam karung juga naik signifikan dari semula Rp1500 per kilo, kini menjadi Rp4500 perkilo. Pasokannya juga terbatas,” katanya. (RI)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber:
Tag: legislator,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Kantor Operasional Go-Jek di Bukittinggi Resmi Ditutup

Kantor Operasional Go-Jek di Bukittinggi Resmi Ditutup

BUKITTINGGI - Melalui instruksi yang disampaikan Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias ketika menerima ratusan supir...

Sebut Penjilat, Postingan Anggota DPRD 50 Kota Sumbar Ini Bikin Gaduh

Sebut Penjilat, Postingan Anggota DPRD 50 Kota Sumbar Ini Bikin Gaduh

LIMA PULUH KOTA - Postingan diduga milik seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lima Puluh...

Hadapi Persib Bandung, Semen Padang FC Tampil Full Team

Hadapi Persib Bandung, Semen Padang FC Tampil Full Team

BOLA - Kabau Sirah Semen Padang FC akan menjalani laga penuh gengsi melawan Persib Bandung, Sabtu depan (9/9) di...

Nobar Massal Film G30SPKI, Ini Kata Ketua Pemuda Muhammadiyah Sumbar

Nobar Massal Film G30SPKI, Ini Kata Ketua Pemuda Muhammadiyah Sumbar

PADANG - Rencana penayangan film G30SPKI di markas TNI seluruh nusantara pada tanggal 30 September 2017 menuai beragam...

UNP Jadi Juara TCC 2017 Sumbar

UNP Jadi Juara TCC 2017 Sumbar

PADANG - Universitas Negeri Padang naik ke podium juara Torabika Campus Cup 2017 yang digelar di Lapangan Universitas...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu