minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Lima Puluh Kota

Urus Dokumen Kependudukan di Limapuluh Kota Gratis

Minggu, 30 Juli 2017 - 01:15:45 WIB - 269
Urus Dokumen Kependudukan di Limapuluh Kota GratisIlustrasi

LIMAPULUH KOTA - Pemerintah Kota Bukittinggi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) terus meningkatkan pelayanan prima pada masyarakat.


Salah satunya dengan gencar melakukan sosialisasi pada masyarakat yang hendak membuat dokumen kependudukan secara gratis, khususnya bagi warga di Limapuluh Kota.


Bupati 50 kota Irfendi Arbi menjamin, saat ini pengurusan dokumen kependudukan tak lagi mengeluarkan biaya sepeserpun.


“Warga yang mengaku masih ada beban biaya dalam pengurusan dokumen kependudukan seperti akta lahir, kartu keluarga, kartu tanda penduduk, akta kematian, akta perceraian, akta perkawinan hingga akta pengakuan anak itu berarti mengurus lewat calo, bukan berurusan langsung ke kantor Dukcapil,” katanya.


Dia menyarankan agar warga menghindari calo sehingga dalam mengurus surat-surat kependudukan tidak dikenakan biaya. Penggratisan seluruh pengurusan dokumen kependudukan memang sudah diatur dalam undang-undang dan biayanya dibebankan pada negara .


Bupati menjelaskan, pengelolaan pembangunan nasional yang ditujukan untuk terwujudnya kualitas kehidupan dan terpenuhinya hak-hak penduduk, memerlukan sistem pengelolaan terpadu yang penyelenggaraannya didukung oleh semua jajaran tingkatan pemerintahan, mulai dari pusat sampai ke daerah.


"Selama persyaratan lengkap, untuk mengurus dokumen kependudukan tidak lagi dipungut biaya dan selesai dalam 1 hari." Jelas Irfendi.


Dalam sosialisasi yang dihadiri oleh 165 kepala jorong itu, Irfendi menyebut penertiban dokumen perlu di lakukan secara berkesinambungan karna hal itu menyangkut kepada hak masyarakat untuk memilikinya. Dalam hal ini diperlukan inovasi-inovasi oleh penyelenggara pelayanan kepada masyarakat untuk memberikan solusi terhadap setiap permasalahan yang ada.


"Tidaklah elok rasanya jika seorang anak yang dilahirkan yang akan melanjutkan pendidikan tidak memiliki akte kelahiran, begitu juga dengan E-KTP yang merupakan identitas resmi penduduk," ungkapnya.


Dalam hal itu, Irfendi juga meminta masing-masing kepala jorong untuk mengoptimalkan kepemilikan dokumen kependudukan serta memberikan himbauan kepada masyarakat agar segera lakukan pengurusan.


"Jangan sampai masyarakat lupa akan pentingnya memiliki dokumen kependudukan. Kepada wali jorong agar memberikan penjelasan kepada masyarakat." Pungkasnya. (Rhino)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: agam,bukittinggi,daerah,indonesia,kosmo,kota-solok,nasional,padang,pariwisata,peristiwa,politik,suma

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Hati-hati, Sebagian Kota Padang Terendam Banjir

Hati-hati, Sebagian Kota Padang Terendam Banjir

PADANG - Banjir melanda sebagian Kota Padang dan sekitarnya Sabtu (9/9/2017) dini hari, sekitar pukul 15.30 WIB. hal...

Ribuan Peserta Tumpah Ruah Ikuti Pariaman Run 10K

Ribuan Peserta Tumpah Ruah Ikuti Pariaman Run 10K

PARIAMAN - Dalam rangka hari olahraga nasional (haornas) dan Hut TNI ke 72 Pemerintah Kota Pariaman dan Kodim 0308...

Wali Kota Pariaman Mukhlis Rahman Hadiri Jumpa Sahabat Ridwan

Wali Kota Pariaman Mukhlis Rahman Hadiri Jumpa Sahabat Ridwan

PARIAMAN - Walikota Pariaman Mukhlis Rahman hadiri jumpa sahabat Ridwan yang diadakan di Hall Saiyo Sakato Jl Merdeka,...

Gerbong Kereta Api di Stasiun Padang Panjang Terbakar

Gerbong Kereta Api di Stasiun Padang Panjang Terbakar

PADANG PANJANG - Satu unit gerbong kereta api milik PT KAI Padang Panjang yang berada di Depo Stasiun Kereta Api Kota...

Sebanyak 537 Mahasiswa Baru UMSB Ikuti MASTA, Ini Pesan PW Muhammadiyah Sumbar

Sebanyak 537 Mahasiswa Baru UMSB Ikuti MASTA, Ini Pesan PW Muhammadiyah Sumbar

PADANG -- Sebanyak 537 mahasiswa baru program S-1 mengikuti masa taaruf (Masta) Mahasiswa baru di Universitas...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu