berita padang - berita sumbar
headline
home berita Padang

Rehabilitasi Anak Jalanan, Padang Libatkan Militer

Kamis, 10 Agustus 2017 - 20:04:47 WIB - 231
Rehabilitasi Anak Jalanan, Padang Libatkan MiliterIlustrasi anak jalanan

PADANG - Anak jalanan di Kota Padang tidak boleh lagi berkeliaran di jalan. Mereka akan diselamatkan dan dibina di Batalyon 133/Yudha Sakti oleh tentara bekerjasama dengan Dinas Sosial Kota Padang.


Menyusul hal itu, Pemerintah Kota Padang meluncurkan program inovatif penanganan anak jalanan melalui pola pembinaan terpadu. Launching langsung dilakukan oleh Direktur Jendral Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial RI DR. Marjuki dan Walikota Padang serta Danrem 032 /Wirabraja di lapangan Batalyon I33/YS, Kamis (10/8/2017).


Dirjen menilai hal ini sebagai langkah yang serius untuk meminimalisir jumlah anak Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Sekaligus meningkatkan kualitas anak-anak jalanan tersebut.


Yang dilaksanakan Pemko Padang melalui Dinas Sosial ini, menurut Dirjen, suatu langkah serius sekaligus inovatif dalam penanganan masalah anak jalanan.


"Nantinya mereka disamping dilatih disiplin dan kemampuan fisik, secara mental mereka juga diberikan pembinaan," kata Marjuki.


Pada kesempatan ini, Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah menyebut, keberadaan anak-anak yang hidup di jalanan adalah kenyataan yang tidak diharapkan.


"Terjadinya hal itu pasti karena ada faktor lain. Sedangkan untuk menyelamatkan mereka adalah kewajiban kita bersama," kata Mahyeldi.


Dengan launching ini, lanjut Mahyeldi, diharapkan akan menekan jumlah anak di jalanan. Kepada mereka diberikan pembinaan dan dilanjutkan pendidikannya agar mereka bisa menjadi generasi penerus yang diharapkan bangsa.


"Anak-anak ini nanti diharapkan melanjutkan pendidikan dan jadi generasi harapan bangsa," imbuhnya.


Kepala Dinas Sosial Padang Amasrul menyebutkan, ada 25 orang anak jalanan yang saat ini sudah mulai diberikan pembinaan di Batalyon I33. Mereka berasal dari berbagai latar belakang keluarga dan rata-rata putus sekolah.


"25 orang anjal yang telah dibina. Mereka dari latar belakang keluarga yang berbeda-beda," sebutnya.(Charlie)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: kesehatan,metro,padang,pendidikan,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Edarkan Sabu, Pasutri di Pariaman Ini Dicuduk Polisi

Edarkan Sabu, Pasutri di Pariaman Ini Dicuduk Polisi

PARIAMAN - Satuan Narkoba Polresta Pariaman berhasil membekuk pasutri, RR (34) dan istrinya AFW (33) pelaku peredaran...

Pejabat Eselon II Limapuluh Kota Akan Dilantik Sore Ini

Pejabat Eselon II Limapuluh Kota Akan Dilantik Sore Ini

LIMAPULUH KOTA - Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) bakal melakukan pelantikan...

Diduga Lecehkan Anggota Dewan di Medsos, DPRD Akan Panggil Kasat Pol PP Padang

Diduga Lecehkan Anggota Dewan di Medsos, DPRD Akan Panggil Kasat Pol PP Padang

PADANG - Terkait "pelecehan" yang dilakukan Kasat Pol PP Padang terhadap lembaga DPRD di WhatsApp group,...

Hari Ini Pendaftaran CPNS 2017, Berikut Cara Aksesnya..

Hari Ini Pendaftaran CPNS 2017, Berikut Cara Aksesnya..

PADANG - Pendaftaran online Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2017 akan dimulai hari ini, Selasa 1 Agustus 2017....

Oknum TNI yang Pukul Polisi Lalu Lintas di Riau Ditahan

Oknum TNI yang Pukul Polisi Lalu Lintas di Riau Ditahan

PEKANBARU - Komandan Korem 031/Wira Bima, Brigadir Jenderal TNI Abdul Karim, membenarkan seorang prajuritnya terlibat...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu