minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
Pemko Bukittinggi home berita Bukittinggi

Go-Jek Ditolak di Bukittinggi, Sempat Lumpuh Akibat Demo, Ini Kata DPRD

Kamis, 10 Agustus 2017 - 22:24:09 WIB - 3804
Go-Jek Ditolak di Bukittinggi, Sempat Lumpuh Akibat Demo, Ini Kata DPRDKetua DPRD berpidato dihadapan sopir angkot dan angdes di depan kantor dprd

BUKITTINGGI - Ratusan pengemudi angkutan kota dan desa yang tergabung dalam Organda Bukittinggi sejak pagi mulai berkumpul mulai pukul 08.00 WIB di depan Gedung DPRD Bukittinggi, Kamis (10/8/2017).

Mereka melakukan orasi penolakan kehadiran Go-Jek yang merupakan transportasi berbasis dalam jaringan (daring) di Kota Bukittinggi dan sekitarnya termasuk Kabupaten Agam Timur.

Pantauan Minangkabaunews di lapangan menyatakan Akibat mogoknya pengemudi angkutan kota (angkot) dan angkutan desa (angdes) membuat lumpuhnya transportasi di kota Bukittinggi dan sekitarnya serta Kabupaten Agam Timur, masyarakat pengguna jasa angkutan terpaksa berjalan kaki menuju tempat tujuannya.

Orasi para pengemudi angkot dan angdes berjalan tertib dan damai, memarkir kendaraannya ditepi jalan sehingga tidak membuat macetnya arus lalu lintas di seputar jalan Sudirman menuju Jam Gadang. Pihak Polres Bukittinggi dibantu dinas perhubungan dan Satpol-PP dengan sigap mengatisipasi gejolak yang tidak diinginkan.

Akhirnya perwakila. pengemudi angkot dan angdes di DPRD Kota Bukittinggi yang melakukan orasi penolakan Go-Jek, diterima Ketua, Wakil Ketua serta anggota DPRD Kota Bukittinggi mengadakan dialog yang betujuan mendengarkan unek-unek pengemudi angkot dan angdes, maka diadakan pertemuan di dalam ruang sidang.

Ketua DPRD Kota Bukittinggi, Beny Yusral mengatakan aspirasi pengemudi angkot dan angdes akan segera dibahas dalam rapat bersama dengan pihak Go-Jek dan Pemerintah Kota, pada prinsipnya legeslatif akan melihat perlengkapan administrasi, ijin dan perundangan-undangan pihak Go-Jek di Bukittinggi, sampai seberapa keberadaannya.

Beny Yusral pun mengatakan hingga saat ini pemerintah setempat belum memberi izin beroperasi transportasi daring di dalam daerah itu.

"Informasi yang kami terima, izin memang sudah disampaikan namun belum diproses. Pertemuan antara pemerintah daerah dan pemilik transportasi daring juga baru dijadwalkan," ujarnya.

Ia menyebutkan DPRD akan menerima dan menyampaikan aspirasi yang disampaikan para pengemudi angkot kepada pemerintah daerah agar selalu berpegang pada aturan. "Peraturan tentang ojek daring memang belum duduk. Namun kami tetap ingin warga dapat beraktivitas dengan nyaman. Kami harap usai menyampaikan aspirasi, para supir kembali beraktivitas karena banyak warga yang membutuhkan layanan angkutan umum," lanjutnya.

Sementara itu Ketua Organda Kota Bukittinggi, Syafrizal mengatakan kepada awak media tetap menolak kehadiran Go-Jek di kota Bukittinggi sekitarnya, dijelaskannya "Dalam aturan Permenhub Nomor 32 Tahun 2016 tidak ada angkutan umum roda dua. Bila keberadaannya tetap dibiarkan transportasi berbasis aplikasi, Gojek, yang telah hadir di daerah itu sebanyak 200 unit lebih pada Agustus 2017, maka akan mematikan 500 lebih angkutan umum yang ada di Bukittinggi.

Selanjutnya Ia menjelaskan sampai saat ini surat ijin Go-Jek tidak ada, maka kepada lembaga Lesgalatif DPRD Kota Bukittinggi minta menghentikan pengoperasian Go-Jek di Kota Bukittinggi. Dihitung penghasilan satu ojek sebesar Rp100.000 jadi jika 200 ojek menghasilkan Rp20 juta berpindah dari angkutan umum, ini yang dikeluhkan pengusaha angkutan umum, bisa akhirnya angkutan umum gulung tikar. Menurut pengamatan sejak awal Agustus sudah menurun sebesar 15 persen pendapatan angkutan kota di Bukittinggi, ucap Syafrizal. (Iwin SB)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: bukittinggi,daerah,indonesia,nasional,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Ciptakan Kader Literasi, Muhammadiyah Sumbar Akan Gelar Pelatihan Jurnalistik dan Medsos

Ciptakan Kader Literasi, Muhammadiyah Sumbar Akan Gelar Pelatihan Jurnalistik dan Medsos

PADANG - Majelis Pustaka dan Informasi PW Muhammadiyah Sumbar, akan menggelar pelatihan jurnalistik dan pengelolaan...

Sumbar Expo Tahun ini Akan Dihelat di Batam

Sumbar Expo Tahun ini Akan Dihelat di Batam

PADANG - Sumatera Barat akan menggelar Sumatera Barat (Sumbar) Expo 2017 yang akan dilaksanakan di Batam, Provinsi...

Timnas U-19 Indonesia Hadapi Kamboja, Indra Sjafri Tak Mau Takabur

Timnas U-19 Indonesia Hadapi Kamboja, Indra Sjafri Tak Mau Takabur

BOLA - Pelatih tim nasional (timnas) U-19 Indonesia, Indra Sjafri tak mau timnya merasa akan bisa menang dengan mudah...

Heboh Mobil Bergoyang di Bukittinggi, Dokter Magang dan Mahasiswi Digerebek Warga Lagi Gituan

Heboh Mobil Bergoyang di Bukittinggi, Dokter Magang dan Mahasiswi Digerebek Warga Lagi Gituan

BUKITTINGGI - Seorang Dokter magang dan seorang mahasiswi kebidanan kepergok mesum oleh petugas Satpol PP di Belakang...

Sosialisasi Saber Pungli Pariaman, Wako: ASN atau Bukan ASN Kurang Sadar Tindakannya Termasuk Pungli

Sosialisasi Saber Pungli Pariaman, Wako: ASN atau Bukan ASN Kurang Sadar Tindakannya Termasuk Pungli

PARIAMAN - Wali Kota Pariaman buka acara sosialisasi Satgas Saber Pungli Kota Pariaman di Aula Balaikota Pariaman,...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu