berita padang - berita sumbar
headline
home berita Nasional

Saksi Kunci Tewas, Bagaimana Nasib Pengusutan Megakorupsi E-KTP?

Sabtu, 12 Agustus 2017 - 15:14:46 WIB - 226
Saksi Kunci Tewas, Bagaimana Nasib Pengusutan Megakorupsi E-KTP?Johannes Marliem

NASIONAL - Saksi kunci megakorupsi e-KTP, Johannes Marliem, dikabarkan tewas bunuh diri di kediamannya di Los Angeles, Amerika Serikat. Johannes merupakan saksi kunci karena disebut memiliki rekaman pembicaraan proyek e-KTP dengan Ketua DPR Setya Novanto.


Lantas, jika salah satu saksi kunci meninggal, bagaimana nasib penanganan perkara e-KTP yang banyak menyeret sejumlah nama-nama besar di Indonesia?


Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang memastikan, tewasnya saksi kunci e-KTP, Johannes Marliem, tak akan menghambat proses penanganan perkara yang sedang berlangsung.


"Saya pribadi 99,9 persen yakin kita tidak terpengaruh dengan kasus yang sedang kita tangani," kata Saut di Jakarta, Sabtu (12/8/2017).


Saut berharap agar seluruh pihak tidak mengganggu proses penanganan kasus yang merugikan negara Rp 2,3 triliun ini.


"Harapan kita semua agar membantu (menyelesaikan kasus e-KTP) biar negara kita cepat sejahtera dan memiliki daya saing. Semua kita harus jujur, baru jadi negara hebat," pungkas dia.


Johannes Marliem adalah Direktur Biomorf Lone LLC, Amerika Serikat, perusahaan yang menyediakan layanan teknologi biometrik.


Johannes Marliem merupakan saksi penting untuk membongkar kasus korupsi e-KTP. Pasalnya, Johannes memiliki rekaman pertemuan dengan para perancang proyek e-KTP yang turut dihadiri oleh Ketua DPR RI. Rekaman tersebut disimpan oleh Marliem selama empat tahun lamanya.


Penyidik KPK pun kini tengah fokus dalam menuntaskan kasus tersebut. Dalam perkara ini, dua mantan pejabat Ditjen Dukcapil Kemendagri Irman dan Sugiharto sudah divonis masing-masing tujuh dan lima tahun penjara. Keduanya terbukti bersalah melakukan korupsi e-KTP secara bersama-sama.


Tersangka ketiga, yakni Andi Narogong yang diduga sebagai salah satu pemeran utama bancakan proyek senilai Rp 5,9 triliun. Berkas penyidikan Andi sudah lengkap dan akan segera disidangkan di Pengadilan Tipikor, Jakarta.


Ketua DPR Setya Novanto juga ditetapkan sebagai tersangka. Nama Novanto dalam dakwaan dan tuntutan disebut melakukan korupsi e-KTP secara bersama-sama. Namun, dalam vonis namanya menghilang. Politikus Partai Golkar Markus Nari pun ditetapkan sebagai tersangka kelima.(lp6)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: hukum,indonesia,kriminal,metro,nasional,politik

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Masuki Zona Terlarang, 2 Mahasiswa Asal Sumbar Ditangkap Aparat Mesir

Masuki Zona Terlarang, 2 Mahasiswa Asal Sumbar Ditangkap Aparat Mesir

NASIONAL - Ketua Kesepakatan Mahasiswa Minangkabau di Mesir, Muhammad Alfatih menyebutkan, sehari setelah penahanan...

Ratusan Guru dan Garin se-Kota Bukittinggi Dapat Bantuan Tunjangan Operasional

Ratusan Guru dan Garin se-Kota Bukittinggi Dapat Bantuan Tunjangan Operasional

BUKITTINGGI - Walikota Ramlan Nurmatias menyalurkan tunjangan operasional kepada 519 guru MDTA, TPA, TPSA, TPQ, Pondok...

Disiplin ASN menurun, Wabub Limapuluh Kota Geram

Disiplin ASN menurun, Wabub Limapuluh Kota Geram

LIMAPULUH KOTA - Wakil Bupati Limapuluh Kota Ferizal Ridwan berlakukan absensi pegawai sebanyak 3 kali dalam sehari....

Heboh, Ada Ibu-ibu Mengaku Sebagai Nabi, Ada Kitabnya Juga, Isinya Bikin Tercengang

Heboh, Ada Ibu-ibu Mengaku Sebagai Nabi, Ada Kitabnya Juga, Isinya Bikin Tercengang

NASIONAL - Dalam menjalankan aksinya di tengah masyarakat, Hadasari yang mengaku diutus sebagai nabi ke-26 selalu...

Antisipasi Curah Hujan Tinggi dan Longsor, Pengguna Jalan Lintas Sumbar-Riau Diminta Lakukan Ini

Antisipasi Curah Hujan Tinggi dan Longsor, Pengguna Jalan Lintas Sumbar-Riau Diminta Lakukan Ini

LIMAPULUH KOTA - Cuaca ekstrim melanda Limapuluh Kota dan sejumlah daerah di Sumbar, Kepala Badan Penanggulangan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu