minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Padang Pariaman

Dinkes Padang Pariaman Luncurkan Aplikasi Papa Tangkas Gada 11

Senin, 21 Agustus 2017 - 19:05:18 WIB - 349
Dinkes Padang Pariaman Luncurkan Aplikasi Papa Tangkas Gada 11Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Padang Pariaman dr H Aspinuddin

PADANG PARIAMAN - Dinkes. Padang Pariaman akan luncurkan program Papa Tangkas 119 dalam waktu dekat.

"Saat ini kami sedang mempersiapkan sarana dan prasana, perangkat teknis serta sumber daya manusia yang akan menangani program tersebut," kata Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Padang Pariaman dr H Aspinuddin kepada wartawan, Senin (21/8/2017).

Program Papa Tangkas Gada 119 yang dimaksudkan Aspinuddin adalah singkatan dari Padang Pariaman Tanggap Kasus Gawat-Darurat. Sedangkan angka 119 merupakan nomor telepon sentral yang dapat diakses masyarakat untuk memperoleh layanan penanganan medis bagi korban kasus-kasus gawat-darurat.

Sistem program ini, lanjut dia, sekaligus terkoneksi dengan Unit Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Kepolisian serta sejumlah rumah sakit rujukan. Tujuannya sebagai upaya mencegah kematian atau keadaan yang lebih buruk akibat keterlambatan penanganan.

"Dengan program / aplikasi ini kami akan memberikan pelayanan super cepat terhadap masyarakat yang mengalami kasus-kasus gawat-darurat. Saat ini kami sedang menyiapkan sarana-prasarana dan tenaga yang dibutuhkan seperti dokter spesialis berbagai penyakit yang stand by 24 jam," jelas Aspinuddin.

Tidak hanya mengandalkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) milik Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman yang berlokasi di Paritmalintang (Jln Raya Padang – Bukittinggi Km 42), menurut pria kelahiran 1 Mei 1964 ini, aplikasi Program Papa Tangkas Gada 119 akan terhubung secara online dengan rumah-rumah sakit lain, baik di Sumbar maupun di daerah lain, termasuk Jakarta.

"Aplikasi online ini memungkinkan petugas Papa Tangkas Gada 119 mengetahui kondisi terkini rumah-rumah sakit rujukan seperti kehadiran dokter umum dan dokter spesialis serta apakah ada tempat tidur yang kosong di ruang rawat inap atau penuh. Dengan demikian petugas program dapat segera menyarankan kepada petugas di lapangan agar membawa pasien ke rumah sakit mana sesuai kondisi penyakitnya," papar pria yang akrab dengan sapaan Dokter Jimi ini.

Ia menambahkan, program ini akan mulai diluncurkan pada tahun 2018. Untuk itu, Jimi sudah mengajukan alokasi anggarannya kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Padang Pariaman guna ditampung pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2018.

"Program Papa Tangkas Gada 119 tidak hanya ditujukan kepada warga Kabupaten Padang Pariaman, akan tetapi untuk menyelamatkan siapa saja yang mengalami keadaan gawat-darurat di wilayah Kabupaten Padang Pariaman, baik akibat mengalami kecelakaan, musibah, serangan jantung, stroke maupun jenis-jenis gawat-darurat lainnya," papar Jimi.

Setelah melakukan pertolongan pertama, lanjut dia, kalau perlu petugas lapangan membawa pasien ke rumah sakit rujukan sesuai petunjuk petugas pemandu di sekretariat. Jika memerlukan tindakan medis seperti operasi, langsung dilakukan dengan biaya yang tersedia pada anggaran program.

"Terhadap pasien-pasien kritis terkait kasus gawat-darurat kan kita tidak mungkin mencari tahu terlebih dahulu siapa keluarga mereka yang akan bertanggungjawab membiayai. Barulah setelah keluarganya datang, pembiayaan pasien diserahkan kepada mereka," katanya lagi.

Program ini, kata dia, mendapat perhatian Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Tak ayal, Menteri Kesehatan Prof Dr dr Nila Djuwita F Moeloek SPM (K) pun berkunjung ke Padang Pariaman.

Selanjutnya, Dinkes menerapkan aplikasi pendaftaran secara online bagi masyarakat yang hendak berobat ke puskesmas. Dengan demikian, masyarakat cukup mendaftar dari rumah melalui ponsel dan tidak perlu antri menunggu.

"Aplikasi ini memungkinkan Pak Bupati dan kami bisa memantau perkembangan layanan di semua puskesmas guna mencarikan solusi jika ada permasalahan," ujarnya pula. (rel/warman)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: kesehatan,padang-pariaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Malam Ini, Longsor Tutupi Akses Jalan Baso Agam Menuju Batusangkar

Malam Ini, Longsor Tutupi Akses Jalan Baso Agam Menuju Batusangkar

AGAM - Bencana longsor menerjang sarana jalan penghubung Baso menuju Batusangkar di Jorong Batu Taba, Nagari Koto...

Inilah Identitas Pelaku Penyerangan Mapolres Dharmasraya Sumbar

Inilah Identitas Pelaku Penyerangan Mapolres Dharmasraya Sumbar

PADANG - Setelah melakukan pemeriksaan secara mendalam terhadap kedua jenazah terduga teroris yang membakar Mapolres...

Pasca Kebakaran Pasar Aur Kuning, Relawan PMI Bukittinggi Goro Bersama Walikota dan ASN

Pasca Kebakaran Pasar Aur Kuning, Relawan PMI Bukittinggi Goro Bersama Walikota dan ASN

BUKITTINGGI - Sesuai kesepakatan, ribuan ASN di lingkungan pemerintah kota Bukittinggi bersama Forkopimda dan pedagang,...

Ziarah Kesenian Nusantara 2017 Sumatra Barat, Harmonisnya Indonesia-Malaysia

Ziarah Kesenian Nusantara 2017 Sumatra Barat, Harmonisnya Indonesia-Malaysia

PADANG - Romantisnya hubungan dua negara serumpun, Indonesia dan Malaysia, jelas terlihat pada silaturahmi antar pegiat...

Dihakimi Massa, Pelaku Curanmor di Padang Panjang Akhirnya Meninggal di RS M. Djamil Padang

Dihakimi Massa, Pelaku Curanmor di Padang Panjang Akhirnya Meninggal di RS M. Djamil Padang

PADANG - Setelah mengalami perawatan di rumah sakit M. Djamil Padang usai dilarikan dari RSUD Padang Panjag Senin malam...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu