minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Kesehatan

Jangan Korbankan Kesehatan Karena Salah Olah Daging Kambing

Sabtu, 02 September 2017 - 04:54:44 WIB - 442
Jangan Korbankan Kesehatan Karena Salah Olah Daging KambingIlustrasi olahan daging kambing

LIFESTYLE - Lumrah rasanya jika olahan daging kambing menjadi menu utama selama perayaan Idul Adha. Meskipun mengandung zat besi dan Vitamin B12 yang penting untuk kesehatan, mengonsumsi daging kambing tanpa pertimbangan kesehatan malah bisa merugikan. Mulai dari terkena sembelit, naiknya kolesterol dalam darah, asam urat, sampai stroke. Ketahui dulu hal-hal yang perlu diperhatikan dalammengonsumsi daging kambing selama perayaan Idul Adha berikut ini.

Kontrol Waktu dan Jumlah

Konsumsi daging kambing yang teratur baik untuk pembentukan hormon, protein darah, perbaikan sel yang rusak, dan peningkatan enzim. Namun selama perayaan Idul Adha, jika kita memiliki daging kambing yang berlebih, baiknya kita mengontrol waktu dan jumlah daging kambing yang kita konsumsi. Jangan setiap waktu makan, menunya adalah olahan daging kambing.

Itu karena mengonsumsi banyak daging kambing dalam waktu singkat dapat memicu sembelit. Tidur malam kita pun dapat terganggu karena hal itu, sebab daging kambing yang dikonsumsi secara berlebih bisa merangsang terjadinya refluks lambung. Jadi, tidak perlu sampai terlalu bernafsu menghabiskan banyak daging kambing sekaligus, ya.

Perhatikan Bagian yang Dimakan

Terutama untuk kita yang menderita tekanan darah atau kolesterol tinggi, perhatikan bagian daging kambing yang akan kita konsumsi. Cobalah untuk mengindari bagian jeroan, bagian dari kambing yang paling berpotensi untuk meningkatkan kadar asam urat darah. Selain menjaga jumlah yang kita konsumsi, pilihlah bagian-bagian yang cenderung aman dan tidak menjadi titik berkumpulnya lemak.

Teknik dalam Mengolah

Daging kambing yang diolah dengan cara dibakar dan dimasak berpotensi menyumbang masalah besar. Para pakar meyakini hal itu dapat menghasilkan heterocyclic amines yang diyakini sebagai pemicu kanker. Selain itu, penggunaan santan dan garam pada teknik pengolahan gulai daging kambing pun diyakini dapat memicu penyakin kolesterol dan tekanan darah tinggi.

Cobalah mengolah daging kambing yang kita miliki menjadi sop. Namun ada satu hal yang perlu diingat, relakanlah air rebusan pertama daging kambing kita karena kandungan lemaknya sangat tinggi. Nah, kira-kira itulah hal-hal yang singkat yang perlu kita perhatikan dalam mengonsumsi daging kambing selama perayaan Idul Adha. (lp6)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: kesehatan,kosmo,kuliner,makan,unik

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

 Tak Ada Titik Temu Masalah Relokasi, Pedagang Gelar Orasi di DPRD Bukittinggi

Tak Ada Titik Temu Masalah Relokasi, Pedagang Gelar Orasi di DPRD Bukittinggi

BUKITTINGGI - Pedagang pusat pembelanjaan pasar atas yang tokonya terbakar beberapa hari lalu, meminta pada Walikota...

Peringatan Hari Pahlawan di Pariaman Diisi dengan Tabur Bunga

Peringatan Hari Pahlawan di Pariaman Diisi dengan Tabur Bunga

PARIAMAN - Pemerintah Kota Pariaman laksanakan upacara peringatan hari pahlawan di Balaikota pariaman sekaligus tabur...

Polres Padang Pariaman Mutasi 3 Perwira

Polres Padang Pariaman Mutasi 3 Perwira

PADANG PARIAMAN - Kapolres Padang Pariaman laksanakan mutasi 3 orang pejabat di lingkungannya di Mapoles Padang...

Secarik Surat Ditemukan di Salah Satu Terduga Pembakar Polres Dharmasraya, Begini Isinya

Secarik Surat Ditemukan di Salah Satu Terduga Pembakar Polres Dharmasraya, Begini Isinya

PADANG - Setelah berhasil melumpuhkan kedua terduga teroris di Mapolres Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar), aparat...

Bukittinggi Membara Lagi, Giliran Pasar Aur Kuning Diamuk Si Jago Merah

Bukittinggi Membara Lagi, Giliran Pasar Aur Kuning Diamuk Si Jago Merah

BUKITTINGGI - Pasar Konveksi, tepatnya di sebelah Terminal Simpang Aur, Kelurahan Aur Kuning, Kecamatan Aur Birugo Tigo...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu