minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Kesehatan

Jangan Korbankan Kesehatan Karena Salah Olah Daging Kambing

Sabtu, 02 September 2017 - 04:54:44 WIB - 374
Jangan Korbankan Kesehatan Karena Salah Olah Daging KambingIlustrasi olahan daging kambing

LIFESTYLE - Lumrah rasanya jika olahan daging kambing menjadi menu utama selama perayaan Idul Adha. Meskipun mengandung zat besi dan Vitamin B12 yang penting untuk kesehatan, mengonsumsi daging kambing tanpa pertimbangan kesehatan malah bisa merugikan. Mulai dari terkena sembelit, naiknya kolesterol dalam darah, asam urat, sampai stroke. Ketahui dulu hal-hal yang perlu diperhatikan dalammengonsumsi daging kambing selama perayaan Idul Adha berikut ini.


Kontrol Waktu dan Jumlah


Konsumsi daging kambing yang teratur baik untuk pembentukan hormon, protein darah, perbaikan sel yang rusak, dan peningkatan enzim. Namun selama perayaan Idul Adha, jika kita memiliki daging kambing yang berlebih, baiknya kita mengontrol waktu dan jumlah daging kambing yang kita konsumsi. Jangan setiap waktu makan, menunya adalah olahan daging kambing.


Itu karena mengonsumsi banyak daging kambing dalam waktu singkat dapat memicu sembelit. Tidur malam kita pun dapat terganggu karena hal itu, sebab daging kambing yang dikonsumsi secara berlebih bisa merangsang terjadinya refluks lambung. Jadi, tidak perlu sampai terlalu bernafsu menghabiskan banyak daging kambing sekaligus, ya.


Perhatikan Bagian yang Dimakan


Terutama untuk kita yang menderita tekanan darah atau kolesterol tinggi, perhatikan bagian daging kambing yang akan kita konsumsi. Cobalah untuk mengindari bagian jeroan, bagian dari kambing yang paling berpotensi untuk meningkatkan kadar asam urat darah. Selain menjaga jumlah yang kita konsumsi, pilihlah bagian-bagian yang cenderung aman dan tidak menjadi titik berkumpulnya lemak.


Teknik dalam Mengolah


Daging kambing yang diolah dengan cara dibakar dan dimasak berpotensi menyumbang masalah besar. Para pakar meyakini hal itu dapat menghasilkan heterocyclic amines yang diyakini sebagai pemicu kanker. Selain itu, penggunaan santan dan garam pada teknik pengolahan gulai daging kambing pun diyakini dapat memicu penyakin kolesterol dan tekanan darah tinggi.


Cobalah mengolah daging kambing yang kita miliki menjadi sop. Namun ada satu hal yang perlu diingat, relakanlah air rebusan pertama daging kambing kita karena kandungan lemaknya sangat tinggi. Nah, kira-kira itulah hal-hal yang singkat yang perlu kita perhatikan dalam mengonsumsi daging kambing selama perayaan Idul Adha. (lp6)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: kesehatan,kosmo,kuliner,makan,unik

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Torabika Campus Cup 2017 Resmi Dibuka di Padang, 80 Universitas Siap Bersaing

Torabika Campus Cup 2017 Resmi Dibuka di Padang, 80 Universitas Siap Bersaing

PADANG - Torabika Campus Cup kembali hadir di Kota Padang, Sumbar. Ivent bergengsi ini diikuti oleh 80 kampus dari lima...

Krisis Garam, DPR Minta PT Garam Maksimalkan Kelompok Penambak

Krisis Garam, DPR Minta PT Garam Maksimalkan Kelompok Penambak

PARIAMAN - Krisis produksi garam tidak saja berdampak kepada masyarakat pengguna dan industri tetapi juga berimbas...

Mercedes-Benz W202 Club of Indonesia Kagumi Keindahan Kota Bukittinggi

Mercedes-Benz W202 Club of Indonesia Kagumi Keindahan Kota Bukittinggi

BUKITTINGGI - Kunjungan Mercedes-Benz W202 Club of Indonesia (MBW202CI) ke Bukittinggi dalam rangka memperingati satu...

 Bantu Etnis Rohingya, Jokowi Utus Menlu ke Myanmar dan Bangladesh

Bantu Etnis Rohingya, Jokowi Utus Menlu ke Myanmar dan Bangladesh

NASIONAL - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan pemerintah Indonesia tak hanya sekedar melakukan kecaman terhadap...

Demo Tolak Go-Jek, Ratusan Sopir Angkot di Padang Serbu Kantor Gubernur Sumbar

Demo Tolak Go-Jek, Ratusan Sopir Angkot di Padang Serbu Kantor Gubernur Sumbar

PADANG - Ratusan pengusaha dan sopir Angkutan Kota (Angkot) di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) melakukan aksi...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu