minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Padang

ASN Berpolitik pada Pilkada Serentak 2018, Ini Kata Gubernur Sumbar

Rabu, 06 September 2017 - 22:17:30 WIB - 280
ASN Berpolitik pada Pilkada Serentak 2018, Ini Kata Gubernur SumbarPidato Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dalam Rakor kepala daerah seSumbar

PADANG- Menjelang Pilkada serentak 2018, atmosfir politik kian memanas. Sejumlah kandidat saling klaim mendapatkan dukungan parpol. Padahal, hingga Rabu (6/9/2017) ini, belum ada satu pun kandidat yang mendapatkan tiket resmi partai.

Namun beberapa nama memang sudah beredar. Selain politikus, beberapa kandidat yang tertarik ikut pilkada kab/kota seSumbar, ada juga berlatar belakang pengusaha, dan profesi lainnya.

Gubernur Irwan Prayitno mengeluarkan warning Bupati/Walikota terkait kebijakan terhadap penyelenggaraan pemerintah untuk menjaga netralitas ASN jangan pernah mengajak atau mendorong ASN ikut berpolitik praktis.

"Bupati dan Walikota hendaknya menjaga netralitas ASN dan menempatkan ASN sesuai peran dan fungsinya secara professional , jangan libatkan dalam tim sukses atau ikut berpolitik pratis, posisikanlah ASN secara profesi penyelenggaraan pemerintah sesuai aturan yang berlaku. Kejadian beberapa peristiwa didaerah atas kebijakan pergantian pejabat yang tidak secara professional akan berdampak pada ketidak percayaan masyarakat pada penyelenggaraan pemerintah itu sendiri," serunya.

Menurutnya, sesuai pasal 9 ayat (2) UU ASN bahwa pegawai ASN tidak boleh bermain politik.

"Pasal 9 ayat (2) UU ASN menyatakan bahwa pegawai ASN harus bebas dari pengaruh dan intervensi semua golongan dan partai politik," kata Irwan

“Menjadi ASN berarti mengikatkan diri pada ketentuan, syarat, dan kewajiban sebagai ASN. Netralitas, independensi, dan keadilan dalam menjalankan tugas pelayanan publik tidak boleh terhambat oleh political interest,” tambahnya.

Apalagi, kata Irwan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) sudah berkali-kali mengingatkan itu kepada semua instansi di pusat maupun daerah.

"Menjadi ASN adalah pilihan untuk menjadi pelayan negara, melayani publik. Jika keinginan untuk terlibat dalam politik praktis masih menggelegak, berarti orang itu tidak konsisten," tandasnya.

Dirinya juga mengingatkan supaya ASN tidak terlibat politik praktis menjelang Pilkada 2018 mendatang.

"Tahun depan kita berada di tahun politik. Saya imbau ASN tidak usah ikut-ikutan berpolitik," tegasnya. (RI)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Pengamat Sarankan KPK Periksa Wartawan Metro TV yang Sopiri Setnov

Pengamat Sarankan KPK Periksa Wartawan Metro TV yang Sopiri Setnov

NASIONAL - Pengamat Politik dari Lingkar Madani Ray Rangkuti menilai Hilman Mauttuch, wartawan Metro TV yang merupakan...

Jaga Asa di Liga 1, Semen Padang FC Ingin Bangkit saat Hadapi PS TNI pada Laga Pamungkas

Jaga Asa di Liga 1, Semen Padang FC Ingin Bangkit saat Hadapi PS TNI pada Laga Pamungkas

BOLA - Pelatih Semen Padang Syafrianto Rusli berharap pemain bisa mengurangi kesalahan saat menjalani laga pamungkas...

Penerbangan Perdana Padang - Madinah Dilounching

Penerbangan Perdana Padang - Madinah Dilounching

PADANG - Penerbangan Padang - Madinah tidak lagi singgah-singgah, penumpang sekarang bisa langsung ke tujuan dan sampai...

DPR: BBM Ron 89 Vivo Berpotensi Timbulkan Persaingan Tidak Sehat

DPR: BBM Ron 89 Vivo Berpotensi Timbulkan Persaingan Tidak Sehat

NASIONAL - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi Energi Rofi Munawar menilai penjualan...

Wartawan Senior Bukittinggi, Hirwandi Imam Terbaring di ICU

Wartawan Senior Bukittinggi, Hirwandi Imam Terbaring di ICU

BUKITTINGGI - Wartawan senior anggota PWI Provinsi Sumatera Barat yang masih aktif di Harian Singgalang, dan yang juga...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu