minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Padang

BMKG Minta Warga Waspada Fenomena Equinox Lintasi Sumbar 23 September 2017

Jumat, 08 September 2017 - 08:48:02 WIB - 4994
BMKG Minta Warga Waspada Fenomena Equinox Lintasi Sumbar 23 September 2017Foto Cuaca satelit Himawari

PADANG - Fenomena Equinox bakal menyelimuti sebagian besar Sumbar pada Senin 23 September 2017. Lantas apakah Equinox itu?

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Minangkabau melalui Kasi Data dan Metereologi Badan Meteorologi Budi A. Samiadji menjelaskan bahwa Equinox ialah sebuah fenomena astronomi yang mana matahari melintasi wilayah garis khatulistiwa.

Budi A. Samiadji menambahkan bahwa fenomena Equinox melintas secara periodik yang berlangsung dua kali dalam setahun Yaitu pada tanggal 21 Maret dan 23 September 2017," ucap Budi dalam sebuah keterangan tertulis, Jumat (8/9/2017).

"Dampak fenomena ekuinox secara kecuacaan diwilayah Sumatera Barat adalah peningkatan penguapan sehingga berdampak pada peningkatan potensi hujan di wilayah Sumatera Barat. Jika fenomena Ekuinox ini dibarengi dengan gangguan cuaca lainnya maka bisa berpotensi terjadinya cuaca ekstrem," katanya.

Salah satu dampak yang ditimbulkan dari fenomena tersebut ialah lamanya waktu siang dan malam hari di seluruh bagian bumi hampir relatif sama, termasuk wilayah yang berada di subtropis di bagian utara maupun selatan.

"Keberadaan fenomena tersebut tidak selalu mengakibatkan penurunan suhu udara secara drastis, bisa juga mengakibatkan hujan intensitas deras dan fenomena badai," jelasnya

Meski demikian, masyarakat wajib mewaspadai kondisi suhu udara yang mengalami peningkatan yang amat signifikan. Namun, Budi menegaskan bahwa tidak selalu cuaca panas dengan suhu tinggi tetapi juga bisa berakibat pada curah hujan yang tinggi.

"BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak perlu mengkhawatirkan dampak dari Equinox sebagaimana disebutkan dalam isu berkembang," sambungnya.

Secara umum, lanjut Budi, kondisi cuaca di beberapa wilayah Sumbar cenderung basah. Maka ada baiknya masyarakat tetap mengantisipasi perubahan cuaca yang signifikan dengan meningkatkan daya tahan tubuh dan tetap menjaga kesehatan keluarga serta lingkungan. (RI)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: padang,peristiwa,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Akankah Semen Padang FC Susul Persiba dan Persegres Terdegradasi ke Liga 2?

Akankah Semen Padang FC Susul Persiba dan Persegres Terdegradasi ke Liga 2?

BOLA - Laga krusial bagi Semen Padang FC kala menjamu PS TNI di laga pamungkas Liga 1 di Stadion Haji Agus Salim,...

Mantan Kadis PU Asmi Ajukan Gugatan Praperadilan Terhadap Kejari Pariaman, Berikut Komentar PH Asmi

Mantan Kadis PU Asmi Ajukan Gugatan Praperadilan Terhadap Kejari Pariaman, Berikut Komentar PH Asmi

PARIAMAN - Mantan Kadis PU Padang Pariaman, Asmi mengajukan gugatan praperadilan terhadap Kejari Pariaman ke Pengadilan...

Polres Padang Pariaman Mutasi 3 Perwira

Polres Padang Pariaman Mutasi 3 Perwira

PADANG PARIAMAN - Kapolres Padang Pariaman laksanakan mutasi 3 orang pejabat di lingkungannya di Mapoles Padang...

Kafilah Pariaman Tembus 18 Cabang Lomba dan Masuk Final di MTQ ke-37 Tingkat Sumbar

Kafilah Pariaman Tembus 18 Cabang Lomba dan Masuk Final di MTQ ke-37 Tingkat Sumbar

PARIAMAN - 3 hari pelaksanaan MTQ Nasional tingkat Provinsi Sumatera Barat ke-37 sebagian peserta telah memasuki babak...

Grand Start TdS 2017 Mengusung Tema The Soul of Minangkabau

Grand Start TdS 2017 Mengusung Tema The Soul of Minangkabau

TANAH DATAR - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno secara resmi melepas peserta even Toru De Singkarak yang ke IX...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu