minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
Pemko Padang Panjang home berita Padang Panjang

Polres Padang Panjang Bekuk Dua Residivis Spesialis Pembobol Rumah

Minggu, 10 September 2017 - 04:16:00 WIB - 561
Polres Padang Panjang Bekuk Dua Residivis Spesialis Pembobol RumahDua tersangka WTS (23) dan W (22) saat berada di ruangan Kasat Reskrim Polres Padang Panjang, Sumbar

PADANG PANJANG - Polres Padang Panjang dibantu Jajaran Polres Bukittinggi berhasil menangkap residivis spesialis pencurian rumah, Jumat (8/9) sekitar pukul 16.00 WIB, saat ini kedua tersangka berada di Polres Padang Panjang.

Kejadian pencurian yang terjadi di wilayah hukum Polres Padang Panjang tepatnya di Koto Baru, kabupaten Tanah Datar, ketika kebakaran pasar beberapa waktu lalu, akhirnya berhasil diciduk tanpa perlawanan dengan beberapa barang bukti (BB).

AKBP. Cepi Noval. SIk, melalui Kasat Reskrim AKP. Julianson. SH membenarkan kejadian penangkapan kedua tersangka ini berdasarkan laporan dari jajaran Polres Bukittinggi bahwa pelaku pencurian di Koto Baru sudah di amankan di Polres Padang Panjang.

"Penangkapan, berawal saat tersangka membuat laporan, bahwasanya kendaraan miliknya dilarikan oleh temannya yang bernama Arif ke Polres Bukittinggi, dan akhirnya terlapor Arif berhasil diamankan, Karena merasa tidak terima dituduh melarikan motor lalu Arif membongkar semua kelakuan Pelapor dan mengatakan bahwasanya pelapor juga pernah melakukan pencurian di Koto Baru. Berdasarkan informasi tersebut lalu jajaran Polres Bukittinggi berkoordinasi dengan jajaran Polres Padang Panjang, lalu dilakukanlah penangkapan," jelas Julianson di ruang kerjanya, Sabtu (9/9).

Tambah Kasat Julianson mengatakan, tersangka melakukan pembobolan rumah dengan menggunakan sebilah linggis yang dilakukan oleh tiga orang dengan inisial WTS (23), W (22) dan D (30), ketika semua orang sedang sibuk memadamkan api yang membakar Pasar Koto Baru beberapa waktu lalu.

Saat ini WTS dan W sudah berhasil diamankan, namun satu lagi rekan tersangka yang juga ikut dalam pencurian dengan inisial W hingga saat ini masih dalam pencarian karena setelah kejadian pencurian tersebut mereka berpisah dan tidak saling berkomunikasi. Dari kejadian pencurian tersebut korban mengalami kerugian senilai 26 juta.

Lanjut Kasat, ketiga tersangka ini merupakan residivis dengan kasus yang sama beberapa waktu lalu di Bukittinggi, dan mereka juga termasuk komplotan pembongkar rumah kosong, yang sedang ditinggal pemiliknya. Dari kasus pencurian ini barang bukti yang berhasil diamankan berupa 2 buah Handphone, dan satu unit kendaraan bermotor yang diamankan Polres Bukittinggi. Dari kasus tersebut tersangka dikenakan pasal 363 ayat 1 ke 4e dengan ancaman hukuman 7 tahun.

Sementara itu WTS saat di wawancarai wartawan di mako Polres Padang Panjang, mengakui, pencurian dilakukan karena terdesak dengan kebutuhan hidup, "Karena sulit mencari kerja dan harus membiayai kebutuhan hidup, maka saya setujui ajakan dari rekan saya W dan D untuk melakukan pencurian kembali setelah sekian lama saya tinggalkan," jelas WTS.

WTS juga mengakui W dan D merupakan rekan sewaktu dalam penjara pada kasus yang sama juga, karena kebutuhan mendesak waktu itu maka tanpa berpikir panjang saya mau ikut melakukan pencurian kembali. "Saat itu saya dan D masuk ke dalam rumah sekitar pukul 08.30 WIB, dengan cara mencongkel pintu belakang menggunakan linggis dan W berjaga di luar untuk mengawasi situasi, saat itu saya dan D berhasil mengambil uang senilai 12 juta dan 5 buah Handphone serta 1 kamera Sony," terang WTS.

Tambahnya lagi, uang dari hasil pencurian tersebut dibagi tiga, dengan masing-masing mendapatkan 4 juta rupiah dan 1 buah Handphone, kecuali D yang mendapatkan lebih ditambah 1 kamera Sony, dan hasil pembagian tersebut kami habiskan untuk kebutuhan hidup sehari-hari, terang WTS pemuda asal Solok yang juga pernah berjualan roti di Pekanbaru ini. (Putra/AMOI)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Romeo/AMOI/Pasbana
Tag: hukum,metro,padang-panjang,pos-polisi,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Urang Sumando Awak JK Gelar Kunjungan Kerja ke Ranah Minang, Berikut Agendanya

Urang Sumando Awak JK Gelar Kunjungan Kerja ke Ranah Minang, Berikut Agendanya

PADANG - Wakil Presiden Jusuf Kalla menggelar kunjungan kerja ke Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu, (4/11/2017). Orang...

Penertiban Lapak PKL Berjalan Kondusif, Ini Kata Kasatpol PP Padang

Penertiban Lapak PKL Berjalan Kondusif, Ini Kata Kasatpol PP Padang

PADANG - Sejumlah PKL yang kerap berjualan di trotoar jalan Situjuh Kota Padang tepatnya sepanjang trotoar depan Rumah...

TA 2017 Hampir Berakhir, Bupati Padang Pariaman Minta Kepala OPD Penuhi Lima Target

TA 2017 Hampir Berakhir, Bupati Padang Pariaman Minta Kepala OPD Penuhi Lima Target

PADANG PARIAMAN - Menyikapi hampir berakhirnya Tahun Anggaran 2017, Bupati Ali Mukhni meminta OPD mencapai lima target...

Jimi, Owner Resort dan Hotel Safari Inn Pariaman ini Miliki Bisnis di 6 Negara

Jimi, Owner Resort dan Hotel Safari Inn Pariaman ini Miliki Bisnis di 6 Negara

FEATURE - Banyak yang tidak mengira Jimi mau berinvestasi di Pariaman bahkan diluar dugaan pria yang memiliki darah...

Pertahankan Bukti Perjalanan Bangsa, Bukittinggi Gelar Lomba Arsip Bersejarah

Pertahankan Bukti Perjalanan Bangsa, Bukittinggi Gelar Lomba Arsip Bersejarah

BUKITTINGGI - Upaya mengumpulkan, menyelamatkan dan melestarikan arsip bernilai sejarah daerah, Pemerintah Kota...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu