minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
Pemko Padang Panjang home berita Padang Panjang

Polres Padang Panjang Bekuk Dua Residivis Spesialis Pembobol Rumah

Minggu, 10 September 2017 - 04:16:00 WIB - 379
Polres Padang Panjang Bekuk Dua Residivis Spesialis Pembobol RumahDua tersangka WTS (23) dan W (22) saat berada di ruangan Kasat Reskrim Polres Padang Panjang, Sumbar

PADANG PANJANG - Polres Padang Panjang dibantu Jajaran Polres Bukittinggi berhasil menangkap residivis spesialis pencurian rumah, Jumat (8/9) sekitar pukul 16.00 WIB, saat ini kedua tersangka berada di Polres Padang Panjang.


Kejadian pencurian yang terjadi di wilayah hukum Polres Padang Panjang tepatnya di Koto Baru, kabupaten Tanah Datar, ketika kebakaran pasar beberapa waktu lalu, akhirnya berhasil diciduk tanpa perlawanan dengan beberapa barang bukti (BB).


AKBP. Cepi Noval. SIk, melalui Kasat Reskrim AKP. Julianson. SH membenarkan kejadian penangkapan kedua tersangka ini berdasarkan laporan dari jajaran Polres Bukittinggi bahwa pelaku pencurian di Koto Baru sudah di amankan di Polres Padang Panjang.


"Penangkapan, berawal saat tersangka membuat laporan, bahwasanya kendaraan miliknya dilarikan oleh temannya yang bernama Arif ke Polres Bukittinggi, dan akhirnya terlapor Arif berhasil diamankan, Karena merasa tidak terima dituduh melarikan motor lalu Arif membongkar semua kelakuan Pelapor dan mengatakan bahwasanya pelapor juga pernah melakukan pencurian di Koto Baru. Berdasarkan informasi tersebut lalu jajaran Polres Bukittinggi berkoordinasi dengan jajaran Polres Padang Panjang, lalu dilakukanlah penangkapan," jelas Julianson di ruang kerjanya, Sabtu (9/9).


Tambah Kasat Julianson mengatakan, tersangka melakukan pembobolan rumah dengan menggunakan sebilah linggis yang dilakukan oleh tiga orang dengan inisial WTS (23), W (22) dan D (30), ketika semua orang sedang sibuk memadamkan api yang membakar Pasar Koto Baru beberapa waktu lalu.


Saat ini WTS dan W sudah berhasil diamankan, namun satu lagi rekan tersangka yang juga ikut dalam pencurian dengan inisial W hingga saat ini masih dalam pencarian karena setelah kejadian pencurian tersebut mereka berpisah dan tidak saling berkomunikasi. Dari kejadian pencurian tersebut korban mengalami kerugian senilai 26 juta.


Lanjut Kasat, ketiga tersangka ini merupakan residivis dengan kasus yang sama beberapa waktu lalu di Bukittinggi, dan mereka juga termasuk komplotan pembongkar rumah kosong, yang sedang ditinggal pemiliknya. Dari kasus pencurian ini barang bukti yang berhasil diamankan berupa 2 buah Handphone, dan satu unit kendaraan bermotor yang diamankan Polres Bukittinggi. Dari kasus tersebut tersangka dikenakan pasal 363 ayat 1 ke 4e dengan ancaman hukuman 7 tahun.


Sementara itu WTS saat di wawancarai wartawan di mako Polres Padang Panjang, mengakui, pencurian dilakukan karena terdesak dengan kebutuhan hidup, "Karena sulit mencari kerja dan harus membiayai kebutuhan hidup, maka saya setujui ajakan dari rekan saya W dan D untuk melakukan pencurian kembali setelah sekian lama saya tinggalkan," jelas WTS.


WTS juga mengakui W dan D merupakan rekan sewaktu dalam penjara pada kasus yang sama juga, karena kebutuhan mendesak waktu itu maka tanpa berpikir panjang saya mau ikut melakukan pencurian kembali. "Saat itu saya dan D masuk ke dalam rumah sekitar pukul 08.30 WIB, dengan cara mencongkel pintu belakang menggunakan linggis dan W berjaga di luar untuk mengawasi situasi, saat itu saya dan D berhasil mengambil uang senilai 12 juta dan 5 buah Handphone serta 1 kamera Sony," terang WTS.


Tambahnya lagi, uang dari hasil pencurian tersebut dibagi tiga, dengan masing-masing mendapatkan 4 juta rupiah dan 1 buah Handphone, kecuali D yang mendapatkan lebih ditambah 1 kamera Sony, dan hasil pembagian tersebut kami habiskan untuk kebutuhan hidup sehari-hari, terang WTS pemuda asal Solok yang juga pernah berjualan roti di Pekanbaru ini. (Putra/AMOI)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Romeo/AMOI/Pasbana
Tag: hukum,metro,padang-panjang,pos-polisi,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Gempa Laut 3,6 SR Guncang Pesisir Selatan

Gempa Laut 3,6 SR Guncang Pesisir Selatan

PESISIR SELATAN -- Gempa tektonik dengan berkekuatan kecil melanda Kabupaten Pessel, Sumatera Barat dini hari tadi,...

Diduga Gelapkan Raskin, Kepala Jorong di 50 Kota Dipecat

Diduga Gelapkan Raskin, Kepala Jorong di 50 Kota Dipecat

LIMA PULUH KOTA - Puluhan warga kurang mampu di jorong Manggunai Tinggi, Nagari Ampalu, Kecamatan Lareh Sago Halaban,...

Wawasan Kebangsaan dan Nalar yang Terus Memudar

Wawasan Kebangsaan dan Nalar yang Terus Memudar

Oleh Riyan Betra Delza -- Banyak kalangan mulai mempermasalahkan mengapa sekarang ini begitu banyak pemahaman kelompok...

TNI dan Masyarakat Gotong Rotong Bersihkan Material Sisa Banjir Bandang di Solsel

TNI dan Masyarakat Gotong Rotong Bersihkan Material Sisa Banjir Bandang di Solsel

SOLSEL - Pasca banjir bandang menerjang empat jorong di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, Kamis, (14/09/2017)...

Acara Wisuda UNP Bikin Jalan Macet, Ini Kata DPRD Padang

Acara Wisuda UNP Bikin Jalan Macet, Ini Kata DPRD Padang

PADANG - Universitas Negeri Padang (UNP) menggelar acara wisuda di Jalan Prof Dr. Hamka, Padang, Sumbar Senin,...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu