minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Padang Pariaman

Pacu Kuda Balah Aia Padang Pariaman Disaksikan Ribuan Penonton

Minggu, 10 September 2017 - 18:06:12 WIB - 460
Pacu Kuda Balah Aia Padang Pariaman Disaksikan Ribuan PenontonWabup Padang Pariaman Suhatri Bur serahkan tropi pada pemenang pertama pacu kuda kelas penunggang tradisional.

BUKITTINGGI - Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur membuka secara resmi pacu kuda skala Sumbar di Nagari Balah Aia, Korong Duku Banyak, Kecamatan VII Koto, Sungai Sariak, Padang Pariaman, Minggu siang (10/9/2017).


Pacu kuda yang diikuti oleh 60 peserta/kuda, terbagi kedalam dua kategori open race dan tradisional, 11 res di hari pertama (Minggu, 10/9) dan 10 res di hari kedua (Senin, 11/9). Dengan jarak tempuh balapan 600 m (1 putaran) s/d 3200 m (5 putaran).


Azmi Syahbudin ketua Pordasi Sumbar mengatakan bahwa pacu kuda di Sumbar sudah di helat selama 100 tahun.


"Dari tahun ke tahun terus berkembang, di era tahun 1950 tinggi kuda pacu hanya berkisar 125 s/d 135 cm. Dan pada era modern saat ini tinggi kuda mencapai 160 hingga 170 cm," ucap nya.


Namun Azmi menyayangkan masih kurangnya perhatian pemerintah daerah setempat atas olah raga pacu kuda ini.


"Di Sumbar baru ada satu gelanggang pacu kuda yang berstandar nasional dari 7 gelanggang yang ada yakninya Kota Sawahlunto," sebut Azmi.


Ia menyebutkan, untuk standar nasional salah satu kualifikasinya adalah rest area pacuan dengan lintasan 1200 m s/d 1400 m. Sedangkan 6 gelanggang yang ada di Sumbar hanya memiliki rest pacuan 800 s/d 900 m.


"Untuk itu kita menghimbau kepada pemerintah daerah supaya terus melakukan upaya membenahi lapangan yang sudah di miliki," ulas Azmi.


Sementara Wakil Bupati Suhatri Bur juga mengakui masih ada kelemahan menyangkut kondisi lapangan pacuan kuda yang ada sekarang.


"Kekurangan yang ada sekarang akan kita jadikan bahan evaluasi kedepannya. Untuk itu kita harap saran dan masukan pada semua pihak demi kemajuan objek wisata pacu kuda ini kedepannya," sebut Wabup.


Disamping itu Suhatri Bur juga memberikan apresiasi pada seluruh masyarakat Balah Aia dan Panitia Pelaksana yang telah mendukung terlaksananya kegiatan pacu kuda.


Kedepannya Wabup berharap bagaimana Dinas Pariwisata mengemas iven ini menjadi iven wisata, karna ini bisa mendatangkan dolar dan rupiah bagi Pemda. Dan ekonomi untuk masyarakat sekitar.


"Bayangkan saja hanya dengan biaya ivent sekitar Rp150 s/d 200 juta, kita bisa mendatangkan pengunjung hingga ribuan orang, bila di kalikan saja Rp 50.000/orang, maka dalam satu hari uang yang berputar di daerah kita bisa berkisar Rp 500 juta hingga 1 milyar," tutur Wabup. (Warman)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: padang-pariaman,pariwisata,sumatra-barat,unik

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

PT KAI Keluarkan SP3 Pengosongan Tanah, Warga Sekitar Stasiun Bukittinggi Resah

PT KAI Keluarkan SP3 Pengosongan Tanah, Warga Sekitar Stasiun Bukittinggi Resah

BUKITTINGGI - Masalah penggusuran tanah milik PT. Kereta Api Indonesia (KAI) di lahan Stasiun Bukittinggi yang dihuni...

Bukittinggi Gelar Sosialisasi Pariwisata Halal Sumbar

Bukittinggi Gelar Sosialisasi Pariwisata Halal Sumbar

BUKITTINGGI - Guna memberikan pemahaman terkait Destinasi Pariwisata Halal dan Sertifikasi Halal serta mendorong...

Akper Pemda Padang Pariaman Segera Bergabung dengan UNP

Akper Pemda Padang Pariaman Segera Bergabung dengan UNP

PADANG PARIAMAN - Tim Visitasi Kemenristekdikti kunjungi Padang Pariaman dalam rangka penyatuan Akper Pemda ke...

Satu Napi Lapas Muaro Sijunjung yang Kabur Ditangkap dalam Selokan

Satu Napi Lapas Muaro Sijunjung yang Kabur Ditangkap dalam Selokan

SIJUNJUNG - Pasca kaburnya 12 orang napi dari Lapas IIB Muaro Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar), pihak kepolisian dan...

Adik Anggota DPRD 50 Kota Jadi Tersangka Minggu Berdarah di Pilubang

Adik Anggota DPRD 50 Kota Jadi Tersangka Minggu Berdarah di Pilubang

LIMA PULUH KOTA - Tewasnya seorang petani bernama Erwin (45) warga Jorong Koto Nan Gadang, kenagarian Pilubang,...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu