minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Padang

Ini Langkah Kota Padang Selamatkan Bendi Agar tak Punah

Selasa, 12 September 2017 - 21:45:40 WIB - 806
Ini Langkah Kota Padang Selamatkan Bendi Agar tak PunahKusir Bendi sedang menunggu wisatawan di salah satu sudut Kota Padang, Sumbar

PADANG - Bermunculannya moda transportasi online, membuat alat angkut tradisional semakin ditinggalkan. Bendi contohnya. Alat transportasi paling diminati ketika di era keemasannya, kini justru semakin ditinggalkan.


Agar bendi tidak "punah" ditelan zaman, Pemerintah Kota Padang mencoba menyelamatkan angkutan yang ditarik oleh kuda itu.
Pemko Padang membantu mencarikan pangsa pasar yang baru untuk bendi.


"Kita bantu mencarikan pangsa pasar baru bagi bendi, bukan lagi masyarakat biasa, tetapi wisatawan," ungkap Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo, kemarin.


Pemko Padang merasa tersentuh atas pengakuan pemilik bendi di Kota Padang. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang mengumpulkan 40 kusir bendi yang ada. Para kusir bendi mengaku kalah bersaing dengan transportasi online.


"Mereka menyebut, untuk satu gantang beras saja tidak dapat dalam sehari," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Padang Medi Iswandi.


Sebanyak 40 pemilik bendi dikumpulkan. Mereka akan membawa wisatawan dengan tarif yang telah disepakati bersama.
"Tarif yang disepakati Rp 50 ribu per 30 menit," ungkap Medi.


Kusir bendi ini tergabung ke dalam kelompok sadar wisata (Pokdarwis). Pemko Padang justru telah membuatkan brosur dan leaflet sebagai bentuk promosi kepada wisatawan.


"Brosur sudah diedarkan ke hotel maupun travel biro," tutur Medi.


Nantinya, jika ada wisatawan yang ingin menggunakan bendi, travel biro maupun pemilik hotel akan menghubungi nomor kontak yang tertera di brosur tersebut. Pemilik bendi akan langsung datang ke lokasi yang diminta.


Menariknya, para kusir bendi ini telah memiliki kode etik yang telah disepakati bersama. Jika ada yang menetapkan tarif diluar kesepakatan, bendi tersebut akan dikeluarkan dari Pokdarwis tersebut dan tidak dibolehkan lagi membawa wisatawan.


"Jika ada yang ingin memesan silahkan hubungi 081261876678, pemesanan dilakukan dua jam sebelum berangkat," pungkas Medi.(Charlie)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: metro,padang,sumatra-barat,unik

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Investor Malaysia Buka Peluang Investasi di Kota Pariaman

Investor Malaysia Buka Peluang Investasi di Kota Pariaman

PARIAMAN - Rombongan IECM (Indian Enterpreneur Chambers Malaysia "Melaka") yang dipimpin langsung oleh...

Mercedes-Benz W202 Club of Indonesia Kagumi Keindahan Kota Bukittinggi

Mercedes-Benz W202 Club of Indonesia Kagumi Keindahan Kota Bukittinggi

BUKITTINGGI - Kunjungan Mercedes-Benz W202 Club of Indonesia (MBW202CI) ke Bukittinggi dalam rangka memperingati satu...

Dini Hari Tadi Aceh Diguncang Gempa 5,5 SR

Dini Hari Tadi Aceh Diguncang Gempa 5,5 SR

SIMEULUE - Gempa dengan kekuatan 5,5 Skala Richter (SR) menggoyang wilayah Mentawai, Sumatera Barat. Gempa terjadi...

Investor Malaysia Minat Hadirkan Skytrain di Padang

Investor Malaysia Minat Hadirkan Skytrain di Padang

PADANG - Peluang pengembangan pariwisata dan investasi di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) semakin besar, menyusul...

Akhir 2017, Padang Pariaman Targetkan Penderita Gangguan Jiwa Tak Ada lagi yang Dipasung

Akhir 2017, Padang Pariaman Targetkan Penderita Gangguan Jiwa Tak Ada lagi yang Dipasung

PADANG PARIAMAN - Kepala Dinas Kesehatan Aspinuddin didampingi Kabid. P2P Jasneli dan Kepala Puskesmas lakukan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu