minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Pariaman

Sikapi Potensi Bencana, Pariaman MoU dengan BMKG Padang Panjang

Rabu, 13 September 2017 - 21:54:25 WIB - 385
Sikapi Potensi Bencana, Pariaman MoU dengan BMKG Padang PanjangWako Pariaman menerima catatan Gelombang Seismik Gempa 30 September 2009 lalu, yang tercatat di seluruh BMKG di indonesia.

PARIAMAN - BPBD Pariaman tekan MoU dengan BMKG Padang Panjang dalam Rakor (Rapat Koordinasi) bersama di Aula Balaikota Pariaman pada Rabu (13/9).

"Wali Kota Pariaman mempunyai komitmen yang tinggi dalam menyikapi potensi bencana yang ada, hal ini sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat dibidang kebencanaan. Pemerintah mempunyai kewajiban memberikan rasa aman dan tentram kepada masyarakatnya serta selalu siaga, tanggap dan tangguh dalam menghadapi bencana," kata Mukhlis dalam sambutannya.

Dengan dikeluarkannya Perda Kota Pariaman Nomor 11 tahun 2009 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Daerah Kota Pariaman tahun 2009-2013, yang pada misi ke 4 mengamanatkan "Optimalisasi Hasil Pembangunan dan Sarana Prasarana Daerah dalam Menunjang Peningkatan Kesejahteraan Rakyat dengan Memperhatikan Kelestarian Lingkungan, Kesesuaian Tata Ruang dan Mitigasi Bencana".

"Digelarnya Rapat Koordinasi ini, dimaksudkan untuk mengurangi dampak resiko bencana di Kota Pariaman, sekaligus penandatanganan perjanjian kerjasama antara BMKG Stasiun Padang Panjang dengan BPBD Kota Pariaman," tuturnya.

Perjanjian kerjasama dari BMKG, melingkupi tentang Pemanfaatan Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami, Cuaca Ekstrem, Iklim Ekstrem, Gelombang Laut Berbahaya, Hot Spot dan Kabut Asap untuk Penanggulangan Bencana di Wilayah Kota Pariaman.

"Kami yakin, perjanjian kerjasama ini, akan sangat membantu dan bermanfaat sebagai pedoman dalam menyikapi kondisi bencana yang terjadi, dengan informasi yang diberikan oleh BMKG nanti," ujarnya.

Rakor ini juga membahas Penyusunan Dokumen Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) berdasarkan Indikator Ketahanan Daerah, dan Perbaharuan Dokumen Kajian Resiko Bencana.

"Kami memberikan apresiasi yang sebesar besarnya kepada seluruh Tim Koordinasi Penanggulangan Bencana yang pada kesempatan kali ini akan melakukan Penyusunan RPB Kota Pariaman, yang berdasarkan Indeks Ketahanan Daerah yang didampingi langsung oleh konsultan yang ditunjuk BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) Pusat," tukasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan mitigasi bencana tidak hanya masalah kesiapsiagaan kita dalam lingkup tugas Penanggulangan Bencana, tetapi juga tentang bagaimana kita mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan memohon perlindungan dan ridho-Nya.

"Marilah kita tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT dengan mengerjakan perintah dan menjauhi larangan-Nya, dengan meramaikan mesjid dan mushalla, serta menggalakkan Maghrib Mengaji dan Masih Puber (Manunggal Subuh Indah Penuh Mubarakah) yang telah kami canangkan selama ini," tutupnya.

Dalam sambutan Kepala BPBD Kota Pariaman Yaminu Rizal mengungkapkan dari 514 Kabupaten/Kota yang ada di Indonesia, hanya 45 Kabupaten/Kota yang mendapat pendampingan oleh BNPB melalui konsultan, baik sebagai tim penyusun, tim tenaga ahli maupun sebagai tim asistensi, dan salah satunya adalah Kota Pariaman.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada BNPB yang selalu memperhatikan Kota Pariaman dalam hal penanggulangan bencana, serta dukungan peralatan yang diberikan, baik pada saat pra bencana, tanggap darurat dan pada masa pemulihan," ucapnya.

Beberapa upaya telah kita lakukan antara lain menyiapkan perangkat hukum (regulasi) tentang kebencanaan, Menyiapkan Sarana dan Prasarana, Sistem Peringatan dini bahaya (early warning system), Membuat Jalur evakuasi, Menjadikan SD, SMP, SMA menjadi Sekolah Siaga Bencana, dan Pembentukan Forum Masjid Peduli Bencana.

"Dan yang lebih penting, bagaimana menyadarkan dan mencerdaskan masyarakat Kota Pariaman untuk dapat hidup dan bersahabat dengan kondisi bencana, melalui pembentukan Kelompok Siaga Bencana di tiap desa/kelurahan, yang ada di Kota Pariaman," jelasnya.

Dalam kesempatan ini Kepala BMKG Padang Panjang juga memberikan catatan Gelombang Seismik Gempa 30 September 2009 lalu, yang tercatat di seluruh BMKG di indonesia, kepada Wako. Hadir dalam acara ini Konsultan Pendamping BNPB Pusat Rifanse Yusrizal, Ketua BMKG Stasiun Padang Panjang Rahmat Triono. (rel/warman)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: gempa,metro,padang-panjang,pariaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Rossi Terpelanting di Tes Pramusim 2018 Valencia, Motornya Rusak Parah

Rossi Terpelanting di Tes Pramusim 2018 Valencia, Motornya Rusak Parah

VALENCIA - Setelah mengalami hasil buruk MotoGP 2017 Pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi dikabarkan crash pada tes...

Bisakah Remaja yang 17 Tahun pada Hari H Ikut Pemilu?

Bisakah Remaja yang 17 Tahun pada Hari H Ikut Pemilu?

JAKARTA - Mereka yang saat ini berusia 15 atau 16 tahun, bisakah mengikuti pemilu 2019 atau pilkada serentak 2018...

Satu Rumah di Pasaman Habis dilalap Si Jago Merah

Satu Rumah di Pasaman Habis dilalap Si Jago Merah

PASAMAN - Satu unit rumah habis terbakar di Kejorongan Tanjung Mas Nagari Persiapan Simpang Tonang Utara, Pasaman,...

Urang Sumando Awak JK Gelar Kunjungan Kerja ke Ranah Minang, Berikut Agendanya

Urang Sumando Awak JK Gelar Kunjungan Kerja ke Ranah Minang, Berikut Agendanya

PADANG - Wakil Presiden Jusuf Kalla menggelar kunjungan kerja ke Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu, (4/11/2017). Orang...

Fredrich Akan Mempolisikan Pembuat Meme yang Melecehkan Setya Novanto

Fredrich Akan Mempolisikan Pembuat Meme yang Melecehkan Setya Novanto

NASIONAL - Pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi tetap akan mempolisikan pembuat meme yang menghina kliennya....


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu