minangkabaunews berita padang berita sumbar
headline
home berita Politik

Prabowo Sebut Bantuan Pemerintah ke Rohingya Adalah Pencitraan, Ini Kata Fahri Hamzah

Selasa, 19 September 2017 - 04:36:50 WIB - 295
Prabowo Sebut Bantuan Pemerintah ke Rohingya Adalah Pencitraan, Ini Kata Fahri HamzahWakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah

POLITIK - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan, celotehan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto saat berorasi di aksi Bela Rohingya Sabtu (16/9) lalu sebagai salah satu bentuk amarah melihat adanya penindasan. Menurutnya, Prabowo marah karena Indonesia belum memberikan bantuan secara maksimal.

"Ya itu ekspektasi beliau sebagai orang yang marah melihat ada penindasan di belahan dunia yang lain. Saya kira itu," kata Fahri, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (18/9).

"Mungkin gini, Pak Prabowo memaksudkan itu, Indonesia bisa berbuat lebih baik dan lebih besar dari yang ada. Kalau dihitung-hitung dari kemampuan kita," ungkapnya.

Politisi Partai PKS ini berpendapat, selama ini Indonesia seharusnya bisa melakukan hal yang lebih baik dibanding sekadar memberikan bantuan logistik. Kata Fahri, seharusnya negara sebesar Indonesia sudah bisa menghentikan pertumpahan darah di Myanmar.

"Udah hampir sejuta orang mengungsi keluar kok. Masa kita kirim bantuan kayak begitu.‎ Padahal kita bisa lebih kuat. Kalau begitu kan kita tinggal bilang aja ke Bangladesh, eh Bangladesh belanja cepat sebanyak-banyaknya, bantu itu orang makan itu, kami akan mengurusi masalah yang lain," ungkapnya.

"Nah tugas Indonesia itu menghentikan darah karena kalau logistik itu ada juga di dalam Bangladesh, enggak perlu dibawa dari Indonesia juga," pungkasnya.

Sebelumnya dalam aksi bela Rohingya, Mantan Ketua MPR Amien Rais menilai, pemerintah di era Jokowi ini terlalu lambat dalam memberikan bantuan etnis Rohingya yang saat sedang menderita, karena ulah rezim militer Myanmar.

"Rezim Jokowi terlalu terlambat dan terlalu sedikit dan hanya pencitraan tadi," kata Amien Rasi di depan Patung Kuda, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Sabtu (16/9).

Di tempat yang sama Prabowo juga menyinggung perekonomian negeri ini yang dinilai masih memiliki hutang. Bahkan, dia juga menuturkan, untuk pembiayaan yang bersifat rutin pun negara masih meminjam.

"Terus terang saja negara kita dalam keadaan sekarang tidak punya uang karena kita hutang terus. Untuk biaya rutin kita pinjam uang," ungkapnya. (mrd)

Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri/Merdeka
Tag: indonesia,nasional,politik,tokoh

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Study Komparatif Jurnalis Luhak Nan Tuo, Banyak Pelajaran yang Dipetik

Study Komparatif Jurnalis Luhak Nan Tuo, Banyak Pelajaran yang Dipetik

TANAH DATAR - Perjalanan para awak media di dua kota, Jakarta dan Bandung banyak memberikan pencerahan kepada Instansi...

Tuo Silek Luak Limopuluah Gelar Festival Silek di Ngalau Indah Payakumbuh

Tuo Silek Luak Limopuluah Gelar Festival Silek di Ngalau Indah Payakumbuh

PAYAKUMBUH - Diwariskan secara turun temurun, silek (silat) merupakan jenis beladiri yang banyak diminati dan...

 Sriwijaya FC Angkut Trio Semen Padang FC

Sriwijaya FC Angkut Trio Semen Padang FC

BOLA - Semen Padang FC memang degradasi, namun para penggawanya laku keras. Sriwijaya FC salah satu tim yang...

Diskusi Publik dengan Wartawan, DPMPTP Padang Pariaman Jelaskan Kinerja Dalam Setahun

Diskusi Publik dengan Wartawan, DPMPTP Padang Pariaman Jelaskan Kinerja Dalam Setahun

PADANG PARIAMAN - Menjalankan amanat Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, Dinas...

Wako Pariaman Luruskan Polemik Tidak Ditanda Tanganinya APBD 2018 oleh Dirinya

Wako Pariaman Luruskan Polemik Tidak Ditanda Tanganinya APBD 2018 oleh Dirinya

PARIAMAN - Walikota Pariaman luruskan seputar persoalan jalan-jalan ke luar negeri yang merupakan 1 dari 4 item yang...


KOMENTAR ANDA



gtv the next boy girl band season 2 padang kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media